• Monday, January 21, 2019

    Menjadi Parenting Blogger Itu Beban

    yeni sovia adalah seorang blogger dengan niche blog parenting yang berisikan tentang parenting dan anak berkebutuhan khusus

          Dari judulnya aja kayaknya jadi parenting blogger itu penuh tekanan ya hahaha. Tapi memang benar, menjadi parenting blogger itu beban buat saya. Walau begitu, tetap manfaatnya jauhhhhhhh lebih banyak buat saya daripada bebannya. Semua manfaatnya sengaja saya masukan ke dalam portofolio saya ini

    Baca juga: 2 TAHUN MENJADI PARENTING BLOGGER. INI PENCAPAIANKU

          Kenapa beban? Karena konten-konten saya berisi ilmu yang saya berikan pada pembaca saya. Ilmu yang menurut saya informatif dengan bentuk listicle. Bukan berbentuk cerita. Jadi bukan orang yang sedang curhat. Tapi ini jadi beban karena seolah-olah seperti diberikan oleh seorang pakarnya langsung

          Saya belum bisa menyebutkan diri saya sebagai pakar, tapi nggak menyebutkan diri saya sebagai orang awam juga. Karena kalau saya awam, saya nggak berani berbagi kalau nggak sesuai ilmunya dan apa yang saya pahami. Kenapa? Beratttttt pertanggungjawabannya di akhirat nanti. Takut salah tulis

          Tapi saya menulis berdasarkan kompetensi yang saya miliki sebagai seseorang yang lulusan dunia pendidikan. Maksudnya saya, saya menulis dan berbagi sesuai dengan latar belakang pendidikan saya yaitu Pendidikan Luar Biasa.

          Selain itu karena saya memang seorang guru dan suka mengikuti seminar parenting dimana-mana. Sehingga apa yang saya tulis itu berdasarkan ilmu dari kuliah, pengalaman sebagai guru dan dari belajar seminar

          Jadi apa yang saya tulis lebih banyak berdasarkan ilmunya daripada pengalamannya. Karena belajar dari pengalaman masih berproses hingga sekarang.

    Selain itu yang membuat saya merasa menjadi parenting blogger itu beban adalah saya merasa belum bisa menerapkan semua ilmu yang saya punya dalam pendidikan dan pengasuhan saya pada anak. Tapi saya selalu berusaha dan berproses menuju ke arah sana.

          Sambil berbagi sambil mempersiapkan diri. Sambil memberi ilmu sambil saya pun terus belajar. Kalian tahu, jika kita tidak bisa menerapkan ilmu yang kita tulis dan bagikan itu rasanya kayak apa? MALU. Malu pada diri sendiri, pada pasangan dan merasa bersalah pada anak

          Selain itu yang juga agak membebani adalah pandangan orang. Mengapa? Karena pada umumnya orang-orang selalu menuntut kesempurnaan pada sosok publik figur.

    Memang saya seorang publik figur? Karena saya membranding diri saya sebagai parenting blogger dan bekerja di ranah publik. Apalagi saya pun sudah melebarkan sayap untuk berani mengambil kesempatan untuk menjadi seorang pembicara parenting agar bisa tetap membagikan apa yang saya tahu.

          Otomatis orang-orang tahu kalau saya parenting blogger dan pembicara. Dan tuntutan kesempurnaan itu cepat atau lambat akan digulirkan pada saya juga dan saya harus mempersiapkan diri untuk itu. Apalagi jika saya konsisten sebagai parenting blogger dan pembicara. Saya akan semakin dikenal orang

          Kalian tahu sendiri kan bahwa bahasa netizen itu kayak apa? Nyereminnnnn. Kan serem juga kalau ada yang komen kayak gini

    "Suka nulis parenting dan ngomongin soal parenting, tapi anaknya kok kayak gitu sih?"

    Atau

    "Anak baru satu dan masih kecil tapi udah berani-beraninya ngasih tahu orang soal parenting"

    Sakitnya tuh di sini ya kalau ada yang komen begitu hahahah. Tapi allhamdulillah sejauh ini nggak ada komen gitu sih hahaha. Tapi beneran lho, kalau dikenal orang itu. Bikin kita juga harus berhati-hati. Mengapa? Karena kebanyakan orang dari kita (mungkin saya) juga, lebih suka mengikuti prasangka buruk pada orang lain daripada belajar berprasangka baik pada orang lain. Betul Ayah Bunda?

          Nggak dikenal banyak orang saja kita mesti berhati-hati apalagi dikenal banyak orang. Kita harus semakin berhati-hati kan

          Jadi itu semua sedikit membebani saya. Walau begitu apakah saya menyerah? Tidak Ayah Bunda. Jika saya menyerah bagaimana saya bisa mempertanggungjawabkan ilmu saya ini di akhirat nanti dan pada diri saya sendiri

    "Punya ilmu tapi kok nggak dibagiin ke orang?, nggak takut ntar dihisapnya gimana ama Allah? Ntar ilmunya ditanya Allah buat apa? Ilmunya dipake di jalan Allah nggak?" Kamu mau jawab apa?

    "Punya ilmu kok cuma dipake sendiri dan buat keluarga sendiri sedangkan di luar sana betapa banyak masyarakat yang butuh ilmu dan butuh diedukasi" Egois luu Yen baik cuma buat diri sendiri aja

    Kayaknya lebih beban ya, kalau ditanya ama 2 pertanyaan di atas daripada ditanya ama netizen nanti hahaha *nangis dipojokan

          Aihhhh sepertinya zaman sekarang saya seperti sesuatu yang klise sekali ya. Tapi memang begitulah nyatanya. Walau sekarang banyak orang yang hanya memikirkan diri sendiri. Tapi tidak boleh untuk kita karena seperti yang saya bilang

    "Sebaik-baik manusia adalah manusia yang memberi manfaat untuk orang lain"

    Jika semua orang dari kita hidup hanya untuk dirinya sendiri, baik hanya untuk dirinya sendiri. Maka tinggal tunggulah kehancuran umat manusia itu dengan segera. Seriusan ini.

