Skip to main content

Serunya Bermain Kucing Dan Tikus Bersama Anak-Anak

  

Ayah bunda, di tengah kesibukan saya sebagai ibu rumah tangga baru dan mempunyai seorang balita. Allhamdulillah masih diberikan kesempatan untuk saya mengajar kembali walau sebulan hanya sekali atau dua kali. Tetapi bukan semata-mata untuk mencari uang, ini hanya sebagai salah satu bentuk peran saya di masyarakat dan juga untuk aktualisasi diri setelah kurang lebih hampir 2 tahun saya tidak mengajar lagi ketika memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga. 

        Hari ini saya akan menceritakan salah satu kegiatan saya bersama anak-anak didik saya. Langsung aja ya bun, pagi itu setelah kami perkenalan, saya mengajak mereka bermain permainan kucing dan tikus. Permainan ini sepertinya sudah tidak begitu asing ya di dengar, tetapi keseruan dari permainan ini tak akan pernah habis. Malah bikin anak-anak pada nagih.

        Apa sich itu permainan kucing dan tikus? Permainan ini bisa dimainkan paling sedikit 8 orang. Nah bagaimana ya cara bermainnya ?


Serunya Bermain Kucing Dan Tikus Bersama Anak-Anak


Cara Bermain

        Permainan ini mudah sekali lho bun dimainkannya dan membuat semua badan kita bergerak. Berikut cara bermainnya:

1. Buatlah lingkaran besar dengan saling berpegangan tangan dan jangan putus.


2. Tanyakan pada anak siapa yang mau menjadi kucing dan siapa yang mau menjadi tikus

3. Lalu tunjuk 2 orang yang satu jadi kucing dan satu jadi tikus.

4 Yang jadi kucing berdiri di luar lingkaran dan yang jadi tikus berdiri di dalam lingkaran

5. Jelaskan pada anak aturan mainnya

6. Tugas kucing adalah mengejar dan menangkap tikus dan tugas tikus jangan sampai tertangkap oleh kucing. 

7.  Anak-anak yang lain bertugas tetap 
berdiri menjadi sebuah lingkaran besar dan saling berpegangan tangan. Tugas mereka adalah melindungi tikus agar tidak mudah tertangkap oleh kucing. 

Jadi ketika tikus berlari ke dalam lingkaran dan kucing mengejar sampai ke dalam lingkaran. Anak-anak berusaha menahan lingkaran mereka dan berusaha membuat kucing tidak mudah masuk lingkaran.

8. Jika tikus tertangkap oleh kucing maka ganti pemain selanjutnya untuk menjadi kucing dan tikus.

        Biasanya anak-anak yang lain ikut senang dan ikut menjerit ketika melihat adegan tikus hampir tertangkap oleh kucing. 

Manfaat Dari Permainan Ini

        Banyak sekali bunda manfaat yang bisa kita ambil dari permainan sederhana ini. Apa aja yah itu ?
1. Membangun bonding bersama
2. Melatih motorik kasar anak-anak
3. Melatih keseimbangan anak-anak ketika berlari
4. Secara tidak langsung membuat anak- berolah raga
5. Menyehatkan badan dan membuat semua badan kita menjadi bergerak
6. Menambah kecerian anak-anak dari keseruan permainan ini
7. Dll

        Wah banyak sekali yan bun manfaatnya. Nah ayah bunda pun bisa mengadakan permainan ini antar keluarga atau keluarga besar ketika sedang berkumpul bersama. Boleh juga ya dintip kegiatan anak yang lainnya di sini "Kegiatan Anak".  Semoga bermanfaat


Comments

  1. permainan ini seru banget bunda
    dulu sering memainkannya bareng teman-teman sd
    hihii, heboh banget jadinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget bun, ini salah satu permainan yang tak lekang oleh waktu. Tetep seruuuu hihihi 😂

      Delete
  2. Ini kalo di lingkungan kerja namanya team building ya bu?? Bagaimana sebuah team saling bekerja sama untuk mencapai tujuan secara bersama juga. Dari kita, untuk kita dan oleh kita... Nice sharing

    ReplyDelete
  3. Bunda..Tiap sore anakku main sama anak-anak tetangga. Bisa jadi ide untuk permainan bersama ini. Permainan kucing tikus..sederhana tapi banyak manfaatnya. Terima kasih idenya BUn..:)

