Skip to main content

Kegiatan Anak Usia Dini "Membuat Permen Kupu-Kupu"

kegiatan stimulasi

Hai-hai Bunda! Lagi bingung cari kegiatan anak usia dini di rumah untuk anaknya? Pas banget nih waktunya, karena hari ini saya ingin berbagi kegiatan Erysha (2y5m) beberapa waktu yang lalu yaitu membuat permen kupu-kupu. Apa Bunda pernah mencobanya di rumah? Kalau belum, yuk tengok langsung kegiatan saya bersama Erysha, ya 😃.

Kegiatan Anak Usia Dini "Membuat Permen Kupu-kupu"


kegiatan anak usia dini "membuat permen kupu-kupu"

kegiatan stimulasi anak usia dini
Gambar: Chai's Play
Baca juga: PRAKARYA DENGAN MEDIA DAUN UNTUK ANAK USIA DINI

Nama Kegiatan: Kegiatan Anak Usia Dini "Membuat Permen Kupu-kupu"

Untuk usia : 2 - 6 tahun

Alat dan Bahan

stimulus

1. Kertas warna
2. Permen tangkai bentuk bulat
3. Gunting
4. Pensil & penghapus
5. Stiker motif ukuran kecil. Contohnya seperti ini

stiker anak-anak
Alliexpress.com

6. Satu pasang kecil bola mata boneka gerak. Contohnya seperti ini

prakarya

7. Cutter
8. Selotip

Cara Membuat dan Cara Mengajarkannya pada Anak

Baca juga: CARA MEMBUAT DAN BERMAIN FINGER PAINTING UNTUK ANAK USIA DINI

1. Kenalkan nama-nama dan alat/bahan yang akan digunakan pada anak
2. Buatlah gambar pola sayap kupu-kupu pada kertas warna dan ukurannya disesuaikan dengan permen tangkai.

Usia 2 - 3 tahun:
- Bisa kitalah yang membuat pola gambar sayap kupu-kupunya

Usia 3 - 6 tahun
- mintalah anak menggambar pola sayap kupu-kupunya yang sebelumnya sudah kita beri contoh

3. Guntinglah pola sayap kupu-kupu yang telah dibuat tadi

Usia 2 - 3 tahun
Bisa kita yang mengguntingnya sendiri ya Bun

Usia 3 - 6 tahun
Anak bisa diajarkan untuk mengguntingnya sendiri

4. Iris kecil di bagian atas dan bawah sayap kupu-kupu dengan menggunakan cutter untuk memasukkan permen kupu-kupunya nanti, lalu beri selotip bagian belakangnya

Ini bisa dibantu dan dicontohkan oleh kita ya Bun cara mengiris kertasnya

Usia 2 - 4 tahun
Kita saja yang membuat irisannya

5. Masukkan permen tangkai ke dalam sayap kupu-kupu tersebut yang telah diiris tadi.

Usia 2 - 3 tahun
Bisa kita bantu anak memasukkan permennya ke dalam lubang irisan tadi

Usia 3 - 6 tahun
Bisa belajar untuk memasukkannya sendiri dengan diberi contoh atau tanpa contoh (diarahkan)

6. Setelah selesai, kita bisa mengajak anak untuk menghias sayap kupu-kupunya dengan stiker kecil bermotif. Nah, karena saya kesulitan sekali menemukan penjual stiker ini, akhirnya saya dan Erysha memakai stiker yang apa adanya hiks. Tetapi, untungnya masih kecil dan bisa digunakan

Usia 2 - 3 tahun
Kita bisa meminta anak untuk menghias sayap kupu-kupunya sendiri. Boleh menempel bebas, boleh juga kita mengajarkan gambarnya disusun dengan berpola. Tergantung anaknya ya Bun 😃

DIY

kegiatan stimulus anak

Usia 3 - 6 tahun
Kita bisa meminta anak menempelkan stikernya dengan berpola. Misalnya kalau gambar stikernya berwarna hitam dan putih, bisa kita ajak anak menyusunnya seperti hitam-putih-hitam-putih begitu seterusnya. Atau mengajak anak untuk membuat polanya sendiri. Biarkan anak berkreasi sendiri

7. Dan terakhir adalah menempelkan 1 pasang mata boneka pada permen tangkai tadi untuk bagian kepalanya. Nah, karena saya tidak menemukan 1 pasang mata boneka ini, akhirnya saya buat sendiri deh hehehe.