          Sekarang aja udah banyak terlihat penurunan moral masyarakat kita terjadi dimana-mana kan? Kebayang kan kalau para orang-orang peduli dengan orang lain itu sudah berhenti untuk peduli dengan orang lain. Maka jawab sendiri ya apa yang terjadi. Aihhhhh bahasannya kali ini berat ya 🙈. Tapi ini kenyataannya Ayah Bunda

    "Terus gimana dong, bagaimana saya bisa berbagi sedangkan saya hanya ibu rumah tangga dan bukan blogger juga?"

          Nggak usah baper ya Ayah Bunda. Berbagi itu nggak melulu lewat tulisan. Ada banyak ladang dakwah yang bisa kita bagikan apapun profesi kita. Berbagi itu bukan hanya berbagi ilmu tapi bisa juga berbagi materi, tenaga dan waktu



    Sampai kapan saya akan Menjadi Parenting Blogger?


    yeni sovia adalah parenting blogger indonesia


          Lalu kalau ditanya sampai kapan saya menjadi parenting blogger? Saya nggak tahu. Hanya saja saya tidak bisa berada di sini selama umur saya. Saya punya mimpi lain Ayah Bunda.

          Saya ingin kuliah lagi, menjadi dosen dan pembicara hebat suatu hari nanti. Pada saat itu terjadi, kemungkinan besar intensitas saya menulis dan berbagi lewat blog ini akan berkurang.

          Walau begitu, saya akan berusaha agar blog ini tetap hidup. Saya akan menulis jika saya senggang nanti dan saya sedang mau. Agar Ayah Bunda tetap bisa membaca tulisan saya.

          Tentu saja ilmu yang saya bagikan nanti pasti akan jauh lebih berkualitas daripada ilmu receh saya saat ini hahaha. Kenapa? Karena ketika nanti saya kuliah lagi dan mendapatkan ilmu lebih banyak lagi maka akan lebih dalam lagi ilmu yang bisa saya tuliskan di sini. Doakan ya Ayah Bunda

          Untuk saat ini blog ini hanya persinggahan saya sementara agar saya tetap bisa berbagi apa yang saya tahu, sebagai penguat untuk para ibu yang membutuhkan kekuatan dari hal positif yang berusaha saya sebarkan lewat tulisan saya.

    Baca juga: 9 MANFAAT NGEBLOG BAGI IBU RUMAH TANGGA

          Walau begitu tolong diingat ya Ayah Bunda dan saya minta tolong sekali bahwa saya bukan seseorang yang sempurna, saya seseorang yang memiliki banyak kekurangan atas setiap peran yang saya mainkan. Jadi, jangan pernah menuntut kesempurnaan pada saya. Walau begitu saya akan berusaha untuk lebih baik lagi, lagi, dan lagi.

          Jika suatu hari nanti Ayah Bunda menemukan kesalahan saya yang sifatnya prinsip sekali, boleh tolong langsung kirim pesan pada saya untuk mengingatkan saya.

          Ayah Bunda, saya hanya manusia biasa saja. Tidak selamanya saya kuat, tidak selamanya saya menebar semangat dan positif, akan ada kalanya jiwa saya pun melemah dan lupa untuk menguatkan diri kembali.

          Jika itu terjadi, tolong kuatkan saya dan bantu saya dengan doa. Bantu juga agar saya terhindar dari perasaan riya, ujub dan sombong. Hiksssss (ngerasa diri masih kayak gitu"

           Walau menjadi parenting blogger itu ada sedikit keganjalan hati yang membebaninya, saya tetap ucapkan banyak terima kasih pada Ayah Bunda karena telah menjadi pembaca saya dan selalu mendoakan saya. Terima kasih sekali lagi 💕






    Wednesday, January 16, 2019

    Kegiatan Anak Usia Dini 2 - 3 tahun "Mengenalkan Berbagai Bentuk Benda"

    kegiatan anak usia dini 2 - 3 tahun yaitu mengenalkan berbagai bentuk benda pada anak

           Hai-hai Ayah Bunda, ada yang lagi nungguin tulisan saya tentang kegiatan stimulasi bersama Erysha? Hihihi geer banget ya ditungguin. Tapi beneran lho, hari ini saya akan berbagi kegiatan stimulasi Erysha (2y11m) kemarin yaitu "Mengenalkan Berbagai Bentuk Benda" dengan bermain tempel-tempelan bersama anak

          Nah, ceritanya itu begini. Kemarin itu saya sengaja mengecek indikator aspek tumbuh kembang anak yang dari Dinas Pendidikan untuk anak usia 2 - 3 tahun.

    aspek tumbuh kembang anak usia dini 2 - 3 tahun


    tabel tumbuh kembang anak usia dini

    Ternyata ada yang terlewat oleh saya dalam menstimulasi Erysha yaitu mengenalkan berbagai bentuk benda pada Erysha seperti bentuk bulat, kotak dan segi tiga.

          Sebenarnya berbagai bentuk benda ini pernah saya kenalkan dulu pada Erysha. Hanya saja, saya lupa untuk mengenalkannya kembali. Erysha itu baru tahunya bentuk bulat saja. Sedangkan bentuk kotak dan segi tiga ini, dia lupa.

    Akhirnya, saya langsung ada ide untuk membuat kegiatan stimulasi ini bersama Erysha.

          Nah, dalam mengenalkan sesuatu pada anak usia dini sebaiknya dimulai dari sesuatu yang kongkret ya Ayah Bunda. Karena anak usia dini belum bisa untuk diajak berpikir secara abstrak.

          Jadi, untuk mengenalkan berbagai bentuk ini pada Erysha, saya mulai dari benda nyatanya dulu seperti bentuk bulat contohnya bola, bentuk kotak contohnya buku, sedangkan bentuk segi tiga ini, kebetulan saya sulit mengenalkannya karena bendanya sedang tidak ada di rumah.

          Biasanya sesuatu yang bentuknya segi tiga itu seperti jam, es cream yang bentuknya segi tiga juga, kue dan lain-lain.

