Skip to main content

8 Manfaat Bermain Masak-masakan Untuk Menstimulus Tumbuh Kembang Anak Usia Dini yang Jarang Orangtua Ketahui

8 Manfaat Bermain Masak-masakan Untuk Menstimulus Tumbuh Kembang Anak Usia Dini yang Jarang Orangtua Ketahui

Siapa di sini para Bunda yang anaknya suka main masak-masakkan? Atau belum tertarik buat main masak-masakkan? Boleh, nih kita coba kenalin anak kita dengan mainan masak-masakan ini. Ternyata banyak, lho manfaat mainan masak-masakkan ini untuk menstimulus tumbuh kembang anak kita yang terkadang nggak kita ketahui. Apa aja sih, itu?


8 Manfaat Bermain Masak-masakan Untuk Menstimulus Tumbuh Kembang Anak Usia Dini yang Jarang Orangtua Ketahui


Memasak

1. Membangun bonding

Ketika kita mengajak dan suka menemani anak kita bermain. Otomatis itu bisa menjalin ikatan hati dan batin kita bersama anak, dong. Dan itu akan membuatnya semakin mencintai kita dengan kebersamaannya yang berkualitas bersama kita. Percaya nggak Bun, kebersamaan yang berkualitas dan sering terjalin antara kita dan anak. Itu akan menempel kuat dalam memori anak kita. Hingga kelak, ia akan mampu mengenang kita dengan manis di hatinya

2. Bermain peran

Banyak hal yang bisa anak eksplore dengan bermain peran ini. Anak bisa berperan sebagai penjual masakan, pembeli masakan, atau pura-pura menjadi ibu yang sedang memasak untuk anaknya dll. Manfaat bermain peran ini tentu banyak ya, Bun salah satunya mengajarkan anak berempati. Merasakan perasaan setiap peran yang sedang ia mainkan sehingga membuat anak belajar mengerti perasaan orang lain.

Bermain peran ini bisa kita gunakan untuk mengajarkan beberapa aspek yang abstrak dan sulit kita kenalkan pada anak seperti mengajarkan tentang emosi, tentang empati, tentang peran dll

3. Menstimulus aspek bahasa anak

Nah, kalau kita sedang main sama anak. Tentunya, kita sering dong jadinya mengajak anak berbicara, berdiskusi dll. Nah, itu bisa lho, Bun menstimulus aspek bahasa anak. Seperti melatih kemampuan bicara anak, melatih artikulasi anak dan menambah kosakata anak ketika diajak berbicara sambil bermain

Baca juga: Sudahkah Bunda Memiliki 3 Benda Penting Ini Untuk Menstimulus Tumbuh Kembang Anak Di Rumah? Yuk, Temukan Di Shopback Saat Harbolnas Nanti!

4. Mengembangkan daya imajinasi anak

Ketika anak memilih berperan menjadi apa yang ia mau dan secara berganti-ganti peran yang mau ia jalani. Sehingga secara tidak langsung anak pun terstimulus daya imajinasinya. Karena anak akan terus mencari ide, peran apa lagi yang akan ia mainkan bersama kita atau teman-temannya

5. Melatih motorik halus anak

Wah, kok bisa bermain peran jadi melatih motorik halus, Bun? Bisa dong, ketika anak memotong-motong benda yang pura-pura akan dijadikan bahan masakannya. Itu bisa melatih motorik halus anak usia dini, lho. Seperti merobek-robek kertas, memotong-motong daun dll.

6. Menstimulus sensori anak

Terus kok bisa juga bermain masak-masakkan menstimulus sensori anak, Bun? Jelas bisa. Berikan media yang dapat melatih sensori anak ketika anak ingin menjadikannya bahan masakan bagi anak seperti pasir, tanah, beras, kacang hijau dll. Ketika anak merasakan tekstur benda-benda tersebut seperti sedang meremas, mengaduk-ngaduk, menuangkannya ke tempat lain. Dari sanalah sensori anak terstimulus

Baca juga: Mainan Sederhana Yang Dapat Memberikan Banyak Stimulus Pada Anak

7. Membuat anak menyukai pekerjaan memasak

Bu ibu, nggak semua perempuan itu menyukai kegiatan memasak, lho. Jadi, nggak ada salahnya kan membuat anak menyukai kegiatan memasaknya melalui mainan ini dari usia dini. Karena memasak salah satu skill yang disarankan untuk perempuan miliki ketika ia berkeluarga nanti.

