Skip to main content

9 Manfaat Ngeblog bagi Ibu Rumah Tangga

9 Manfaat Ngeblog bagi Ibu Rumah Tangga
Pixabay

Semuanya berawal dari ngeblog. Semula yang ku tahu passionku adalah mengajar dan aku suka sekali menjadi guru. Karena memang menjadi guru adalah cita-citaku sewaktu kecil. Walau mungkin untuk saat ini orangtua sudah mulai ketakutan jika anak-anaknya bercita-cita menjadi seorang guru, karena banyaknya kasus kriminal pada guru, membuat nilai guru itu menjadi semakin berkurang harganya dan kurang terhormat di zaman now seperti ini.

Ya sudahlah hari ini aku tidak ingin bercerita panjang mengapa itu bisa terjadi, tetapi mungkin di lain waktu.

Karena banyak sekali cerita dan pengalamanku menjadi seorang guru, membuatku mengira bahwa passionku adalah mengajar saja. Namun, ketika ku memutuskan berkarier menjadi seorang ibu rumah tangga karena ingin fokus dulu ke Erysha (2y), ku menemukan sesuatu yang lain. Menemukan dunia baru yang selama ini tak ku kenali dan tak ku sedari dari diriku bahwa aku juga memiliki passion menulis. Yah, menulis.

Semuanya berawal dari sebuah keinginanku yang ingin tetap berbagi ilmu. Bertahun-tahun kuliah pendidikan dan mengajar, rasanya begitu sayang, jika aku tidak berbagi untuk orang lain. Akhirnya, belajarlah aku menulis dan ngeblog di www.yenisovia.com. Isinya khusus parenting anak umum dan anak berkebutuhan khusus

Sempat aku berkali-kali bertanya pada diriku "Apa benar aku punya passion menulis?" Tetapi, setelah semua pencapaianku dan allhamdulillah berkali-kali menang lomba menulis baik dari blog mau pun bukan. Membuatku baru menyadari bahwa aku mempunyai passion menulis.

Baca juga: Satu Tahun Ngeblog. 8 Hal Ini yang Tidak Terduga Saya Capai

Hingga suatu hari, ada seseorang yang mengirimkan pesan padaku untuk mengajakku bekerjasama membuat sebuah buku antologi dengan judul "The Magic of Doa" dan aku pun meng-iyakannya. Rasanya itu senenggggg banget. Karena aku pun ingin berbagi sedikit kisahku dan menguatkan siapa pun di luar sana dalam suka duka menjalani kehidupan ini.

Buku ini, penuh kisah luar biasa dari para penulisnya dan insyAllah bulan ini, buku antologi pertamaku ini akan terbit. Doakan lancar ya, Bunda dan bagi Bunda yang ingin memesan bukunya, boleh hubungi aku, ya di kontak atau facebookku. Harga bukunya Rp. 65.000,- (belum termasuk ongkir). Oh iya, cover bukunya menyusul ya hihihi 😂


9 Manfaat Ngeblog bagi Ibu Rumah Tangga

Blog
Pixabay

Ok kita lanjut ya berbicara soal ngeblog ini. Ada banyak manfaat yang aku rasa dari kegiatan ngeblog ini yaitu:

1. Media terapi

Dengan menulis di blog, membuat kita bisa mencurahkan apa pun uneg-uneg di dalam hati kita. Tetapi, tetap ya Bun kita berusaha menjaga etikanya. Lebih baik kita jadikan ngeblog ini untuk membahas hal-hal yang positif saja daripada kita nyampah atau membuka aib orang lain di depan umum. Hah kok bisa di depan umum? Iya dong karena blog juga salah satu media sosial online dimana tulisan kita bisa terbaca oleh orang lain

Nah, dari blog ini bisa mengurangi kegelisahan dan tingkat stres di dalam diri kita. Jika, kita sering menulis untuk menyampaikan sesuatu yang positif pada diri kita dan orang lain. Secara tidak sadar, jiwa kita pun terobati dengan perlahan. Apalagi untuk ibu rumah tangga yang sehari-hari waktunya ia habiskan banyak di rumah tanpa banyak teman dan tempat bercerita. Iya sih, ada pak suami. Tetapi, tetep aja ya Bun kalau kita ingin bercerita harus pinter-pinter lihat situasi dan kondisi pak suaminya dulu. Jangan sampai pak suami baru pulang kerja udah langsung disambut dengan berbagai keluhan kita tentang anak, tentang rumah dll, yang ada pak suaminya pulang-pulang tambah stres hihihi *ceritanya lagi ngingetin diri sendiri, nih 😂.