    ReplyDelete
  4. kok ga bisa dikopy??
    ato hanya boleh baca tapi ga boleh kopy?
    maksud saya kalo boleh unduh ..... kalo ga online bisa ofline maklum di desa sinyal mahal

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Semoga bisa memberi manfaat. Mohon untuk tidak meninggalkan Link Hidup, ya 😃 dan komentar Ayah Bunda bisa muncul setelah lewat persetujuan saya dan saya mohon maaaf sekali, jika ada komen tak sempat terbalas oleh saya karena keterbatasan saya. Maaf. Terima kasih 🙏

Popular posts from this blog

Cara Membuat dan Bermain Finger Painting Untuk Anak Usia Dini

Hai-hai Ayah Bunda! Hari ini saya ingin berbagi kegiatan saya bersama Erysha (1y8m). Yaitu membuat dan bermain Finger Painting untuk anak usia dini.  Cara membuatnya sederhana, tetapi banyak memberikan stimulus pada tumbuh kembang anak kita.

Buat Ayah Bunda yang belum tahu, apa sih itu finger painting? Finger painting adalah jenis kegiatan membuat gambar yang dilakukan dengan cara menggoreskan adonan warna (bubur warna) secara langsung dengan jari tangan secara bebas di atas bidang gambar, batasan jari di sini adalah semua jari tangan, telapak tangan, sampai pergelangan tangan (Sumanto, 2005).

Kalau gitu, langsung aja yuk kita buat! Hari ini saya sudah menyiapkan semua bahannya dan mengajak Erysha untuk bersiap-siap pula bermain-main dengan catnya.

Baca juga: FINGER PAINTING UNTUK ANAK USIA DINI "MEMBUAT POHON"

Cara Membuat dan Bermain Finger Painting
Alat dan Bahan

1. Cat warna khusus edukasi anak atau cat biang
2. Koran
3. Air
4. Beberapa wadah kecil untuk tempat cat
5. Air

Pijat Wajah Untuk Anak Terlambat Bicara

Hai Bunda, sebagai orang tua yang masih punya balita, terkadang kita suka khawatir ya. Kok, anak saya umur segini belum bisa ngomong ya? Kok, anak orang lain udah bisa ngomong ya? Kenapa ya, anak saya di diagnosa terlambat bicara oleh dokter? Terus, apa sih yang harus saya lakukan buat menstimulus kemampuan bicara anak saya? Dan masih banyak pertanyaan lainnya yang pastinya menggangu pikiran kita ya, Bun.

       Nah, sebelum kita bahas lebih lanjut tentang pijat wajah untuk anak terlambat bicara. Sebaiknya, Bunda perlu tahu terlebih dahulu, apa saja sih yang menyebabkan seorang anak bisa terlambat bicara? Apa yang harus kita lakukan jika anak kita menunjukkan gejala terlambat bicara? Dan apa saja sih yang bisa kita lakukan untuk menstimulusnya? Boleh, baca di sini dulu ya.

Menurut dr Attila Dewanti, SpA(K) Neurologi mengatakan pada usia tiga tahun, anak mulai bermain dengan teman sebayanya. Kalau anak mengalami keterlambatan bicara, sebaiknya segera lakukan terapi. Karena jika tidak,…

7 Pertanyaan tentang Anak Berkebutuhan Khusus

Hai-hai Ayah Bunda. Beberapa hari yang lalu, saya diundang untuk mengisi sebuah komunitas parenting online mengenai "Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Sejak Dini Melalui Tumbuh Kembang Anak". Materinya boleh lihat di sini ya dan saya merangkum pertanyaannya tentang anak berkebutuhan khusus di tulisan saya minggu ini. Siapa tahu bisa memberi manfaat untuk para orangtua yang lainnya
Pertanyaan tentang Anak Berkebutuhan khusus
1. Bunda Epah Assalamualaikum. saya punya anak yang sudah berumur 2 tahun 3 bulan. Tapi belum ada kosa kata yang dapat dimengerti dan anak saya terkadang kurang respon terhadap perintah atau pun panggilan dari orang termasuk saya, walau ada kalanya dia juga dengar dan tahu apa yang kami ucapkan, apa anak saya termasuk ke dalam Anak Berkebutuhan Khusus ya Bun?

Namun dari pandangan saya, daya fokus dan ingatan serta pendengarannya baik karena setiap kali hp berbunyi dia tahu dimana sumber bunyi suaranya dan selalu ingat gerakan dan gaya tokoh di video ya…