Kegiatan Stimulasi Anak Usia Dini dengan Ampas Kelapa

Kegiatan Stimulasi Anak Usia Dini dengan Ampas Kelapa

Ijinkan aku untuk sedikit bercerita. Ini tentangku. Bukan tentang ibu yang lain karena setiap ibu memiliki keadaan dan alasan yang berbeda-beda

"Hatiku kembali terasa tertekan. Lagi-lagi sebuah pesan masuk muncul di emailku tadi malam dari perwakilan sebuah brands. Mengundangku untuk datang sebagai pembicara di seminar kegiatan stimulasi anak yang mereka adakan. Sekilas rasanya senangggg sekali dapat undangan itu. Tapi setelah itu terasa sesak karena tempatnya berada jauh di luar kota, lalu siapa yang akan menjaga anak?
Lalu, ku perhatikan tubuh mungil menggemaskan itu dalam diamku. Segimanapun rasanya aku ingin pergi, segimanapun rasanya aku ingin terbang tinggi untuk mengejar mimpi-mimpiku. Segimanapun banyaknya kesempatan untukku mengembangkan sayapku. Tetap aku tak bisa pergi. Tetap aku tak bisa kemana-mana. Hanya diam terpaku di sini. 
Demi apa? Demi anak kecil lucu itu yang tak bisa ku tinggalkan. Demi seorang anak yang masih membutuhkan ibunya untuk ada di sampingnya. Demi masa kecil itu yang tak akan pernah terulang kembali. Aku masih bertahan di sini untuk tidak pergi darinya. 
Karena ku tahu ini semua hanya soal waktu. Ketika kelak anak itu sudah beranjak besar. Aku akan berlari mengejar mimpi-mimpiku lagi. Aku akan terbang merajut kembali cita-citaku. Aku  akan kembangkan sayapku setinggi-tingginya bahkan lebih tinggi dari yang lain.
Tapi kini ku hanya ingin menikmati kebersamaanku dengannya. Karena ku tahu harta paling berhargaku bukanlah di luar  sana. Tetapi ada di rumah yaitu anakku"

Aku dan Erysha yang cantik ❤️

      Bunda tahu, ada banyak hal yang ku korbankan demi bisa membangun momen-momen berharga bersama anakku, Ersyha. Karier, mimpi, cita-cita aku tanggalkan sementara demi sebuah yang namanya TOTALITAS.

Untuk apa? Hanya untuk bisa membersamai tumbuh kembangnya. Karena aku tak ingin kehilangan momen berharga bersamanya dan salah satu caraku membangun momen berharga bersama anakku Erysha di rumah adalah dengan membuat kegiatan stimulasi bersama. Contohnya hari ini aku dan Erysha ingin membuat kegiatan stimulasi anak usia dini dengan menggunakan ampas kelapa.

     Buat Bunda yang suka membaca tulisanku pasti tahu, kalau aku tipe orang tua yang sukaaaaa sekali membuat kegiatan stimulasi sendiri untuk anakku, Erysha di rumah, seperti membuat pelangi di atas susu, melukis tisu basah, membuat pohon bibir dan lain-lain. Nanti bisa diintip, ya πŸ˜‰

   

Mengapa menstimulasi anak itu penting?


     Bagiku menstimulasi anak itu bukan hanya sekedar penting tetapi wajib bagi semua orang tua. Mengapa? Karena bagaimana seorang anak bisa teroptimalkan segala aspek tumbuh kembangnya dan kemampuannya jika orang tuanya jarang mengarahkan, memfasilitasi dan membersamai proses belajar anak-anaknya

     Sedangkan ada banyak aspek tumbuh kembang anak yang perlu kita stimulasi seperti motoriknya, bahasanya, sosialnya, perilakunya dan lain-lain. Belum lagi menurut Pakar Psikologi dari Amerika Serikat yaitu Howard Gardner Ph.D kita perlu menstimulasi aspek kecerdasan majemuk pada anak.

