Skip to main content

9 Tips Aman Bepergian Bersama Si Kecil dengan Kendaraan Umum

9 tips aman bepergian bersama si kecil dengan kendaraan umum


Hai Bunda!

Sebagai seorang ibu yang adakalanya kita terpaksa ya harus bepergian hanya berdua dengan si kecil tanpa Ayahnya di samping kita, dan dengan menggunakan kendaraan umum pula. Seperti bepergian ke luar kota atau ke tempat yang jauh. Membuat kita cukup was-was juga ya, Bun. Apalagi, yang kita khawatirkan itu bukan hanya tentang kita. Tetapi, juga tentang si kecil yang sedang bersama kita.

Kita memang tidak bisa memprediksi kejadian di perjalanan kita nanti. Tetapi, paling tidak kita bisa ya, Bun meminimalisir sesuatu yang tidak kita inginkan terjadi. Nah, berikut tips yang aman untuk kita dan si kecil bepergian dengan menggunakan kendaraan umum

9 Tips Aman Bepergian Bersama Si Kecil dengan Kendaraan Umum



ibu  dan anak

1. Pilihlah pakaian yang nyaman dan tidak berlebihan 

Pilihlah pakaian yang nyaman untuk kita dan membuat kita mudah bergerak, tidak mencolok dan tidak berlebihan. Begitu juga, pakaikanlah pakaian yang tidak menarik perhatian orang lain untuk si kecil.

Pakaian yang praktis akan membuat kita mudah bergerak jika sesuatu yang tidak diingankan terjadi pada kita. Jangan sampai ya, Bun

2. Tidak memakai perhiasan berlebihan 

Bunda, terkadang sebagai orangtua. Kita pengen ya memakaikan semua perhiasan emas untuk anak kita. Tetapi, sebenarnya itu bisa membahayakan si kecil, lho. Mengapa? Karena perhiasan emas akan membuat anak kita terlihat lebih menarik sehingga, menimbulkan keinginan yang tidak baik pada orang lain untuk merampas perhiasan anak kita.

Karena kita juga tidak pernah tahu ya, Bun isi hati orang lain. Jadi, menjaga tetap terasa lebih baik. Kalau Bunda ingin memakaikan perhiasan emas pada anak, cukup anting saja yang anak gunakan. Tidak perlu memakaikan yang lainnya

3. Pilihlah posisi duduk yang aman

Pilihlah posisi duduk yang aman dan mudah dilihat orang lain seperti memilih duduk di belakang sopir, dan di depan. Jangan di paling belakang atau pojokan karena membuat kita dengan mudahnya menjadi sasaran orang yang berkeinginan jahat pada kita

4. Tidak mudah percaya dengan orang lain

Jangan mudah percaya dengan orang lain, seperti dengan orang yang mencoba sok akrab pada kita atau kepada orang yang pura-pura akan menolong membawakan barang kita. Bukannya kita berburuk sangka pada orang lain ya, Bun. Tetapi, ini hanya sekedar untuk kehati-hatian saja. Ingat ya, Bun buruk sangka dengan waspada itu berbeda.

5. Tidak menerima makanan / minuman pemberian orang lain

Sebaiknya kita jangan menerima makanan atau minuman dari orang lain ya, Bun. Karena saat ini banyak modus pencurian dengan memasukkan zat tertentu ke dalam makanan atau minuman yang dilakukan pencuri pada korbannya untuk mengambil barang berharga milik korban.

Jika, ada yang menawarkan makanan atau minuman pada kita. Tolaklah dengan sopan. Karena siapa tahu orang yang menawarkan makanan atau minuman pada kita memang bermaksud baik

6. Beristirahatlah di tempat yang ramai

Jika, di perjalanan Bunda atau si Kecil merasa lelah. Carilah tempat istirahat yang memang ramai. Tempat yang ramai membuat orang yang bermaksud kurang baik pada kita, sulit melancarkan aksinya

7. Jangan hilangkan pandangan kita dari si kecil

Bunda, jangan pernah hilangkan pandangan kita sedikit pun dari si kecil. Jangan asyik bermain handphone, karena terkadang ketika kita asyik dengan handphone, membuat kita menjadi kurang fokus dengan keadaan di sekitar. Dan ini akan dijadikan kesempatan baik oleh penculik untuk menculik anak kita. Dekap dan pegang terus anak kita termasuk di kamar mandi.