2. Tempat berbagi

Nah, awal aku ngeblog adalah niatnya memang untuk berbagi. Karena aku tidak tahu bagaimana membuat diriku bisa banyak bermanfaat dan berarti bagi orang lain. Karena tetap

"Sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat untuk banyak orang"

Akhirnya ku bagikan ilmuku lewat ngeblog ini

3. Sarana belajar

Setahun yang lalu, waktu awal belajar menulis dan ngeblog. Jujur sempet aku ngerasa pusing dibuatnya. Kenapa? Karena ngeblog itu bukan hanya kita harus belajar menulis, tetapi juga harus bisa dan mengerti tentang teknologinya. Seperti belajar ngedit tema blog, belajar istilah pernak pernik ngeblog, belajar bagaimana blog kita terindeks oleh mesin google, belajar meningkatkan traffic blog, cara mempromosikan tulisan dan blog kita, mencari banyak ilmu untuk bahan tulisan kita dan masih banyak lagi.

Walau awalnya sempet stres juga belajar begituan, tetapi lama-lama aku juga jadi tertantang dan merasa ilmuku nambah terus. Karena mau ga mau kita harus belajar apapun profesi yang kita pilih.

"Terus belajar adalah satu cara kita agar tetap bergairah menjalani hidup ini. Karena terus belajar akan membuat hidup kita lebih hidup"
Kok bisa? Iya dong karena akal dan pikiran kita dilatih terus dan hati kita merasa selalu haus akan ilmu sehingga kita tidak akan mudah rentan bosan menjalani aktivitas kita yang sama saja setiap harinya. Jadi, ngeblog bermanfaat sekali bagi ibu rumah tangga seperti kita

4. Belajar menulis

Inget nggak Bun, dulu waktu pelajaran bahasa Indonesia alias tema mengarang. Kita selalu memulai sebuah tulisan kita dengan kata-kata yang sama yaitu "Pada suatu hari" atau kata-kata yang sejenis lainnya. Dulu kita kaku banget ya nulisnya. Tapi, kalau nulis di blog, kita nggak usah sekaku itu. Kita bisa belajar menulis dengan bebas dan menjadi diri kita sendiri.
 
5. Bisa mengeluarkan suara kita

Jika kita protes akan sesuatu tetapi cuma dipendam rasanya, gimanaaaa gitu. Apalagi kita ibu rumah tangga, siapa yang akan mendengarkan protes dan keluhan kita. Paling pak suami lagi pak suami lagi 😂😂. Tetapi, kalau di blog kita bisa menulis dan menyuarakan suara kita. Termasuk ngasih saran pada pemerintah tentang naiknya harga makanan pokok wkwwkwwk 😂 *Curhat yang terselubung 😂. Dan tulisan kita pasti banyak yang baca kalau sudah terindeks oleh mesin google

6. Meninggalkan jejak langkah

Bunda tahu nggak, kalau ngeblog itu bisa ninggalin jejak langkah atau kenangan kita pada anak-anak kita kelak, lho. Sekarang banyak kok para blogger yang menceritakan tentang anak-anak dan keluarganya di blog mereka. Agar sampai kapan pun tulisan itu bisa tetap anak-anak kita lihat bahkan ketika kita telah tiada. Itu pasti bersejarah bagi mereka tentang semua cerita masa-masa kecil mereka dan memberikan banyak pesan pada mereka
Lalu apa kelebihannya nulis cerita anak kita di blog daripada nulis di buku diary? Kalau kita nulis di blog. Sampai kapan pun tulisan kita tidak akan pernah hilang dan selalu terjaga. Jadi, gak akan ada ceritanya kotor, basah atau lembarannya penuh dan enaknya lagi, nulis di blog itu bisa kita lihat kapan pun dan di mana pun