     Menstimulasi anak adalah kebutuhan anak yang perlu kita berikan sebagai hak anak terutama di masa golden agenya dan bagiku setiap kegiatan stimulasi dengan anak adalah momen-momen berharga yang ingin aku bangun sebelum nanti waktu akan dengan cepat mendewasakannya. Kok aku jadi sedih, ya? 😭. Kalau begitu langsung aja cusss yuk Bun ke kegiatan stimulasi aku bersama Erysha


Kegiatan Stimulasi Anak Usia Dini dengan Menggunakan Ampas Kelapa


alat dan bahan kegiatan stimulasi anak usia dini dengan menggunakan ampas kelapa

Nama Kegiatan: Kegiatan Stimulasi Anak dengan Ampas Kelapa

Untuk usia: 2 - 6 tahun

Alat dan bahan

1. Ampas kelapa
2. Alat tulis
3. Karton putih
4. Pewarna makanan
5. 3 wadah (tergantung selera)
6. Lem kayu

Cara Membuat & mengajarkannya

1. Kenalkan anak pada semua nama alat dan bahan. Termasuk nama-nama warnanya ya, Bun. Ini penting untuk memberikan pengetahuan pada anak

2. Bagi ampas kelapa ke dalam beberapa wadah (tergantung kita ingin buat berapa warna)

3. Ajak anak untuk membuat ampas kelapa berwarna dengan memasukkan pewarna makanan ke dalam ampas kelapa tadi yang sudah dibagi ke dalam beberapa wadah. Setiap wadah beda warna ya, Bun. Kalau aku hanya membuat 3 warna saja karena aku ingin mengenalkan warna primer kepada Erysha (merah, kuning, dan biru)


kegiatan untuk menstimulasi sensori dan motorik anak


     Untuk anak usia 4 tahun ke atas bisa ajak mereka belajar perpaduan warna lain. Misalnya warna merah dicampur dengan warna kuning jadi warna orange dan lain-lain

     Untuk anak usia 2 - 3 tahun, bermanfaat sekali untuk sensory play dan motoriknya ketika meremas-remas ampas kelapa dan merasakan teksturnya sedangkan untuk anak usia 4 tahun ke atas bisa belajar warna sekunder. Jangan lupa sambil dikenalkan warna lagi ya, Bun

5. Setelah selesai, ampas kelapa yang telah diberi warna, keringkan! (Dijemur). Waktu mau menjemur ampas kelapanya, aku ajak Erysha lomba lari untuk menstimulasi motorik kasarnya

6. Ketika sudah kering. Mintalah anak menggambar sesuatu yang anak suka di karton putih. Nah, karena Erysha masih berusia 2 tahun 10 bulan dan lagi suka-sukanya mobil Tayo, akhirnya aku gambarkan dia Mobil Tayo deh hihihi *ini anak laki apa cw sih? πŸ˜‚


mengenalkan anak warna dengan cara bermain


     Untuk anak usia 2 - 4 tahun yang belum bisa menggambar. Bisa kita yang gambarkan ya, Bun. Tapi kalau anak usia 4 tahun ke atas biarkan mereka menggambar sendiri dan bereksplorasi dengan gambar yang mereka sukai, selain bisa menstimulasi motorik halus anak dapat juga merangsang daya imajinasi anak

7. Setelah itu, ajak anak mengelem permukaan gambar berdasarkan bentuknya. Misalnya mobil dilem badannya dulu, sambil ditaburi dengan ampas kelapa dan ditekan-tekan. Setiap bentuk gambar usahakan warnanya beda ya Bun. Biar hasilnya lebih menarik.


menstimulasi motorik anak dengan menempel ampas kelapa


Waktu naburin ampas kelapanya, jangan lupa kenalin lagi warnanya ya ke anak πŸ˜‰. Saat kegiatan mengelem dan menabur inilah motorik halus anak kembali terstimulasi

8. Taraaaaa. Jadi deh. Setelah itu hasilnya kita jemur. Agar kering dan tidak lengket lagi.

DIY untuk anak usia dini dengan ampas kelapa


      Nah, hasil karya anaknya jangan kita buang ya, Bun. Bisa kita kumpulkan untuk dijadikan portofolio anak nantinya atau di display di kamar anak


Manfaat Kegiatan Stimulasi Anak dengan Ampas Kelapa


1. Membangun bonding
2. Memberikan kegiatan positif dan menyenangkan untuk anak
3. Mengenalkan warna dan bisa juga mengeksplorasi warna dari warna primer ke sekunder
4. Menstimulasi motorik halus
5. Merangsang daya kreativitas dan imajinasi anak
6. Menstimulasi sensori anak
7. Membangun momen berharga dengan anak
8. Dll