          Setelah mengenalkan dengan benda kongkretnya. Baru saya mengajak Erysha untuk bermain "mengenalkan bentuk" dengan tempel-tempelan ini. Agar anak lebih mudah mengingat dan tahu perbedaan berbagai bentuk benda ini jika dilihat secara 2 dimensi. Kalau gitu kita langsung saja ya bermain tempel-tempelannya

    Baca juga: KEGIATAN STIMULASI ANAK USIA DINI DENGAN AMPAS KELAPA

    Kegiatan Anak Usia Dini 2 - 3 tahun "Mengenalkan Berbagai Bentuk Benda"


    mengenalkan berbagai bentuk benda pada anak

    Alat dan bahan

    1. Kain planel 3 warna
    2. Kertas warna 3 atau 4 lembar (bebas)
    3. Kertas putih / karton 1 lembar
    4. Alat tulis (penggaris, pulpen)
    5. Lem

    Cara membuat & mengajarkannya

    1. Buatlah garis beberapa kotak pada kertas putih (sesuai selera ya banyaknya)

    2. Buat dan gunting semua bentuk (kotak, segitiga dan bulat) di kertas warna disesuaikan berapa banyak garis kotak yang kita buat di kertas putih tadi dan satu contoh semua bentuk dari kain planel

    3. Satu contoh semua bentuk dari kain planel ini kita tempelkan terlebih dahulu di pinggir kotak, sebagai contoh untuk anak nanti. Seperti ini ya Bun


    kegiatan anak usia dini 2 - 3 tahun yaitu mengenalkan berbagai bentuk benda pada anak


    4. Setelah selesai baru kita ajak anak bermain tempel-tempelan ini. Tapi sebelum itu, kembali kita kenalkan anak pada contoh bentuk tadi pada anak. Misalnya

    "Dede, lihat ini bentuk bulat kayak bola, ya"

    5. Ajari anak mengelemnya, bagi anak yang memang belum terbiasa dengan kegiatan mengelem ini


    cara mengenalkan bangun datar pada anak dengan bermain


    6. Ajak anak menempel bentuknya sesuai sama kotak tadi yang dipinggirnya telah ditempelkan bentuk dari kain planel tadi.

    7. Sambil mengelem dan menempel, bisa kita sambil kenalkan lagi nama dari bentuknya ya Bun.

    8. Lakukan kegiatan menempel dan mengelem itu sampai selesai. Kalau anaknya tipenya cepat bosan, berarti kotak atau bentuknya tidak usah terlalu banyak kita potong. Yang penting anak belajar mengenal.

          Bagaimana Ayah Bunda, mudah bukan? Lakukan dengan cara yang menyenangkan ya dan mengalir begitu saja. Yang penting anak suka dan nyaman

          Nah, selain kita mengenalkan dengan benda konkretnya, bermain tempel-tempelan, kita juga bisa mengenalkan berbagai bentuk benda ini pada anak lewat buku cerita. Kalau saya pakai semua cara ke Erysha dan dikenalkan dengan cara mengalir begitu saja agar anak tak merasa sedang belajar.

    Sekarang kita tengok yuk, apa saja manfaat dari kegiatan stimulasi ini

    Manfaat Kegiatan Anak Usia Dini 2- 3 Tahun "Mengenalkan Berbagai Bentuk Benda"


    Baca juga: KEGIATAN STIMULASI ANAK "MEMBUAT BUNGA DARI KANCING BAJU"

    Baca juga: KEGIATAN ANAK USIA DINI "MEMBUAT PERMEN KUPU-KUPU"

    ✔️ anak belajar mengenal bentuk bulat, kotak dan segi tiga
    ✔️ menstimulasi motorik halus
    ✔️ membangun bonding
    ✔️ memberikan kegiatan yang positif pada anak di rumah
    ✔️ ini salah satu dasar atau awal untuk menstimulasi bangun ruang atau spatial anak nantinya
    ✔️ bisa mencapai salah satu aspek tumbuh kembang yang sebaiknya anak kuasai di usia 2 - 3 tahun
    ✔️ dan lain-lain

    Waw, bagaimana Ayah Bunda. Banyak kan ya manfaatnya kegiatan anak usia dini  "mengenalkan berbagai bentuk" ini pada anak? Jadi, tunggu apa lagi. Bisa dicoba di rumah ya

    Selamat mencoba, Ayah Bunda



    Sunday, January 13, 2019

    Teruntukmu yang Bernama Suami, Pulanglah!

    teruntukmu yang bernama suami, pulanglah!
    Pixabay

           Lagi-lagi membuatku kembali menarik nafas panjang. Seorang ibu duduk di sebelahku lalu bercerita betapa putus asanya ia menghadapi anak-anaknya, pekerjaan rumah dan rasa tidak berguna di hatinya.

           Yah, dia hanya seorang ibu rumah tangga yang mengurus semuanya sendirian. Sama seperti ibu-ibu yang lain. Namun, ada rona ketidakbahagiaan di dalam dirinya, ada getar di dalam suaranya, ada isak yang berusaha ia coba untuk tahan dan ada butiran air mata yang menggenang jelas di matanya. Ia pun berusaha untuk menghapus genangan itu agar tak tumpah ruah di pipinya

           Sedangkan aku hanya bisa menatapnya, mendengarkannya, dan menguatkannya dengan kata-kata sederhanaku. Aku tahu dia butuh seseorang dan aku tahu ibu ini hanya salah satu dari ibu-ibu lain yang tidak menikmati perannya sebagai ibu sekaligus seorang istri

          Mereka perlu ditolong, mereka perlu dirangkul, mereka perlu didengarkan. Karena sungguh menjadi ibu itu tidaklah mudah. Jadi, aku paham sekali dengan apa yang ia rasakan. Karena aku juga seorang ibu dan juga seorang istri

           Aku melihat, betapa banyak seorang ibu mendidik dan membesarkan anak-anaknya dengan ketidakbahagian. Karena mereka sendiri pun dalam keadaan tidak bahagia

          Akhirnya, anak-anak dibesarkan dengan kata-kata negatif ibunya, kata-kata yang menyakitkan, teriakan, kemarahan dan air mata. Lalu, ibu itu merasa menjadi seseorang yang tidak berguna.


    anak-anak yang dibesarkan dengan tidak bahagia
    Pixabay


          Hidupnya hanya berkubang pada kotoran, rumah dan anak, mengerjakan itu-itu saja setiap harinya, tak ada yang melihat dan menghargai itu.