Baca juga: Ayah Bunda, Jauhkan Anak Dari 6 Jenis Bahaya Ini. Berikut Tips Cara Menjelaskannya Pada Anak dari Segi Parenting

8. Simpan barang-barang berharga di tempat yang aman.

Jangan simpan barang berharga kita di tempat yang mudah dijangkau orang lain! Dan genggamlah barang kita dengan erat

9. Doa

Setelah kita berusaha, jangan lupa sertai doa di dalamnya. Karena

"Doa tanpa usaha adalah mustahil dan usaha tanpa doa adalah kesombongan"
Baca juga: Menumbuhkan Fitrah Iman Anak di Usia Keemasan


Berikut 9 tips aman bepergian bersama si kecil dengan menggunakan kendaraan umum. Tips di atas bukan untuk membuat kita parnoan ya, Bun.  Tapi untuk membuat kita hati-hati saja dan tidak memberikan kesempatan pada orang lain memiliki celah untuk berniat buruk pada kita. Ingat kata Bang Napi bahwa kriminalitas itu datang bukan adanya niat buruk dari pelaku, tetapi karena adanya kesempatan dari kita. Untuk itu berhati-hati tetaplah lebih baik. Apa Bunda ingin menambahkan? 😉

Comments

  1. Bener banget, untuk ukuran jaman sekarang memang kita harus selalu hati2, apalagi bawa si kecil...
    Tambahan satu bun, simpan nomor2 penting di hp dengan menggunakan quick call, jadi jika sesuatu terjadi kita bisa dengan cepat menghubungi suami, sanak sodara, atau bahkan polisi dan petugas kesehatan ...

    ReplyDelete
  2. Jadi keingat kasus modus penculikan di kereta yg kemaren heboh ya bun. Saya sampai sekarang belum berani berdua anak aja naik kendaraan umum jadi selalu tergantung pak su. Semoga tips ini membantu saat kepepet harus naik kendaraan umum berdua anak 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener bun. Klo ga kepepet mah mendingan ada yang nemenin klo pergi jauh-jauh gitu

      Delete
  3. Tambahan info buat aku nih. Udah agak lama juga nggak ngajak anakku travelingan berdua.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya ampunnn saya merasa terhormat dikunjungi oleh penulis profesional seperti bunda Nunik. Makasih ya kunjungannya 🙏

      Delete
  4. kalau aku pergi berduaan biasanya memilih naik travel mba karena kan orangnya dikit kalau naik bis yang banyakan ga berani hehehe..

    ReplyDelete
  5. Wah kebetulan sekali saya ketemu tulisan ini. Karena sekarang saya baru pindahan dan tidak punya ART, sehingga apabila harus pergi-pergi untuk keperluan jadi harus bawa anak. Semoga tipsnya bisa bermanfaat untuk ibu-ibu yang lain.

    ReplyDelete
  6. Gegara heboh model penculikan baru, jadi parno kalau mau bepergian bareng anak aja

    ReplyDelete
  7. Setuju banget Bunda..
    Apalagi yang pakai perhiasan. Sering lihat anak kecil sudah dipakein perhiasan lengkap. Kuatirnya gara-gara yang berkilauan itu ada yang tertarik dan nyakitin dia, dijambret..dll..Astaghfirullah..Jangan sampai ya. Mending cukup anting kecil saja sebagai penanda dia anak perempuan.

    ReplyDelete
  8. Menyiapkan makanan sepertinya penting juga...anak-anak biasanya rewel dikendaraan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya Bun. Tetapi, karena saya fokus kontennya ke keamanan saja. Jadi ga bhas ke kenyamanannya. Tpi sepertinya perlu juga ya nanti bahas ttb kenyamanan d konten selanjutnya 😉

      Delete
  9. kalau naik kendaran umum sama anak emang harus ekstra hati2 dan tetap fokus meskipun susah, soalnya apalagi anak kecil dikendaraan suka banyak gaya :D jadi kita harus sigap & emang hrs banyak2 doa biar terhindar dr hal2 aneh :)

    ReplyDelete
  10. Aku ajari anak2ku naik kendaraan umum sejak dini. Biar mereka bisa mandiri kelak ga bikin rempong orang lain. Belajar bertoleransi juga kan sama orang di sekitar. Pakaian berbahan adem itu penting banget biar ga kepanasan maupun kedinginan. Ga usah dipakein barang2 bling2, ntar ngundang penjahat ih amit2 ya bun hehehe :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Semoga bisa memberi manfaat. Mohon untuk tidak meninggalkan Link Hidup, ya 😃 dan komentar Ayah Bunda bisa muncul setelah lewat persetujuan saya dan saya mohon maaaf sekali, jika ada komen tak sempat terbalas oleh saya karena keterbatasan saya. Maaf. Terima kasih 🙏

Popular posts from this blog

Cara Membuat dan Bermain Finger Painting Untuk Anak Usia Dini

Hai-hai Ayah Bunda! Hari ini saya ingin berbagi kegiatan saya bersama Erysha (1y8m). Yaitu membuat dan bermain Finger Painting untuk anak usia dini.  Cara membuatnya sederhana, tetapi banyak memberikan stimulus pada tumbuh kembang anak kita.