7. Menambah pertemanan

Sebagai ibu rumah tangga yang kita lebih banyak waktu di rumah, membuat kita memiliki sedikit teman ya, Bun. Tetapi, jika kita ibu rumah tangga dan ngeblog juga. Kita bisa bergabung dengan banyak komunitas blogger, lho. Sehingga kita bisa memiliki banyak teman dari rumah dan berbagi cerita serta ilmu dengan mereka

8. Menjadi produktif

Setiap orang memiliki kacamata produktif masing-masing. Seperti produktifnya wanita karier tentu berbeda dengan produktifnya ibu rumah tangga. Buat ibu rumah tangga, jangan khawatir belajar menulis dan berbagi manfaat pada orang lain dari blog kita, itu juga disebut produktif, lho. Apa pun yang kita kerjakan, terpenting kekonsistenannya untuk lebih baik

Baca juga: Bunda Ingin Menjadi Ibu yang Produktif? Begini Caranya!

Baca juga: Sudahkah Kita Membuat Resolusi Untuk Menjadi Seseorang yang Produktif dalam Hidup Kita?
9. Berpenghasilan

Sebagai ibu rumah tangga kita tetap bisa berpenghasilan lho, Bun dari sebuah blog. Seperti mendapatkan tawaran kerjasama suatu agensi untuk reviw produk, tawaran kerjasama pasang iklan, diterima oleh google adsene, ngendorse, buzzer, menjadi penulis buku, penulis konten dll.

Tetapi, agar blog kita bisa berpenghasilan seperti itu, tentu tidak mudah. Butuh ilmu, butuh waktu, butuh konsisten. Makanya jangan aneh mengapa para blogger yang berpenghsilan tersebut, pada umumnya butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun blog mereka. Karena memang itu semua tidaklah mudah. 

"Dibalik sebuah kesuksesan ada banyak cerita di belakangnya"

Nah, itu Bunda 9 Manfaat ngeblog bagi ibu rumah tangga. Apa Bunda tertarik jugakah mau mencoba ngeblog? Yuk, jangan ragu untuk memulainya dari sekarang, ya 😉


Comments

  1. Bunda yang nomor 6 bikin jleb saya. Meninggalkan jejak langkah.
    Jadi ada teman yang kena kanker..beberapa waktu terakhir dia ngeblog, katanya pengin putra-putri Beliau yang masih Balita dua-duanya bisa baca kisah Ibunya saat Ibunya tiada. Beneran Beliau berpulang saat anak-anak SD. Dan saya yakin mereka bisa baca semua rasa yang dituliskan Ibunya..hiks

    ReplyDelete
  2. Alhamdulilah keren banget selamat y mba :) semoga buku antologinya laris manis xixxi

    sejak ngeblog memang banyak hal tak terduga yang didapatkan y mba salah satunya berpenghasilan ini bikin semangat nulis jadi berapi-api hahhaa

    ReplyDelete
  3. aku setuju dengan 9 manfaat di atas, selamat yaa untuk bukunya :) hari gini ibu rumah tangga penting untuk selalu men-upgrade dirinya dengan hal2 sesuai minat

    ReplyDelete
  4. Intinya, ngeblog banyak manfaatnya ya, Mbak...

    ReplyDelete
  5. Blog sangat membantu untuk mengaktualisasi diri melalui kata-kata. Misalnya orang seperti saya yang hampir 24 jam ada di dalam rumah, blog sangat membantu untuk "piknik" dari segala kejenuhan

    ReplyDelete
  6. Setuju Bun, ngeblog memang banyak manfaatnya.

    ReplyDelete
  7. Saya masih baru banget ngeblog. Sebelumnya cuma suka nulis-nulis sendiri di jurnal. Belakangan mulai berani untuk berbagi tulisan melalui blog. Sebagai ibu rumah tangga, menulis itu seperti hiburan tersendiri buat saya. Saya tentu masih perlu banyak (banget) belajar, karena masih sangat baru di bidang ini. Terima ksh mba Yeni, tulisannya memotivasi saya untuk lebih serius lagi ngeblog. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semangattt terus ya bun nulisnya dan berbgi kebaikan pda orang lain 😘

      Delete
  8. Dari semua poin alasan tersebut, saya banget daaahh...