8. Sebagai pengalihan untuk anak

Terkadang kita repot banget ya, Bun kalau dikutin terus oleh anak saat harus mengerjakan pekerjaan rumah. Nah, agar kita bisa mengerjakan pekerjaan rumah tanpa baper sama anak. Kita bisa, nih mengajak anak untuk bermain masak-masakkan dan menemaninya sebentar sebelum membiarkan anak bermain sendiri

Bunda Erysha, apa anak laki-laki boleh main masak-masakkan? Tentu boleh, kenapa tidak? Bukankah sekarang kebanyakan chef-chef hebat itu juga laki-laki πŸ˜ƒ. Yah, walau pun seandainya anak kita nggak bercita-cita menjadi seorang chef juga. Paling tidak, memasak bisa dijadikan bekal anak laki-laki kita ketika ia menyandang peran suami dan menjadi seorang ayah untuk membahagiakan istri dan anak-anaknya nantinya.  Misalnya suami harus bisa memasak ketika istri sedang sakit, baru melahirkan atau memasak untuk membuat makan malam romantis bersama keluarga kecilnya kelak.

Jadi, para Bunda jangan khawatir, ya jika anak laki-lakinya suka bermain masak-masakkan. Atau jika ada yang nyinyir "Kok , anak laki-laki mainnya masak-masakan, sih?" Cuekin aja!

Nah, itu 8 manfaat bermain masak-masakan untuk menstimulus tumbuh kembang anak usia dini yang jarang orangtua ketahui. Bagaimana, Bunda ada yang ingin menambahkah lagi? Saya baru ingetnya segini, nih

Comments

  1. Anakku hobi ni mba... Klo dia lgi masak-masakan..asyik banget. Kadang malah trus tak tinggal didapur, masak beneranπŸ˜€πŸ˜€

    Syukurlah klo banyak manfaatnya

    ReplyDelete
  2. serunya punya anak cewek, anak saya cowok dua2nya, minta ditemanin main mobil-mobilan hahaha

    ReplyDelete
  3. Nah, suka penutupnya saya..Karena saya tipe yang tetap ngajakin anak ke dapur meski mereka laki semua. Buka apa-apa, satu saat merela biar bisa membantu diri sendiri ..dan seterusnya seprti manfaat yang disebutkan di atas..:)

    ReplyDelete
  4. Adeku yang perempuan pas masih kecil suka banget main masak-masakan sampai wajan ibu di pakai buat main masak-masakan, sampai ibu marah-marah haha karena wajannya diisi pasir sama telur di kulkas di pakai semua buat main haha..

    lucu deh kalau ingat waktu itu..

    ReplyDelete
  5. Manfaatnya banyak, ya Bunda. Buat anak cowok. Saya pun senang ketika anak cowok mau belajar masak.

    ReplyDelete
  6. nggak nyangka juga yak...main masak2 gini banyak manfaatnya..si kecil suka banget main kaya beginian

    ReplyDelete
  7. wah dulu anak perempaunku jarang main masak2an suaknya dia main boneka hewan dan berkomunikasi dengannya

    ReplyDelete
  8. waktu kecil saya ikutan nimbrung mbak main masak2an, kadang jadi bapak kadang jadi si anak, haha, kadang jadi pedagang, berimajinasi nyari tanaman sekitar seolah2 sayur mayur...

    Saya paling ingat tuh, batu bata di halusin/ditumbuk, kasih air sedikit, jadi deh saus pecel ala-ala anak anak,, haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi kreatifnya ya Pak Sabda waktu kecilnya. Pantesan pinter πŸ‘

      Delete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Semoga bisa memberi manfaat. Mohon untuk tidak meninggalkan Link Hidup, ya πŸ˜ƒ dan komentar Ayah Bunda bisa muncul setelah lewat persetujuan saya dan saya mohon maaaf sekali, jika ada komen tak sempat terbalas oleh saya karena keterbatasan saya. Maaf. Terima kasih πŸ™

Popular posts from this blog

Cara Membuat dan Bermain Finger Painting Untuk Anak Usia Dini

Hai-hai Ayah Bunda! Hari ini saya ingin berbagi kegiatan saya bersama Erysha (1y8m). Yaitu membuat dan bermain Finger Painting untuk anak usia dini.  Cara membuatnya sederhana, tetapi banyak memberikan stimulus pada tumbuh kembang anak kita.