    Sedangkan di luar sana, betapa banyak ibu-ibu cantik nan wangi pergi bekerja, ada yang melihat mereka, ada yang menghargai pekerjaan mereka, dan mereka pun mendapatkan langsung dari apa yang mereka kerjakan

           Sedangkan ibu rumah tangga yang masih berproses dengan peran mereka, mereka merasa bagaikan kain lap, kotor, terinjak-injak dan tak berarti apa-apa. Ia merasa sendirian dan lelah dengan semuanya dan berkata "kapan ini berakhir?"

    Baca juga: JANGAN KATAKAN 9 HAL INI PADA IBU RUMAH TANGGA

           Tak ada yang menguatkan mereka. Yang ada dengan segala kelelahan fisik dan hati mereka, mereka masih dituntut menjadi seorang ibu yang sempurna oleh tanggapan orang, mertua, orang tua sendiri dan tak kadang dituntut begitu sempurna oleh suami sendiri.

    "Rumah kok berantakan, kamu ngapaiin aja di rumah?"

    "Ini anak kok kurus, nggak dikasih makan, ya?"

    Dan masih banyak komentar-komentar nyinyir yang lain.

    Ingin sekali ku berkata teruntukmu yang bernama suami sekaligus seorang ayah.

           Pulanglah, lihatlah istrimu, lihatlah ibu dari anak-anakmu itu. Sudahkah engkau selalu mendengarkannya selama ini? Jangan marah jika ia selalu bercerita tentang lelahnya dan tentang anak-anakmu. Dia tidak bermaksud untuk mengeluh. Dia hanya ingin bercerita.


    cara membuat istri yang bahagia
    Pixabay

           Siapa lagi dan kemana lagi tempatnya untuk bercerita, jika yang dia lihat di rumah hanya tembok, tembok dan tembok. Tak tahukah engkau ia meninggalkan kariernya, mimpinya, dan kesenangannya lalu memilih dirumah untuk fokus mendidik dan membesarkan anak-anakmu.

           Lalu, jika engkau tak mendengarkannya, kepada siapa lagi ia akan bercerita setelah Tuhannya, kemana lagi ia labuhkan hati dan kelelahannya mengurusmu, rumahmu dan anak-anakmu jika bukan selain pada dirimu?

          Apa engkau tahu, baju bersih yang engkau gunakan itu, dia yang mencucinya, dia yang menyetrikannya. Sedangkan engkau hanya tahu menggunakannya, kan?

           Makanan yang engkau makan itu, dia yang mengolahnya, dia yang memasaknya. Memasak itu terlihat sederhana bukan?

           Tapi sungguh di dalamnya ada proses yang rumit dalam pembuatannya. Ada bahan-bahan makanan yang harus dipilih dulu satu-satu, dipotong, dibersihkan, direndam dan di masak.

           Setelah itu ia harus masak sambil ditemani tangisan dan teriakan anak-anakmu, dan terkadang ia memasak sambil menggendong anakmu, lalu berlarian dengan waktu untuk mempersiapkan ini itu untukmu dan anak-anakmu


    Pixabay


           Apa engkau tahu rumah yang rapih, yang engkau lihat sepulangmu dari bekerja. Sebelumnya tidak serapih itu. Ada kapal pecah di dalamnya, ada serakkan mainan dimana-mana, dan ada tangisan anak-anakmu di dalamnya

           Atau engkau tahu, ketika engkau pulang bekerja tapi rumahmu masih berantakan. Itu juga bukan karena istrimu tidak membereskannya. Ia sudah membereskannya dan bahkan sudah menyapunya berkali-kali.

           Tapi rumah itu selalu kembali seperti kapal pecah. Bukankah engkau tahu bahwa anak yang aktif dan bereksplore salah satu ciri anak yang cerdas dan kreatif.

           Lalu, engkau masih menuntut kesempurnaan itu dari istrimu yang lelah dari pagi buta mempersiapkan semuanya tanpa jeda dengan sebuah standar kerapihanmu

    Teruntukmu yang bernama suami, pulanglah!


    cara menjadi suami yang baik
    Pixabay

           Lihatlah tangan istrimu itu. Dulu tangan itu tak sekasar itu. Lembut, wangi dan halus. Tapi kini tangan itu telah berubah menjadi kasar, dan bau. Bau bekas ompol anakmu, bau bawang, sisa bau hanyirnya ikan atau bau yang lain

    Lihatlah wajah itu. Dulu wajah itu masih ayu dan cantik kan, sebelum engkau menikahinya? Tapi kini lihatlah wajah itu berubah menjadi wajah yang lelah, kusam, tua dari umurnya yang sebenarnya dan terkadang tampak tak terurus.

           Bagaimana ia sempat mengurus diri jika jiwa raganya, waktunya, tenaganya telah ia habiskan mengurusmu, anak-anakmu, dan rumah dari pagi buta hingga larut malam?

    Lalu, masih teganya engkau menuntutnya untuk tampil cantik dan wangi di depanmu atau melirik wanita lain di kantormu atau di tempat lain?

           Jika engkau ingin melihat istrimu cantik dan wangi ketika menyambutmu pulang. Itu mudah, cukup beri mereka asisten rumah tangga, agar mereka masih memiliki waktu untuk diri mereka sendiri dan bisa fokus kepadamu dan anak-anakmu.

    cara membuat istri cantik
    Pixabay


           Jangan lupa beri mereka uang untuk perawatan ke salon agar mereka selalu terlihat cantik di matamu dan bahagiakan mereka. Karena

    "Sesungguhnya, kecantikan seorang istri itu tergantung seberapa besar engkau memberi uang untuk merawat diri mereka, dan tergantung sejauh mana hati mereka engkau bahagiakan" 

    Jika engkau belum sanggup untuk memberikan itu semua padanya. Berhenti kalau begitu menuntutnya untuk cantik secara fisik.

    Teruntukmu yang bernama suami.

    Pulanglah dan lihatlah mata panda di wajah istrimu itu. Engkau tahu dari mana kantung matanya bisa menggelap? Itu adalah mata-mata kurang tidur karena mengurus bayimu yang selalu terbangun di malam harinya, lalu esok shubuhnya dia harus bangun masak dan mempersiapkan kebutuhanmu dan anakmu yang lain.