    Namun bagi saya yang nomer 1 adalah meninggalkan jejak buat anak cucu saya nanti.

    Saya ingin agar suatu saat cucu saya menulis nama saya atau anak saya di Google maka akan bertemu tulisan saya meski mungkin saya udah gak di dunia ini.

    Makanya isi blog saya campur2, semua hal yang saya alami sendiri.

    Yang kedua adalah berbagi 😊

    ReplyDelete
  9. Aku setuju banget mbk. Gk hanya bagi ibu rumah tangga, kayanya bagi semua profesi bgus buat ngeblog. Apalagi sbgai media terapi. Makasih sharingnya mbk. Salam, muthihauradotcom

    ReplyDelete
  10. Keren mbak, udah punya antologi.
    Bagi orang introvert kayak saya, blog sangat cocok buat media terapi. Namanya juga introvert kalau ada masalah agak susah buat share ke orang lain. Padahal masalah yang dipendam semakin lama akan membuat kita depresi. Dengan blog, bisa lebih mudah buat share ke orang lain. Jadi sekarang gak ada lagi masalah-masalah yang dipendam. Pikiran jadi lebih sehat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bun suami saya juga seorang instrovert juga. Jadi klo nulis utk privacy sendiri juga

      Delete
  11. mbak perdana menjejak di sini. Salam kenal ya. Aaah baca ini tersadarkan...iya benar kalo via blog nulisnya ga bakal ada yang namanya lembar kertas rusak, kotor, sobek, jadi kenangan untuk anak cucu kita akan selalu ada dan bisa dibaca dari belahan dunia manapun ya pastinya. Bagus postingannya mbak..... :)

    ReplyDelete
  12. Benar mb setelah menjadi irt karena promil yang bener2 kuniatkan waktu itu mpe dpate tiket hamil setelah 3 tahun menunggu ahirnya cara biar tetep happy itu ngeblog emang...bisa melepaskan beban atau sarana berekspresi, syukur cerita pengalaman kita bisa diambil pembelajarannya buat yang nyasar baca ya...syukaaa

    ReplyDelete
  13. E aku dulu juga cita2 jadi guru loh soalnya bapakku guru juga

    ReplyDelete
  14. Poinnya semua bener. Minimal buat diri sendiri, dan kalau bisa bermanfaat buat orang lain itu bonus

    ReplyDelete
  15. yahhh daftar diatas ga untuk ibu rumah tangga juga lho mbak, saya juga merasakan hal yang sama :D

    saya paling suka momen ngblog itu seperti media terapi. saya bisa lupakan sejenak penatnya kerjaan kantor, dan permasalahan yang kadang mengganggu, Apalagi kalau sampai nulis nya bentuk curhat.. haha

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Semoga bisa memberi manfaat. Mohon untuk tidak meninggalkan Link Hidup, ya 😃 dan komentar Ayah Bunda bisa muncul setelah lewat persetujuan saya dan saya mohon maaaf sekali, jika ada komen tak sempat terbalas oleh saya karena keterbatasan saya. Maaf. Terima kasih 🙏

Popular posts from this blog

Cara Membuat dan Bermain Finger Painting Untuk Anak Usia Dini

Hai-hai Ayah Bunda! Hari ini saya ingin berbagi kegiatan saya bersama Erysha (1y8m). Yaitu membuat dan bermain Finger Painting untuk anak usia dini.  Cara membuatnya sederhana, tetapi banyak memberikan stimulus pada tumbuh kembang anak kita.

Buat Ayah Bunda yang belum tahu, apa sih itu finger painting? Finger painting adalah jenis kegiatan membuat gambar yang dilakukan dengan cara menggoreskan adonan warna (bubur warna) secara langsung dengan jari tangan secara bebas di atas bidang gambar, batasan jari di sini adalah semua jari tangan, telapak tangan, sampai pergelangan tangan (Sumanto, 2005).

Kalau gitu, langsung aja yuk kita buat! Hari ini saya sudah menyiapkan semua bahannya dan mengajak Erysha untuk bersiap-siap pula bermain-main dengan catnya.