Usia 2 - 3 tahun
Bisa kita bantu dalam menempelkannya

Usia 3 - 6 tahun
Mintalah anak untuk menempelkannya sendiri.

Tadaaaaa begini hasilnya Bunda.

DIY membuat permen kupu-kupu

Aduhh, ini banyak kekurangannya karena tanpa banyak persiapan dan mendadak dapat idenya hahaha. Ya sudahlah ya Bun, yang penting kan usahanya wkwkwk 😂. Nah, buat Bunda yang bingung caranya, bisa lihat video ini ya


Manfaat Kegiatan Anak Usia Dini "Membuat Permen Kupu-kupu"

Baca juga: KEGIATAN STIMULASI ANAK USIA DINI DENGAN MEMBUAT "PELANGI DI ATAS SUSU"

1. Membangun bonding
2. Mengenalkan warna melalui kertas warna
3. Melatih motorik halus (ketika menghias sayap kupu-kupu dan mengguntingnya)
4. Anak tanpa disadari belajar konsep matematika dari pola stiker yang ia tempeli (aljabar)
5. Memberikan kegiatan positif pada anak
6. Membuat anak tidak bosan di rumah
7. Belajar berkreasi
8. Merangsang daya kreativitas anak
9. Dll

Nah, itu dia Bunda kegiatan anak usia dini "membuat permen kupu-kupu". Bagaimana? Mudah bukan? Kalau begitu, tunggu apa lagi? Boleh banget nih, dicoba di rumah ya Bun bersama putra putri tercintanya 😘.

Selamat mencoba 😍


Sumber
Chai's Play

Comments

  1. Horee..pinternya Erysha bikin permen kupu-kupu.
    Kreatif bener Bundanya! Selamat bermain sambil belajar ya Erysha, semoga makin pintar

    ReplyDelete
  2. Seru juga membuat sayap kupu² yang ditambahkan ke permen loli. Anak² pasti asyik. Jangan lupa gosok gigi nih, kalau habis makan permen...

    ReplyDelete
  3. Aku dah lama gak bikin gini2an sama anak-anak Mbak. Anakku lg demen mainan fisik. Kalau gak sepedaan, skateboard ya main bola. Duh, sudah saatnya di rumahkan.

    ReplyDelete
  4. Luthuuuu. Pasti anakku suka banget diajak bikin ini. Ahh, aku mah gak kreatif, jadi kadang liat yg di majalah bobo junior aja, ada lembar kreatifitas yg suka ditiru anakku.

    ReplyDelete
  5. Whuaa terima kasih sudah berbagi informasi ini Bun. Bermanfaat banget, kadang suka habis ide mai main apa lagi.

    ReplyDelete
  6. Terima kasih sharingnya, mbak. Bermanfaat banget untuk anakku yang masih Batita dan Balita :)

    ReplyDelete
  7. Permen kupu-kupu ini buat bahan goodie bag lucu juga, ya :)

    ReplyDelete
  8. Sangat inspiratif, menjadikan anak tambah pintar kreativitasnya..

    ReplyDelete
  9. Replies
    1. Hahaja soalnya bingung Erysha di kasih kegiatan apa lagi 😂

      Delete
  10. Keren banget ide prakaryanya bun, anak-anak pasti pasti senang kalau diajak kegiatan seperti ini. Bermanfaat untuk orang tua atau guru yang mencari ide kreativitas untuk anak-anak.