           Begitu setiap hari ia bekerja di rumah tanpa penghargaan dari siapapun bahkan tanpa penghargaan dari dirimu. Terbiasa dilayani hingga engkau lupa untuk berterima kasih atas setiap usahanya yang berusaha memberikan yang terbaik untukmu dan anak-anakmu.

    Baca juga: SAAT BERHARGA UNTUK ANAK KITA

           Ia kesampingkan mimpinya, ia kesampingkan kariernya di luar sana, ia berkubang dengan semua kotoran dan kelelahan itu tanpa jeda juga tanpa sebuah apresiasi

           Lalu, dimanakah ia punya alasan untuk bahagia? Jika engkau hanya  tahunya mencari uang? Bagaimana tidak ia merasa tidak berguna jika usahanya tak ada yang menghargai, tak ada yang menguatkan dan membantu dirinya dari dalam dan luar

           Lalu, bagaimana seorang ibu itu akan memberikan kebahagiaan, jika kebahagiaan itu sendiri tidak ia miliki?

    Baca juga: BELAJAR BAHAGIA DARI ANAK

    Teruntukmu yang bernama suami, pulanglah!

           Peluk ia, ucapkanlah terima kasih slalu padanya. Kecup keningnya, bekerja sama lah dalam mengurus dan membesarkan anak-anakmu. Karena sungguh peranmu tidak sedangkal itu yang hanya berupa seputar uang, uang dan uang. Sungguh tidak

           Apa engkau tahu, pelukanmu yang sederhana itu mampu menguatkannya jiwanya untuk menghadapi hari esok, ucapan terima kasihmu padanya mampu meluruhkan rasa berlelah-lelahnya atasmu, anak-anakmu dan rumahmu selama ini.

           Buatlah ia merasa berarti dalam hidupmu dan anak-anakmu. Sekalipun ia tak terlihat lagi oleh dunia, tetapi paling tidak buatlah ia menjadi dunianya kalian di rumah yang bernama syurga

           Lalu, jika engkau bertanya padaku, siapa yang pertama kali harus engkau bahagiakan, istrimu atau anakmu? Aku akan jawab bahagiakanlah istrimu terlebih dahulu. Karena

    "Anak yang bahagia dimulai dari ibu yang bahagia"

    membuat istri bahagia
    Pixabay

          Seorang ibu layaknya sebuah matahari di dalam sebuah dunia. Jika sinarnya redup maka akan meredupkan semua seiisi dunia begitu pun sebaliknya.

          Jadi bahagiakanlah dia, istrimu dan ibu dari anak-anakmu. Ubahlah rasa tidak berguna itu di hatinya menjadi seseorang yang paling berarti di dunia. Hingga ia bisa berkata pada dirinya dan dunia bahwa ia tak kalah berartinya dengan yang lain dan   bangga dengan perannya saat ini

    Teruntukmu yang bernama suami, pulanglah

    Wednesday, January 9, 2019

    Anak Bunda Aktif? Begini Cara Menyalurkan Energinya

    anak bunda aktif? begini cara menyalurkan energinya

           Hai-hai Bunda, apa Bunda memiliki anak kecil yang rasanya itu kok susah sekali ya diamnya? walau berkali-kali Bunda sudah mengingatkan tetap saja anaknya bergerak aktif ke sana ke mari. Rasanya lelah ya Bun, jengkel, dan kita dibuat bingung bagaimana cara mengatasi anak yang aktif ini.

           Nah, kalau Erysha itu malah bukan tipe anak yang aktif, tapi saya sengaja membuatnya aktif dengan berbagai kegiatan stimulasi yang sengaja saya buat untuknya sehari-hari, baik itu di rumah mau pun di luar rumah.

           Jadi, bisa Bunda tiru juga di rumah ya untuk membantu menyalurkan energi anak Bunda yang aktif dan saya juga mau berbagi sedikit tipsnya nih Bun, bagaimana cara menyalurkan energi anak yang aktif agar berbuah positif  berdasarkan ilmu saya sebagai guru anak berkebutuhan khusus yang bukan hanya mengajarkan anak aktif tapi juga hyperaktif.

           Tapi sebelum itu, kita perlu nih meluruskan pemahaman kita terhadap anak kita sendiri dan memiliki konsep yang positif terhadap dirinya. Karena

    "Bagaimana anak memiliki self esteem yang baik jika ia dibesarkan dengan konsep diri yang negatif oleh orang tuanya"

    Iya, kan?

           Nah, banyak orang yang mengira anak aktif itu adalah anak yang nakal, susah nurut, nggak mau diatur, dan maunya "gimana aku". Semua label negatif ditujukan pada mereka. Tapi apakah benar faktanya begitu?

           Tentu tidak. Malah jika kita mau memperhatikan mereka dan menelaah mereka dengan baik, kita akan temui bahwa pada umumnya anak yang aktif itu memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, cerdas karena mereka senang bereksloprasi, suka berpikir sebab akibat maksudnya mereka senang berpikir mengapa bisa begini dan mengapa bisa begitu, memiliki motorik kasar yang bagus karena mereka senang memanjat sana sini, melompat ke sana ke mari, berlarian dan bergerak bebas.

           Selain itu, anak yang aktif memiliki stamina yang lebih kuat karena mereka tidak mudah lelah yang disebabkan besarnya energi yang ada di dalam diri mereka. Tahu nggak Bunda, kalau ternyata anak yang aktif itu pemberani juga, lho.

           Mereka itu tidak kenal rasa takut dalam bereksloprasi dan mau mencoba lagi, lagi dan lagi. Mau tahu buktinya? Itu mereka berani memanjat jendela atau lemari yang tingginya minta ampun, berani bermain ayunan yang tinggi atau bermain naik turun tangga dan berlarian di sana. Iya, kan?