Buat Ayah Bunda yang belum tahu, apa sih itu finger painting? Finger painting adalah jenis kegiatan membuat gambar yang dilakukan dengan cara menggoreskan adonan warna (bubur warna) secara langsung dengan jari tangan secara bebas di atas bidang gambar, batasan jari di sini adalah semua jari tangan, telapak tangan, sampai pergelangan tangan (Sumanto, 2005).

Kalau gitu, langsung aja yuk kita buat! Hari ini saya sudah menyiapkan semua bahannya dan mengajak Erysha untuk bersiap-siap pula bermain-main dengan catnya.

Baca juga: FINGER PAINTING UNTUK ANAK USIA DINI "MEMBUAT POHON"

Cara Membuat dan Bermain Finger Painting
Alat dan Bahan

1. Cat warna khusus edukasi anak atau cat biang
2. Koran
3. Air
4. Beberapa wadah kecil untuk tempat cat
5. Air

Pijat Wajah Untuk Anak Terlambat Bicara

Hai Bunda, sebagai orang tua yang masih punya balita, terkadang kita suka khawatir ya. Kok, anak saya umur segini belum bisa ngomong ya? Kok, anak orang lain udah bisa ngomong ya? Kenapa ya, anak saya di diagnosa terlambat bicara oleh dokter? Terus, apa sih yang harus saya lakukan buat menstimulus kemampuan bicara anak saya? Dan masih banyak pertanyaan lainnya yang pastinya menggangu pikiran kita ya, Bun.

       Nah, sebelum kita bahas lebih lanjut tentang pijat wajah untuk anak terlambat bicara. Sebaiknya, Bunda perlu tahu terlebih dahulu, apa saja sih yang menyebabkan seorang anak bisa terlambat bicara? Apa yang harus kita lakukan jika anak kita menunjukkan gejala terlambat bicara? Dan apa saja sih yang bisa kita lakukan untuk menstimulusnya? Boleh, baca di sini dulu ya.

Menurut dr Attila Dewanti, SpA(K) Neurologi mengatakan pada usia tiga tahun, anak mulai bermain dengan teman sebayanya. Kalau anak mengalami keterlambatan bicara, sebaiknya segera lakukan terapi. Karena jika tidak,…

Serunya Bermain Kucing Dan Tikus Bersama Anak-Anak

Ayah bunda, di tengah kesibukan saya sebagai ibu rumah tangga baru dan mempunyai seorang balita. Allhamdulillah masih diberikan kesempatan untuk saya mengajar kembali walau sebulan hanya sekali atau dua kali. Tetapi bukan semata-mata untuk mencari uang, ini hanya sebagai salah satu bentuk peran saya di masyarakat dan juga untuk aktualisasi diri setelah kurang lebih hampir 2 tahun saya tidak mengajar lagi ketika memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga. 
        Hari ini saya akan menceritakan salah satu kegiatan saya bersama anak-anak didik saya. Langsung aja ya bun, pagi itu setelah kami perkenalan, saya mengajak mereka bermain permainan kucing dan tikus. Permainan ini sepertinya sudah tidak begitu asing ya di dengar, tetapi keseruan dari permainan ini tak akan pernah habis. Malah bikin anak-anak pada nagih.
        Apa sich itu permainan kucing dan tikus? Permainan ini bisa dimainkan paling sedikit 8 orang. Nah bagaimana ya cara bermainnya ?


Serunya Bermain Kucing Dan Tikus Bersa…

7 Pertanyaan tentang Anak Berkebutuhan Khusus

Hai-hai Ayah Bunda. Beberapa hari yang lalu, saya diundang untuk mengisi sebuah komunitas parenting online mengenai "Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Sejak Dini Melalui Tumbuh Kembang Anak". Materinya boleh lihat di sini ya dan saya merangkum pertanyaannya tentang anak berkebutuhan khusus di tulisan saya minggu ini. Siapa tahu bisa memberi manfaat untuk para orangtua yang lainnya
Pertanyaan tentang Anak Berkebutuhan khusus
1. Bunda Epah Assalamualaikum. saya punya anak yang sudah berumur 2 tahun 3 bulan. Tapi belum ada kosa kata yang dapat dimengerti dan anak saya terkadang kurang respon terhadap perintah atau pun panggilan dari orang termasuk saya, walau ada kalanya dia juga dengar dan tahu apa yang kami ucapkan, apa anak saya termasuk ke dalam Anak Berkebutuhan Khusus ya Bun?

Namun dari pandangan saya, daya fokus dan ingatan serta pendengarannya baik karena setiap kali hp berbunyi dia tahu dimana sumber bunyi suaranya dan selalu ingat gerakan dan gaya tokoh di video ya…