    ReplyDelete
  11. aih, serunya dari satu permainan berbagai level usia bisa terlibat ya. nice sharing :)

    ReplyDelete
  12. Anakku kalau aku demoin seperti pasti excited banget dech, aku coba yaa

    ReplyDelete
  13. Hingga saat ini sy masih merasa gagal kalu mengajak anak laki sy berkegiatan macam menulis, menggambar, menggunting, mewarnai, dll. Tertarik cuma sebentar doank, habis itu lari ke kegiatan lain. Atau kalo gak begitu, ujung2nya sy yg dia suruh bikin gambar terus2an. Kebalik sy yg belajar nggambar & mewarnai. Wkwkwk. .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Umurnya berapa tahun bun? Coba dikombinasikan kegiatan menulis dll itu dibuat permainan yang ada gerakannya 😃

      Delete
  14. Duh bunda erysha kreatif sekali, idenya bisa dicoba sama ibu-ibu lain nih. Makasih sharingnya Bunda Erysha.

    ReplyDelete
  15. Legiatan yangudah dilakukan tapi perlu pengawasan bunda. Cakep prakarya nya

    ReplyDelete
  16. Boleh banget nih dicoba bareng tiga Ponakan daku.. Mereka mah demen aja dengan kreativitas seperti ini.

    ReplyDelete
  17. kemaren2 anakku suka mbak main begini. tp kok makin kesini dia suka banget yang berhubungan sama fisik jd klo begini bntar aja udah bosen. jd balik lari2. lompat2 terus begitu. gimana yaa mbak 😥

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba mba setiap kegiatan stimulasinya dikombinasikan dengan gerakan fisik. Misalnya dengan lomba, permainan lainnya

      Delete
  18. Wah kreatif banget Bunda. anak pasti seneng diajak bikin kupu2 ya.

    ReplyDelete
  19. Huuuaa. Emang harus niat ya kalo mau menstimulasi anak. AKu contek ya kak. Anak aku berumur 2,5 tahun dan tipe yang pembosan kalo mainnannya itu itu mlulu.

    ReplyDelete
  20. Waah kreatiif.. tapi anakku lanang. Lira2 gambar apa ya buat mereka yang gampang. Coba2 aah nanti di rmh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini bisa u/ anak 2 - 6 tahun.bun. Klo yg sulit dibntu ama kita

      Delete
  21. Asyik banget ya permainannya
    Ntar coba ajarkan pada anak deh
    Apalagi dia mmg suka warna warna gitu
    Pasto seru nih

    ReplyDelete
  22. Hmm keren, emaknya sungguh kreatif mendampingi tumbang Erysha... Semoga sy (tidak malas) bs nyoba sama anak dirumah hehe

    ReplyDelete
  23. Boleeh nih aku coba :). Soalnya lg ngebiasain anak utk bener2 ngurangin gadget. Skr gadget mereka aku bawa ke kantor kalo hr biasa biar ga main. Tp kalo aku lg ga ngantor, aku hrs pikirin aktifitas apa lg yg bisa ngalihin pikiran mereka dr gadget :). Prakarya gini anak2ku lumyan seneng sbnrnya. :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Semoga bisa memberi manfaat. Mohon untuk tidak meninggalkan Link Hidup, ya 😃 dan komentar Ayah Bunda bisa muncul setelah lewat persetujuan saya dan saya mohon maaaf sekali, jika ada komen tak sempat terbalas oleh saya karena keterbatasan saya. Maaf. Terima kasih 🙏

Popular posts from this blog

Cara Membuat dan Bermain Finger Painting Untuk Anak Usia Dini

Hai-hai Ayah Bunda! Hari ini saya ingin berbagi kegiatan saya bersama Erysha (1y8m). Yaitu membuat dan bermain Finger Painting untuk anak usia dini.  Cara membuatnya sederhana, tetapi banyak memberikan stimulus pada tumbuh kembang anak kita.

Buat Ayah Bunda yang belum tahu, apa sih itu finger painting? Finger painting adalah jenis kegiatan membuat gambar yang dilakukan dengan cara menggoreskan adonan warna (bubur warna) secara langsung dengan jari tangan secara bebas di atas bidang gambar, batasan jari di sini adalah semua jari tangan, telapak tangan, sampai pergelangan tangan (Sumanto, 2005).

Kalau gitu, langsung aja yuk kita buat! Hari ini saya sudah menyiapkan semua bahannya dan mengajak Erysha untuk bersiap-siap pula bermain-main dengan catnya.