            Wah ternyata banyak ya Bunda kelebihan anak yang aktif ini kalau kita mau berhenti sejenak untuk melihat mereka dari sisi yang berbeda

           Bagaimana? Sudah mulai melihat anak kita dari sisi yang positifnya? Iya dong. Harus. Kalau bukan kita yang mengenali mereka dengan baik siapa lagi? #AktifItuSehat

           Nah, memang untuk mengantisipasi kelebihan energi ini pada anak perlu kita salurkan pada kegiatan positif dalam kehidupan anak sehari-harinya agar tidak berdampak ke hal negatif ya Bun. Apalagi kalau sampai kitanya ikut stres karena anak yang sedang aktifnya


    Cara Menyalurkan Energi Si Kecil yang Aktif


    cara menangani anak yang aktif

    1. Disalurkan lewat olahraga
           Bunda, kita bisa lho mendaftarkan anak kita untuk mengikuti beberapa klub olahraga seperti renang, lari, dan lain-lain. Karena kita percaya ya Bunda bahwa olahraga mampu mengeluarkan banyak tenaga kita hahaha 😂. Begitu juga untuk anak

           Selain anak energinya bisa tersalurkan dengan baik, mengikuti olahraga akan membuat tubuhnya semakin sehat

           Dulu, waktu saya masih mengajar anak berkebutuhan khusus. Saya memiliki murid yang aktiffff sekali di sekolah. Saking aktifnya itu anak nggak bisa duduk diam di kelas walau hanya 5 menit *seriusannnn

           Terbayang dong, anak itu jadi sulit mengikuti kegiatannya di dalam kelas. Jadi, salah satu cara saya agar anak itu mau duduk tenang di dalam kelas adalah sebelum masuk kelas, saya suka mengajak anak itu berolahraga denga cara berlari-lari kecil mengelilingi lapangan berkali-kali dan cara ini berhasil dong.

            Karena energinya sudah habis untuk olahraga tadi akhirnya dia bisa duduk tenang di dalam kelas dengan waktu yang lebih lama dari biasanya.

    Saya sih senang bisa berhasil. Hanya saja sayanya aja yang gempor setiap hari begitu wkwkwk. Tapi tidak apa-apa demi muridku tercinta 😍

    2. Mengajak si kecil untuk membantu pekerjaan rumah 
           Manfaatkan energi dan tenaga si kecil itu untuk membantu kita di dalam mengerjakan pekerjaan rumah. Tentu saja mengajaknya dengan cara yang menyenangkan ya Bun agar anak juga memang senang membantu kita jadinya di kemudian hari. Misalkan saya biasanya

    "Dede, tolong ambilkan mangkok, dong!"

    "Sayang, boleh tolong bantu Bunda menutup pintunya!"

    "Ade, kita lomba lari ambil sapu, yuk!"

    3. Buat permainan kinestetik yang seru di rumah
           Kalau punya anak aktif itu kita perlu kreatif nih Bun membuat kegiatan-kegiatannya di dalam rumah. Salah satunya kegiatan yang berhubungan dengan aspek kinestetik mereka seperti membuat permainan yang bisa membuat mereka bebas bergerak.

    anak aktif bisa kita salurkan lho tenaga dan energinya ke hal positif
    Erysha paling seneng main bola

    Contoh:
    - lomba lari
    - permainan mencari harta karun
    - lomba joget (ini juga kesukaannya Erysha 😂)
    - bermain bola
    - dll

    4. Membiarkan anak bebas bergerak dan bereksplorasi di rumah 
           Nah, namanya juga anak balita lagi aktif-aktifnya ya Bun bergerak ke sana ke mari, selama itu tidak berbahaya jadi biarkan anak bereksplorasi gerakannya sebebas yang ia mau. Karena kalau diingatkan juga, malah kitanya yang capek ngomong ya Bun wkwkwk 😂

    5. Sediakan permainan yang mengasah otak 
           Anak aktif itu selain gerakannya yang aktif, mereka pun berpikir dengan aktif pula. Jadi di rumah bisa kita sediakan permainan yang mengasah otak seperti lego, scrabble, puzzle, balok dan lain-lain yang menarik bagi anak. Kalau Erysha itu paling seneng main lego 😃

    6. Buat kegiatan di luar rumah
           Buatlah kegiatan di luar rumah misalnya seminggu sekali bermain ke alam bebas seperti outbond, ke playground, ke taman, dan lain-lain

    Atau bisa setiap hari bersepeda bersama dan jalan-jalan sore keliling komplek rumah.

           Kalau saya pribadi, saya sukaaaa sekali bahkan hampir setiap hari mengajak Erysha untuk jalan-jalan pagi atau sore di dalam komplek.

    kegiatan untuk anak yang aktif

         
           Kasian kan kalau anak hanya bermain di rumah saja. Jadi, ada waktunya buat saya membiarkan Erysha aktif dan bereksplorasi di luar rumah. Itu juga demi kesehatan Erysha.

    Terkadang kalau sedang jalan-jalan atau bahkan pulangnya, Erysha kan suka haus tuh, saya suka langsung menyuguhkan susu Indomilk UHT Kids Full Cream ini pada Erysha.


    bagus uht atau susu bubuk?


    susu uht untuk dampingi si kecil yang aktif
    Erysha serius banget minum susunya 😂

           Sejak Erysha di fase penyapihannya dari ASI, sejak itu pula saya sudah mengenalkan susu UHT padanya dan kini dikenalkan #IndomilkUHTKidsFullCream viarian baru.

           Di rumah juga saya sengaja menyetok susu UHT untuk Erysha agar membantu memberikan tambahan nutrisi pada Erysha selain nutrisi itu ia dapatkan dari makanannya.

           Jadi, susu ini cocok untuk dikenalkan pada si kecil selepas ASI atau susu untuk anak satu tahun ke atas

    Baca juga: CARA MENYAPIH DENGAN AL QURAN

    Baca juga: ASI BUNDA SEDIKIT? LAKUKAN 7 CARA INI UNTUK MEMPERBANYAK PRODUKSI ASI


    Review Susu Indomilk UHT Kids Full Cream


    review susu indomilk uht kids full cream

           Saya memilih Indomilk UHT Kids Full Cream ini karena tinggi kalsium bahkan tulisan tinggi kalsiumnya terpampang nyata lho di kemasannya dengan huruf agak besar. Susu ini juga susu tanpa garam dan bernutrisi lagi.

           Jujur menurut saya susu ini lebih murah daripada susu yang lain. Hahaha dasar emak-emak ya tetap dong nyarinya yang murah. Kalau ada yang bagus dan murah. Kenapa tidak? Ya kan Bunda hahaha 😂

           Selain itu, susu ini praktis dong jadi mudah dibawa kemana-mana. Kalau saya ada event blog di luar atau sedang mudik ke Bandung. Pasti bekel susu Indomilk untuk Erysha di perjalanan.

