• Sunday, November 11, 2018

    Lombok, Palu Donggala Menunggu Kita

    lombok, pali, donggala menunggu kita

           Saya bingung harus dari mana saya memulai untuk bercerita. Ada perasaan haru dan isak yang tertahan di sini. Yang saya tahu kemarin saya diundang untuk menghadiri pemutaran film dokumenter yang berjudul "Lentera untuk Negeri" dari Askar Kauny. Film yang bercerita tentang perjuangan relawan guru-guru ngaji dalam membantu masyarakat dan anak-anak korban bencana alam di sana seperti di Lombok, Palu, Donggala dan di sekitarnya.

    Awal penayangan film dokumenter itu dibuka dengan tayangan kejadian yang sebenarnya saat gempa dan tsunami terjadi di Lombok, Palu dan Donggala. Melihat kejadian langsung saat itu yang diputar di layar bioskop yang begitu besar. Sungguh membuat saya ketakutan, sedih dan tak kuat melihat semuanya hingga saya memejamkan mata dengan hati yang bergetar

           Sungguh Ayah Bunda, melihat itu semua begitu mengerikan dan menakutkan. Betapa kita itu sebagai manusia tidak ada apa-apanya. Tidak ada artinya, bisa hilang begitu saja dengan seketika. Lalu apa yang mau kita sombongkan? Mengapa kita masih tidak bisa menahan perbuatan dan lidah kita untuk tidak menyakiti orang lain? Mengapa kita masih menjauh darinya dan hati kita masih disibukkan dengan segala sesuatu yang sifatnya duniawi? Hingga kita lupa bahwa hari esok kita akan mati. Astagfirulloh *nunjuk diri sendiri

            Maafkan saya ya Ayah Bunda, jika ada tulisan saya yang selama ini kurang berkenan di hati. Tolong mohon dimaafkan, ya 🙏. Ayah Bunda, bencana alam yang terjadi di Lombok, Palu dan di sekitarnya, sungguh meninggalkan banyak kesedihan, ketakutan, dan trauma di hati setiap orang yang ada di sana. Yang mereka butuhkan bukan hanya sandang, pangan dan papan atau sesuatu yang bersifat fisik saja tetapi juga kebutuhan psikologis.

           Mental mereka telah terkoyak-koyak dan tercabik-cabik menyisakan banyak kepedihan di sana. Sungguh Ayah Bunda, terkadang kita pun tak sanggup bukan, jika membayangkan kepedihan mereka? Apalagi mereka yang telah merasakan langsung kehilangan yang disertai rasa takut yang hebat.

    artis yang datang dan ikut membantu para korban bencana alam
    Askar Kauny pun mengundang Tika Ramlan untuk datang ke Lombok menghibur anak-anak di sana


    Tak terasa air mata ini mengalir begitu saja. Setiap dapat kabar tentang mereka yang pergi dan tentang mereka yang ditinggalkan. Ya Allah tak kuasa saya membayangkannya. Tentang seorang istri yang kehilangan suami, lelakinya, ayah dari anak-anaknya hilang begitu saja. Begitu juga sebaliknya tentang suami yang kehilangan pasangannya selamanya. Tentang anak yang tidak akan pernah lagi mendengar kabar ayah atau ibunya atau tentang orangtua yang kehilangan harta yang paling berharga dalam hidup mereka. Ya Allah sungguh kematian itu begitu nyata hadir dalam hidup kita. 

           Melihat keadaan itu, melihat penderitaan itu, melihat betapa banyak yang harus ditolong. Akhirnya, membuat Askar Kauny yaitu salah satu lembaga yang ikut terjun langsung membantu para korban bencana alam di sana, sengaja membuka program sukarelawan untuk guru-guru ngaji yang mau memberikan tenaganya, waktunya, pikirannya dan hatinya untuk di kirim ke tempat-tempat korban bencana alam tanpa mereka ingin dibayar.

    anak korban bencana alam di lombok
    Anak korban bencana alam di Lombok dan Relawan Guru Ngaji
           
     Tahukah Ayah Bunda ada puluhan guru ngaji yang mau datang ke sana dari seluruh Indonesia. Tetapi ternyata kebutuhan guru ngaji di sana masih jauh kurangnya. Akhirnya, mereka keteteran dalam bergerak. Askar Kauny pun mendirikan banyak rumah tahfidz sementara di banyak titik. Yang namanya sementara pasti bangunannya masih asal ya Ayah Bunda, tidak tertutup dan bocor dimana-mana ketika hujan.