Buat Ayah Bunda yang belum tahu, apa sih itu finger painting? Finger painting adalah jenis kegiatan membuat gambar yang dilakukan dengan cara menggoreskan adonan warna (bubur warna) secara langsung dengan jari tangan secara bebas di atas bidang gambar, batasan jari di sini adalah semua jari tangan, telapak tangan, sampai pergelangan tangan (Sumanto, 2005).

Kalau gitu, langsung aja yuk kita buat! Hari ini saya sudah menyiapkan semua bahannya dan mengajak Erysha untuk bersiap-siap pula bermain-main dengan catnya.

Baca juga: FINGER PAINTING UNTUK ANAK USIA DINI "MEMBUAT POHON"

Cara Membuat dan Bermain Finger Painting
Alat dan Bahan

1. Cat warna khusus edukasi anak atau cat biang
2. Koran
3. Air
4. Beberapa wadah kecil untuk tempat cat
5. Air

Pijat Wajah Untuk Anak Terlambat Bicara

Hai Bunda, sebagai orang tua yang masih punya balita, terkadang kita suka khawatir ya. Kok, anak saya umur segini belum bisa ngomong ya? Kok, anak orang lain udah bisa ngomong ya? Kenapa ya, anak saya di diagnosa terlambat bicara oleh dokter? Terus, apa sih yang harus saya lakukan buat menstimulus kemampuan bicara anak saya? Dan masih banyak pertanyaan lainnya yang pastinya menggangu pikiran kita ya, Bun.

       Nah, sebelum kita bahas lebih lanjut tentang pijat wajah untuk anak terlambat bicara. Sebaiknya, Bunda perlu tahu terlebih dahulu, apa saja sih yang menyebabkan seorang anak bisa terlambat bicara? Apa yang harus kita lakukan jika anak kita menunjukkan gejala terlambat bicara? Dan apa saja sih yang bisa kita lakukan untuk menstimulusnya? Boleh, baca di sini dulu ya.

Menurut dr Attila Dewanti, SpA(K) Neurologi mengatakan pada usia tiga tahun, anak mulai bermain dengan teman sebayanya. Kalau anak mengalami keterlambatan bicara, sebaiknya segera lakukan terapi. Karena jika tidak,…

Serunya Bermain Kucing Dan Tikus Bersama Anak-Anak

Ayah bunda, di tengah kesibukan saya sebagai ibu rumah tangga baru dan mempunyai seorang balita. Allhamdulillah masih diberikan kesempatan untuk saya mengajar kembali walau sebulan hanya sekali atau dua kali. Tetapi bukan semata-mata untuk mencari uang, ini hanya sebagai salah satu bentuk peran saya di masyarakat dan juga untuk aktualisasi diri setelah kurang lebih hampir 2 tahun saya tidak mengajar lagi ketika memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga. 
        Hari ini saya akan menceritakan salah satu kegiatan saya bersama anak-anak didik saya. Langsung aja ya bun, pagi itu setelah kami perkenalan, saya mengajak mereka bermain permainan kucing dan tikus. Permainan ini sepertinya sudah tidak begitu asing ya di dengar, tetapi keseruan dari permainan ini tak akan pernah habis. Malah bikin anak-anak pada nagih.
        Apa sich itu permainan kucing dan tikus? Permainan ini bisa dimainkan paling sedikit 8 orang. Nah bagaimana ya cara bermainnya ?


Serunya Bermain Kucing Dan Tikus Bersa…

7 Pertanyaan tentang Anak Berkebutuhan Khusus

Hai-hai Ayah Bunda. Beberapa hari yang lalu, saya diundang untuk mengisi sebuah komunitas parenting online mengenai "Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Sejak Dini Melalui Tumbuh Kembang Anak". Materinya boleh lihat di sini ya dan saya merangkum pertanyaannya tentang anak berkebutuhan khusus di tulisan saya minggu ini. Siapa tahu bisa memberi manfaat untuk para orangtua yang lainnya
Pertanyaan tentang Anak Berkebutuhan khusus
1. Bunda Epah Assalamualaikum. saya punya anak yang sudah berumur 2 tahun 3 bulan. Tapi belum ada kosa kata yang dapat dimengerti dan anak saya terkadang kurang respon terhadap perintah atau pun panggilan dari orang termasuk saya, walau ada kalanya dia juga dengar dan tahu apa yang kami ucapkan, apa anak saya termasuk ke dalam Anak Berkebutuhan Khusus ya Bun?

Namun dari pandangan saya, daya fokus dan ingatan serta pendengarannya baik karena setiap kali hp berbunyi dia tahu dimana sumber bunyi suaranya dan selalu ingat gerakan dan gaya tokoh di video ya…