    Baca juga: KEGIATAN STIMULASI ANAK USIA DINI DENGAN MEMBUAT "PELANGI DI ATAS SUSU"

           Karena Erysha itu suka sekali susu UHT. Bahkan lebih suka susu UHT dari pada susu bubuk. Tentu anak yang aktif dan sehat itu menenangkan hati siapapun yang melihatnya ya Bunda 😍, begitu juga dengan saya ❤️

    susu uht Indomilk varian baru

    apa anak aktif itu anak nakal?


    Nah, kebetulan nih Bunda Indomilk UHT Kids Full Cream sedang mengadakan lomba blog, lho. Mau tahu caranya bagaimana? Caranya gampang

    ✔️ Kompetisi ini ditujukan untuk Moms blogger usia 25-35 tahun yang memiliki anak usia 2-5 tahun
    ✔️ Menulis 1 blog review tentang Indomilk UHT Kids Full Cream di blog pribadi
    ✔️ Menggunakan foto kegiatan outdoor yang menarik dengan anak
    ✔️ Informasikan dan ajak teman untuk bergabung dalam kompetisi ini dengan kalimat menarik di akhir blog

    Bagaimana Bunda, ingin ikutan? Penasaran kan? Kalau Bunda ingin ikut lombanya bisa langsung cuss informasinya di sini, ya. Itu dia Bunda cara mudah menyalurkan energi si kecil yang aktif karena dibalik anak yang aktif ada sesosok anak yang sehat. Anak yang sehat ibu bahagia 💕


    Wednesday, January 2, 2019

    Review Buku Great Mom, Strong Son - Rahasia Mendidik Anak Laki-laki Menjadi Pribadi Super

    review buku great mom, strong son - rahasia mendidik anak laki-laki menjadi pribadi super


    Judul        : Great Mom, Strong Son, Rahasia Mendidik Anak Laki-laki Menjadi Pribadi Super
    Penulis        : Bety Kristianto
                          Jessica Valentina
    Penerbit      : Andi Yogyakarta 
    ISBN             : 978-979-29-7174-3
    Tebal Buku : 160 halaman 



    Review Buku Great Mom, Strong Son - Rahasia Mendidik Anak Laki-laki Menjadi Pribadi Super


    "Adeeee, kuncinya jangan dimasukin ke galon, nanti susah dikeluarin" (Lalu beberapa detik kemudian kunci itu sudah ada di dalam galon)
    "Kakakkkkkk, jangan manjat-majat dong nanti jatuh" (Lalu dengan sekelebat anak itu sudah ada di atas pohon)
    "Aduhhhh, itu ya si Ade. Udah jatuh beberapa kali, masih aja nggak ada kapoknya" (curhat seorang ibu pada suaminya)

    Ayah Bunda punya anak laki-laki? Pasti familier dengan adegan di atas, ya? Hahaha. Rasanya kalau punya anak laki-laki itu ya, nggak ada diemnya kan ya. Rasanya ini mulut kita udah mau sobek ngomong terus, tetap aja nggak didengerin atau jantung kita rasanya kayak dibuat naik jet coaster setiap melihat tingkah laku mereka. Iya, kan?

           Pernah nggak sih Ayah Bunda berpikir, kenapa sih kok anak laki-laki itu seperti itu? Kok beda sih sama anak perempuan? Bagaimana sih menangani karakter anak laki-laki itu? Dan terakhir, bagaimana sih caranya kita bisa mendidik anak laki-laki kita menjadi pribadi yang super? Waw, banyak sekali ya pertanyaan kita sebagai orang tua

           Jangan khawatir Ayah Bunda. Semua pertanyaan Ayah Bunda itu dijawab semuanya oleh buku ini.

    review buku buku great mom, strong son - rahasia mendidik anak laki-laki menjadi pribadi super


           Yup, hari ini saya akan mereview dan merangkum buku parenting yang baru keluar akhir tahun kemarin, lho. Yah, masih hangat-hangatnya ini. Judulnya Great Mom, Strong Son, Rahasia Mendidik Anak Laki-laki Menjadi Pribadi Super. Kebetulan juga saya senang sekali berkesempatan datang saat peluncuran buku ini

    ibu bety kristianto penulis buku parenting great mom, strong son -  rahasia mendidik anak laki-laki menjadi pribadi super - yenisovia.com


    penulis buku parenting great mom, strong son yaitu ibu bety kristianto
    Senangnya bisa berfoto dengan penulisnya, Ibu Bety Kristianto ❤️


    Baca juga: REVIEW BUKU BERTEMAKAN PARENTING "NANNY BELIA" DAN PESAN DI DALAMNYA

    Baca juga: REVIEW BUKU PANDUAN MEMILIH SEKOLAH UNTUK ANAK ZAMAN NOW

           Rasanya dari judulnya saja sudah memberikan gambaran kalau buku ini akan menjawab kebutuhan kita, ya. Yuk, kita tengok dulu daftar isinya Ayah Bunda

    daftar isi buku great mom, strong son

    daftar isi buku great mom, strong son - rahasia mendidik anak laki-laki menjadi pribadi super

    daftar isi buku great mom, strong son - rahasia mendidik anak laki-laki menjadi pribady super - yenisovia.com


           Pembahasannya ada banyak ya Ayah Bunda dalam buku ini. Saya hanya bisa berbagi sedikit tentang isinya, ya. Nah, ketika kita mengetahui akan memiliki seorang anak laki-laki dari hasil USG atau sudah melahirkan seorang anak laki-laki, yang pertama kita lakukan adalah mengetahui karakter anak laki-laki itu seperti apa sih?

           Karena bagaimana kita bisa mendidiknya dan membersamai tumbuh kembangnya jika kita tidak mengetahui karakter anak laki-laki itu seperti apa dan mengapa mereka berbeda. Iya, kan?