     Wahhhh, sederhana tetapi banyak sekali ya Bun manfaatnya. Alat dan bahannya juga mudah sekali kita temukan sehari-hari. Bisa dicoba di rumah ya

   

22 comments

  1. Bunda kreatif, mau coba juga ah mumpung anak lagi libur sekolah. Lagi buntu ide bermain soalnya hihi

    ReplyDelete
  2. Masha Allaaaahh, beruntung banget Erysha punya bunda yang kreatif.
    Kalau saya mah cuman bisa temanin anak bermain mainan yang ada, gak ada kreatifitas lain hahaha

    Mode Boromon juga disukai banget ama anak saya bun, baik si bayi maupun si sulung :)
    Bahkan emak busui ini juga suka :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi sama bun. Aku juga suka ama cemilan monde ini. Sensasi meleleh di lidahnya itu nyenengin hihihi πŸ˜‚

      Delete
  3. Bun...kalau cemilan seperti Boromon Cookies ini bisa-bisa aku juga nyemal-nyemil jadinya..anak suka emak juga haha

    Salut dengan totalitas Bunda dalam membersamai Erysha...semoga jadi ladang pahala yang tak terkira ya Bun..
    Tetap semangat jadi Bunda yang terbaik untuk anak kita

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah malasih ya Mba Dian. Doa yang sama untuk Mba Dian. Aaaminn ya Allah. Iya mba dian cemilan ini emaknya juga suka wkwkwk πŸ˜‚

      Delete
  4. Kalau begini jadinya gak ada yang kebuang saat beli kelapa. Santannya buat dimasak. Ampasnya bisa untuk berkreasi bersama anak

    ReplyDelete
  5. mom bagus banget ini stimulasinya. bisa banget aku contek ini mom buat dua anak aku yang dua duanya senang eksplore.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh bangetttt bun. Apalagi sehabis itu ngemil boromon cookies, makin mantep itu 😍

      Delete
  6. Bunda Yeni kreatif banget. Belajar bisa sambil bermain dan anak-anak pun senang. Btw, banyak juga ya kandungan gizi dari Boromon Cookies.

    ReplyDelete
  7. Wah keren bunda, bisa dicoba dirumah nih, makasi ya bunda sangat bermanfaat sekali😍

    ReplyDelete
  8. Dulu waktu anak-anak masih kecil, belum ada nih di pasaran biskuit yg gluten free gini. Syukurlah skrg udah ada produknya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bun aku juga baru ngerasain produk ini untuk Erysha. Enak dan sehat ternyata

      Delete
  9. bunda yeni kreatif sekali Ersha cantik seneng banget pasti dengan semua stimulasi yang diberikan apalagi mainnya sama2

    btw klo aku pernahnya pake beras ga kefikiran pake ampas kelapa heehee duh jd pengen nyemil boromon

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi makasih teteh. Aku juga pernah juga pake beras dan pasir. Iya boromon ini enak ya. Emak dan anak juga suka πŸ˜‚

      Delete
  10. Waah Erysha pinternya 😍
    Aku juga suka kasih mainan kelapa ini buat anakku. Bagus ya buat melatih motorik halusnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih bunda. Iya sengaja itu aku minta ampas kelapanya ke tukang kelapa hihihi

      Delete
  11. Wah kreatif sekali ya, saya malah nggak kepikiran ampas kelapa bisa dijadikan bahan-bahan untuk membuat kreasi bersama anak. Jadi bagus ya kalau sudah dikasih pewarna begitu...

    ReplyDelete
  12. ah iya, gak kepikiran nih amplas kelapa.. besok mo coba juga ah kasih ke anak-anak 😁 makasii idenya Bun..

    ReplyDelete
  13. iya, main ampas keren bgt,

    Anak-ankku juga suka

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Semoga bisa memberi manfaat. Mohon untuk tidak meninggalkan Link Hidup, ya πŸ˜ƒ dan komentar Ayah Bunda bisa muncul setelah lewat persetujuan saya dan saya mohon maaaf sekali, jika ada komen tak sempat terbalas oleh saya karena keterbatasan saya. Maaf. Terima kasih πŸ™