           Awalnya, program guru ngaji dan pendirian rumah tahfiz ini hanya program sementara. Tetapi ternyata, ketika para guru ngaji sukarelawan ini telah berbulan-bulan di sana dan ingin pulang ke kampung halaman mereka. Banyak anak-anak menangis tidak ingin ditinggalkan, banyak orangtua yang meminta mereka untuk tetap tinggal. Karena mereka masih membutuhkan guru ngaji untuk membantu mereka, menemani mereka, menguatkan mereka, memotivasi mereka dan membantu mereka untuk dekat kepadaNya. 

    Baca juga: RUMAH UNTUK PULANG

    Ya Allah saya sedih mendengarkan cerita ini di acara mereka. Tak terasa mata saya sudah basah melihatnya. Akhirnya, Askar Kauny memutuskan untuk membuat program ini menjadi seterusnya demi anak-anak di sana dan demi para korban yang masih dengan sangat membutuhkan kita.

    pembangunan rumah tahfizh oleh askar kauny untuk korban bencana alam di lombok, palu dan donggala

            Rencananya mereka ingin membuat pembangunan rumah tahfizh ini permanen dan membuat program pengiriman guru ngaji yang bisa bekerja dan menetap di Lombok, Palu, Donggala dan di sekitarnya. Rencananya juga akan ada 200 lebih pembangunan rumah tahfizh ini di semua titik tempat bencana alam dari Lombok sampai Donggala dan ini pun atas permintaan masyarakat di sana.

    Tentu saja ini semua membutuhkan banyak dana Ayah Bunda. Untuk mendirikan dan membantu mereka yang membutuhkan tidak cukup hanya niat, tidak cukup hanya membalikkan telapak tangan. Mereka butuh kita untuk ikut membantu para korban bencana alam dan anak-anak di sana. Karena sesungguhnya yang paling berat, bukan hanya ketika bencana itu terjadi tetapi rasa sakit itu amat terasa ketika rasa kehilangan itu baru berdatangan

           Buat Ayah Bunda yang ingin membantu anak-anak para korban bencana alam di sana. Boleh sekali menjadi donaturnya atau mau ikut berinfaknya, dengan klik infonya di website Askar Kauny ini, ya. Sebenarnya bukan kita yang membantu mereka tetapi sesungguhnya merekalah yang membantu kita untuk membelikan kita tiket ke syurga dan tabungan di akhirat nanti lewat jalan membantu mereka

    Jujur saya saluttttttt sekali dengan niat para orang-orang Askar Kauny ini. Ya Allah allhamdulillah masih ada orang-orang yang begitu peduli dan memperhatikan hidup banyak orang. Karena terkadang kita lebih banyak dipusingkan untuk hal nggak penting *ceritanya lagi ngingetin diri sendiri

           Nah, di acara pemutaran film dokumenter "Lentera untuk Negeri Ini" ada sesi lelang juga lho Ayah Bunda yang mereka adakan. Tentu saja uang lelang itu diinfakkan untuk membantu para korban bencana alam. Tetapi, karena sesi lelang inilah jadi pemicu saya untuk semakin semangat bercita-cita menjadi orang yang benar-benar kaya.

    anak-anak korban bencana alam di lombok mendapatkan bantuan

    Tahukah Ayah Bunda, hanya lelang kaligrafi biasa saja bisa laku sampai harga 27 juta dan ada juga Al-Quran laku sampai 30 juta dll. Saya pun terdiam dan berpikir "Ya Allah mudah sekali buat orang lain mengeluarkan uang puluhan juta hanya dalam waktu beberapa detik saja". Pulang dari sana saya berkata pada diri "suatu hari nanti saya juga ingin menjadi seperti itu". Menjadi orang kaya agar bisa lebih banyak lagi berbagi. Kaya secara materi dan kaya dari hati. 

           Yah, paling tidak kita harus punya mental kaya dulu ya Ayah Bunda. Mental kaya ini akan membuat kita selalu merasa kita itu kaya, hingga kita akan selalu punya alasan untuk berbagi di saat lapang maupun sempit kepada orang lain. Mengapa? Karena kita akan selalu merasa di luar sana banyak orang yang keadaannya lebih sulit dari kita dan kita harus membantunya

    Jangan sampai kita menjadi orang kaya tapi mental miskin. Ngasih tip ke orang aja mikir-mikir dulu, belanja ke padagang kecil aja masih diminta kembaliannya yang nggak seberapa, belanja ke tukang sayur aja masih nawar hadeuhhhh *ceritanya lagi-lagi ngingetin diri sendiri

           So, buat Ayah Bunda yang ingin membantu para anak-anak korban bencana alam di Lombok, Palu, Donggala dan di sekitarnya. Tunggu apala lagi bisa langsung buka websitenya Askar Kauny aja, ya. Kalau begitu selamat membeli tiket ke syurga ya Ayah Bunda 

    Kantor
    Jl. Raya Setu No.63 RT 003/RW 003 Cipayung Jakarta Timur - 13880
    Phone: +622128672216

    www.kauny.com







    32 comments:

    1. Masyaa Allah, semoga mereka yang sudah mengabdikan dirinya di jalan Allah mendapat kenudahan dan pahala yang berlimpah, aamiin..