Baca juga: FINGER PAINTING UNTUK ANAK USIA DINI "MEMBUAT POHON"

Cara Membuat dan Bermain Finger Painting
Alat dan Bahan

1. Cat warna khusus edukasi anak atau cat biang
2. Koran
3. Air
4. Beberapa wadah kecil untuk tempat cat
5. Air

Pijat Wajah Untuk Anak Terlambat Bicara

Hai Bunda, sebagai orang tua yang masih punya balita, terkadang kita suka khawatir ya. Kok, anak saya umur segini belum bisa ngomong ya? Kok, anak orang lain udah bisa ngomong ya? Kenapa ya, anak saya di diagnosa terlambat bicara oleh dokter? Terus, apa sih yang harus saya lakukan buat menstimulus kemampuan bicara anak saya? Dan masih banyak pertanyaan lainnya yang pastinya menggangu pikiran kita ya, Bun.

       Nah, sebelum kita bahas lebih lanjut tentang pijat wajah untuk anak terlambat bicara. Sebaiknya, Bunda perlu tahu terlebih dahulu, apa saja sih yang menyebabkan seorang anak bisa terlambat bicara? Apa yang harus kita lakukan jika anak kita menunjukkan gejala terlambat bicara? Dan apa saja sih yang bisa kita lakukan untuk menstimulusnya? Boleh, baca di sini dulu ya.

Menurut dr Attila Dewanti, SpA(K) Neurologi mengatakan pada usia tiga tahun, anak mulai bermain dengan teman sebayanya. Kalau anak mengalami keterlambatan bicara, sebaiknya segera lakukan terapi. Karena jika tidak,…

Serunya Bermain Kucing Dan Tikus Bersama Anak-Anak

Ayah bunda, di tengah kesibukan saya sebagai ibu rumah tangga baru dan mempunyai seorang balita. Allhamdulillah masih diberikan kesempatan untuk saya mengajar kembali walau sebulan hanya sekali atau dua kali. Tetapi bukan semata-mata untuk mencari uang, ini hanya sebagai salah satu bentuk peran saya di masyarakat dan juga untuk aktualisasi diri setelah kurang lebih hampir 2 tahun saya tidak mengajar lagi ketika memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga. 
        Hari ini saya akan menceritakan salah satu kegiatan saya bersama anak-anak didik saya. Langsung aja ya bun, pagi itu setelah kami perkenalan, saya mengajak mereka bermain permainan kucing dan tikus. Permainan ini sepertinya sudah tidak begitu asing ya di dengar, tetapi keseruan dari permainan ini tak akan pernah habis. Malah bikin anak-anak pada nagih.
        Apa sich itu permainan kucing dan tikus? Permainan ini bisa dimainkan paling sedikit 8 orang. Nah bagaimana ya cara bermainnya ?


Serunya Bermain Kucing Dan Tikus Bersa…

7 Pertanyaan tentang Anak Berkebutuhan Khusus

Hai-hai Ayah Bunda. Beberapa hari yang lalu, saya diundang untuk mengisi sebuah komunitas parenting online mengenai "Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Sejak Dini Melalui Tumbuh Kembang Anak". Materinya boleh lihat di sini ya dan saya merangkum pertanyaannya tentang anak berkebutuhan khusus di tulisan saya minggu ini. Siapa tahu bisa memberi manfaat untuk para orangtua yang lainnya
Pertanyaan tentang Anak Berkebutuhan khusus
1. Bunda Epah Assalamualaikum. saya punya anak yang sudah berumur 2 tahun 3 bulan. Tapi belum ada kosa kata yang dapat dimengerti dan anak saya terkadang kurang respon terhadap perintah atau pun panggilan dari orang termasuk saya, walau ada kalanya dia juga dengar dan tahu apa yang kami ucapkan, apa anak saya termasuk ke dalam Anak Berkebutuhan Khusus ya Bun?

Namun dari pandangan saya, daya fokus dan ingatan serta pendengarannya baik karena setiap kali hp berbunyi dia tahu dimana sumber bunyi suaranya dan selalu ingat gerakan dan gaya tokoh di video ya…