Baca juga: FINGER PAINTING UNTUK ANAK USIA DINI "MEMBUAT POHON"

Cara Membuat dan Bermain Finger Painting
Alat dan Bahan

1. Cat warna khusus edukasi anak atau cat biang
2. Koran
3. Air
4. Beberapa wadah kecil untuk tempat cat
5. Air

Pijat Wajah Untuk Anak Terlambat Bicara

Hai Bunda, sebagai orang tua yang masih punya balita, terkadang kita suka khawatir ya. Kok, anak saya umur segini belum bisa ngomong ya? Kok, anak orang lain udah bisa ngomong ya? Kenapa ya, anak saya di diagnosa terlambat bicara oleh dokter? Terus, apa sih yang harus saya lakukan buat menstimulus kemampuan bicara anak saya? Dan masih banyak pertanyaan lainnya yang pastinya menggangu pikiran kita ya, Bun.

       Nah, sebelum kita bahas lebih lanjut tentang pijat wajah untuk anak terlambat bicara. Sebaiknya, Bunda perlu tahu terlebih dahulu, apa saja sih yang menyebabkan seorang anak bisa terlambat bicara? Apa yang harus kita lakukan jika anak kita menunjukkan gejala terlambat bicara? Dan apa saja sih yang bisa kita lakukan untuk menstimulusnya? Boleh, baca di sini dulu ya.

Menurut dr Attila Dewanti, SpA(K) Neurologi mengatakan pada usia tiga tahun, anak mulai bermain dengan teman sebayanya. Kalau anak mengalami keterlambatan bicara, sebaiknya segera lakukan terapi. Karena jika tidak,…

Serunya Bermain Kucing Dan Tikus Bersama Anak-Anak

Ayah bunda, di tengah kesibukan saya sebagai ibu rumah tangga baru dan mempunyai seorang balita. Allhamdulillah masih diberikan kesempatan untuk saya mengajar kembali walau sebulan hanya sekali atau dua kali. Tetapi bukan semata-mata untuk mencari uang, ini hanya sebagai salah satu bentuk peran saya di masyarakat dan juga untuk aktualisasi diri setelah kurang lebih hampir 2 tahun saya tidak mengajar lagi ketika memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga. 
        Hari ini saya akan menceritakan salah satu kegiatan saya bersama anak-anak didik saya. Langsung aja ya bun, pagi itu setelah kami perkenalan, saya mengajak mereka bermain permainan kucing dan tikus. Permainan ini sepertinya sudah tidak begitu asing ya di dengar, tetapi keseruan dari permainan ini tak akan pernah habis. Malah bikin anak-anak pada nagih.
        Apa sich itu permainan kucing dan tikus? Permainan ini bisa dimainkan paling sedikit 8 orang. Nah bagaimana ya cara bermainnya ?


Serunya Bermain Kucing Dan Tikus Bersa…

7 Pertanyaan tentang Anak Berkebutuhan Khusus

Hai-hai Ayah Bunda. Beberapa hari yang lalu, saya diundang untuk mengisi sebuah komunitas parenting online mengenai "Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Sejak Dini Melalui Tumbuh Kembang Anak". Materinya boleh lihat di sini ya dan saya merangkum pertanyaannya tentang anak berkebutuhan khusus di tulisan saya minggu ini. Siapa tahu bisa memberi manfaat untuk para orangtua yang lainnya
Pertanyaan tentang Anak Berkebutuhan khusus
1. Bunda Epah Assalamualaikum. saya punya anak yang sudah berumur 2 tahun 3 bulan. Tapi belum ada kosa kata yang dapat dimengerti dan anak saya terkadang kurang respon terhadap perintah atau pun panggilan dari orang termasuk saya, walau ada kalanya dia juga dengar dan tahu apa yang kami ucapkan, apa anak saya termasuk ke dalam Anak Berkebutuhan Khusus ya Bun?

Namun dari pandangan saya, daya fokus dan ingatan serta pendengarannya baik karena setiap kali hp berbunyi dia tahu dimana sumber bunyi suaranya dan selalu ingat gerakan dan gaya tokoh di video ya…