      ReplyDelete
    2. Samaaa mba.. Setelah menghadiri acara kemarin, saya pun meniatkan diri ingin menjadi orang kaya.

      ReplyDelete
      Replies
      1. Aaaminnn Bun semoga kita semakin kaya dan bener2 kaya lagi ya 🙏

        Delete
    3. Masya Allah, salut untuk Askar Kauny.
      Semoga sukses dan berkah melimpah untuk semua yang sudah terlibat dalam program ini.

      ReplyDelete
    4. Memang perlu orang peduli untuk membangun daerah yg terkena musibah.

      ReplyDelete
    5. Aamiin, semoga kita dimudahkan untuk melakukan sebanyak mungkin kebaikan sebagai bekal kita tuk menghadap-Nya kelak.

      ReplyDelete
    6. Whuaa ini yg dari Askar Kauny ya. Aku juga ikut program Hotsnya, ikut juga yuk mba.

      ReplyDelete
    7. mba aku baca tulisan mba aja terharu banget, pengen banget lihat filmnya. Semoga banyak yang menyisihkan uang buat anak-anak korban bencana alam di Lombok, Palu, Donggala dan di sekitarnya. Amin

      ReplyDelete
    8. Sebelumnya saya pernah baca tentang kiprah Askar Kauny uni. Masha Allah, yang ini lebih hebat lagi. Baru membaca tulisan bunda yeni aja saya udah ikut merasakan semangat kebaikannya. Terima kasih sudah mengingatkan untuk menjadi pribadi yg kaya labor batin :)

      ReplyDelete
      Replies
      1. Wah nalah aku baru tahu bun tentang Askar Kauny pas diundang. Iya seneng lihat orang2 sprti mereka

        Delete
    9. Alhamdulillah, sekarang smakin banyak komunitas seperti ini. Insya Allah ini salah satu jalan untuk meringankan derita bangsa ini

      ReplyDelete
    10. Semoga dimudahkan dan diberi kesehatan yaa para Askar Kauny ini. Dengan bergotongroyong semoga segala kesulitan dapat diatasi.

      ReplyDelete
    11. Keren ya mba, masya Allah..
      Malu rasanya blm banyak berbuat apa2 dalam hidup ini..

      ReplyDelete
    12. Angkat.topi buat Askar.Kauny,.semoga sukses.misinya.& jaga kesehatan..saya dulu.wakyu masih bekerja sll bekerjasama dg MerC.untuk terjun mberikan bantuan. Miris.melihat.kondisi.tp.bahagia dpt membantu.

      ReplyDelete
    13. Luar biasa! Salut untuk mereka yang rela dan ikhlas menjadi relawan dan menolong saudara-saudara yang tertimpa musibah. Semoga semua dikuatkan dan bisa menghadapi mada depan ya.. amiiin

      ReplyDelete
    14. Masya Allah terharu sayaaah.. Sempet ketemu UsBob juga mbak? Semoga berkah dan sukses terus ya Askar Kauny

      ReplyDelete
    15. Semoga Allah melimpahkan berkahNya yg tiada batas kepada semua orang yg telah berjuang bagi para korban bencana. Sukses terus Askar Kauny, in shaa Allah, visi dan misinya diridhoi oleh Allah SWT.

      ReplyDelete
    16. Aamiin Ya Robbal Alamin..
      Semoga doa bunda diijabah sm Allah SWT... Smg korban bencana alam di Indonesia pun diberi kesabaran dengan cobaan ini. . Aamiin

      ReplyDelete
    17. Semoga perjuangan Ust Bobby dengan Askar Kaun,mendapat ridlo Allah dan saya dimudahkan rezekinya untuk terus berpartisipasi di dalamnya. Aamiin

      ReplyDelete
    18. Keren... Semoga Askar Kaun selalu diberi kemudahan dan kelancaran y kak

      ReplyDelete

    Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Semoga bisa memberi manfaat. Mohon untuk tidak meninggalkan Link Hidup, ya 😃

    COPYRIGHT © 2018 PARENTING BUNDA ERYSHA | THEME BY RUMAH ES