    Karakter Anak Laki-laki 


    - Di buku ini dijelaskan ketika anak perempuan bagaikan burung pipit terbang ke sana kemari, saling berebut bicara, bersuara beda dengan anak laki-laki. Anak laki-laki senang berjalan dengan kelompok kecil, berbaris rapi, sok cool dan sesekali berangkulan

    - anak laki-laki sulit untuk rapi
    - anak laki-laki suka terlibat sesuatu
    - energi mereka sangat besar
    - mereka suka dipuji dan diperhatikan

           Selain karakter dasar yang membuat anak laki-laki berbeda dengan anak perempuan, ada juga penyebab lainnya seperti hormon mereka pun berbeda.


    Hormon pada Laki-laki


           Pada umumnya hormon pada anak laki-laki dan anak perempuan sama. Hanya saja ada hormon-hormon tertentu yang dominan pada jenis kelamin masing-masing

           Pada anak perempuan yang paling dominan adalah hormon ekstrogen sedangkan pada anak laki-laki adalah hormon testosteronnya. Hormon testosteron inilah yang membedakan karakter anak laki-laki dengan anak perempuan.

           Nah, di buku ini dijabarkan pula dengan lengkap hormon apa saja pada anak laki-laki selain hormon testosteron tadi yang berada di dalam tubuhnya


    Fisik Laki-laki


    fisik anak laki-laki

    Dari fisik tentu sudah berbeda ya dari anak perempuan. Karena secara fisik mereka lebih kuat, oleh sebab itu mereka senang sekali melakukan kegiatan fisik yang berhubungan dengan motorik kasarnya


    Cara Mereka Berpikir

           Cara mereka berpikir pun sudah berbeda dengan anak perempuan. Karena otak pria memiliki ukuran 6 persen lebih besar dari perempuan.

           Makanya ya Bunda, para lelaki itu biasanya cuma bisa fokus dalam satu hal saja sedangkan perempuan bisa fokus ke banyak hal sekaligus. Nggak aneh juga kan ya kenapa perempuan suka disebut sebagai makhluk multitasking.

           Jadi ya Bunda, kalau berbicara dengan laki-laki. Jangan langsung sekaligus banyak dan dicampur-campur. Itu hanya membuat mereka pusing dan tidak paham dengan maksud kita. Makanya ya, para lelaki itu suka kesal kalau mendengar para perempuan sudah ngomel-ngomel. Kenapa? Karena mereka tidak mengerti dengan apa yang kita omelkan itu hahaha *capek hati ya 😂


    Laki-laki Berpikir Masa Kini dan Masa Depan 


    cara berpikir anak laki-laki

           Ayah Bunda tahu nggak? Ngakkk hihihi. Gara-gara baca buku ini, saya jadi mengerti kenapa ya kalau laki-laki itu lebih cepat move on daripada perempuan ketika mereka sedang patah hati? Yaaa ternyata karena laki-laki itu suka berpikirnya ke masa sekarang dan ke depannya.

           Mereka itu nggak terpengaruh sama masa lalu. Lagian kenapa juga ya saya kasih contohnya ke patah hati, soalnya biar lebih gampang ngasih contohnya hahaha

           Makanya ya, laki-laki itu lebih visioner dari pada kaum kita perempuan. Ya karena laki-laki itu suka dengan resiko dan tantangan ke depannya. Beda banget ama kita ya


    Anak Laki-laki Berpikir Kritis dan Logis


            Nah, kalau perempuan itu kan sukanya baper ya. Beda sekali dengan laki-laki. Karena memang laki-laki itu makhluk yang senang berpikir kritis dan logis. Itu karena  otak mereka memberikan respon yang berbeda dengan sesuatu yang berbau emosi

           Mereka pun kurang menyukai kejutan. Beda ya ama kita kaum hawa yang senaaang sekali dikasih kejutan hahaha. Karena para laki-laki itu tidak suka berandai-andai. Jadi, kalau ada efek yang tidak biasa itu hanya membuat mereka kurang nyaman.

           Walau begitu bukan berarti mereka tidak suka kejutan. Mereka hanya lebih suka kalau kita langsung bertanya pada mereka apa yang mereka inginkan di hari special mereka.


    Sifat Anak Laki-laki


    karakter anak laki-laki

    - Anak laki-laki menyukai persaingan
    - Anak laki-laki itu sangat fokus
    - Cepat bosan

           Di bab selanjutnya dijelaskan secara detail bagaimana ibu itu  menjadi orang terpenting untuk anak-anaknya. Karena betapa banyak anak-anak mencari kenyamanan di luar sana ketika ibu yang seharusnya menjadi tempat mereka untuk pulang tapi menjadi tempat tak nyaman mereka, terintimidasi dan tidak dimengerti oleh sosok yang bernama ibu itu sendiri.

    Di buku ini dijelaskan bagaimana menjadi ibu yang baik untuk anak laki-laki kita dan bagaimana cara mendidik anak laki-laki agar memperlakukan juga menghormati  perempuan dengan cara yang benar

           Ada banyak hal dibahas dalam buku ini dengan bahasa yang sangat sederhana dan mudah dimengerti terutama cara mendidik anak laki-laki untuk menjadi pribadi yang super.

           Ayah Bunda bisa lihat daftar isi tadi ya pembahasan apa saja yang ada di buku ini. Soalnya nggak bisa saya tuliskan semua rangkumannya di sini. Nggak muat hihihi. Nah, itu dia Ayah Bunda review buku Great Mom, Strong Son Rahasia Mendidik Anak Laki-laki Menjadi Pribadi Super. Penasaran, kan? Yuk, langsung aja cusss ke toko buku aja ya

           Oh ya, buat Ayah Bunda, yang ingin berkenalan dengan salah satu penulisnya yaitu Ibu Bety Kristianto, bisa langsung ke blognya dan melihat tulisannya yang lain ya, yang pastinya tak kalah kecenya betykristianto.

    Kesimpulan saya setelah baca buku Great Mom, Strong Son ini adalah saya jadi pengen punya anak laki-laki juga hahaha. Aaamininnnn dong Ayah Bunda. Semoga Erysha di tahun ini bisa di kasih adik laki-laki hehehe. Biar sepasang. Aaaminnn ya Allah. Walau pun mau laki-laki atau perempuan tetap dong saya syukuri 😍.



    COPYRIGHT © 2018 PARENTING BUNDA ERYSHA | THEME BY RUMAH ES