• Sunday, April 21, 2019

    Sudah Seringkah Kita Menyelipkan Doa dalam Nama Panggilan Sayang Kita Teruntuk Anak Kita?

    sudah seringkah kita menyelipkan doa dalam nama panggilan sayang kita teruntuk anak kita?

          Namanya Erysha Fathiyyaturahma Faiha usianya kini 3 tahun dua bulan. Erysha diambil dari huruf depan kami Ayah dan Bundanya dan di belakang itu ada doa yang selalu kami panjatkan dalam shalat-shalat kami dan di setiap mata kami memandangnya dengan cinta. Yang artinya "Wanita shaleha yang memberi manfaat untuk banyak orang"

          Yup, karena kami berharap sekali, ia tumbuh menjadi anak yang shaleh dan menjadi sebaik-baik manusia kelaknya. Tentu saja kami bukan hanya sekedar berharap ya. Tapi berusaha mewujudkannya. Karena

    "Hidup itu bukan untuk berharap tapi untuk mewujudkan harapan" 

    Bagaimana caranya? Ya pastinya, sebelum kita meminta anak yang shaleh, kitanya juga harus belajar menshalehkan diri. Karena

    "Sebelum kita mendidik anak, yang pertama harus kita didik adalah diri kita sendiri"

    Dan ternyata Ayah Bunda ada lho hubungannya spiritual orang tua terhadap pengasuhan anak. Saya dapet materi ini waktu kulwap parenting nanti boleh mampir ke sini juga ya "rapuhnya spiritual orang tua dapat mempengaruhi pengasuhan padan anak"


    Doa Dibalik Nama Panggilan Sayang untuk Anak Kita


    nama panggilan keren, nama panggilan sayang

    Dalam nama panggilan sayang kami pun pada Erysha ada terselip doa

    "Dede anak shalehanya Ayah dan Bunda"

          Kami suka sekali memanggilnya begitu, sambil memeluknya, membelainya dan menciumnya atau terkadang kami suka bertanya padanya, "Dede anak siapa?" Dia selalu menjawab "anak shalehanya Ayah dan Bunda" hihihi sambil membalasnya dengan senyum manisnya atau terkadang kecupan darinya yang suka mendarat di pipi kami berdua. Oh ya saya juga pernah nulis tentang "3 Hal Wajib yang Dikatakan pada Anak" boleh diintip juga 😉

          Yup, Erysha tumbuh menjadi anak shaleha dan manissss sekali. Terkadang saya merasa bahwa Erysha itu salah satu anak yang paling beruntung di dunia. Karena ia selalu mendapatkan banyak kasih sayang dari ayah dan bundanya, dibesarkan dengan cinta, dan ilmu serta doa dari kami.

    Erysha tumbuh menjadi anak yang bahagia. Karena kami orang tuanya selalu berusaha menjadi orang tua yang bahagia untuknya. Bagi kami

    "Menjadi orang tua yang bahagia adalah hadiah terbaik yang bisa kami berikan untuk membesarkan anak-anak yang bahagia pula"

    Namun, untuk bahagia itu tidak semudah membalik telapak tangan. Harus ada keikhlasan hati di dalamnya untuk belajar bahagia dari hal-hal sederhana dan dan hati yang selalu mensyukuri banyak hal.

          Tau nggak Ayah Bunda, kita juga bisa lho belajar bahagia dari anak. Nanti bisa ke sini ya "Belajar Bahagia dari Anak". Ahhh apapun itu, semoga kita bisa menjadi orang tua yang selalu bahagia ya.

          Ayah Bunda, sering-seringlah kita memanggil anak dengan panggilan sayang kita padanya. Jangan lupa berikan panggilan sayang itu yang bermakna doa padanya. Jangan sekedar ingin nama panggilan keren saja tapi sebaiknya ada maknanya. Hingga ia tahu harapan baik apa yang diinginkan orang tuanya padanya.




          Nama panggilan sayang dari kita itu tanpa ia sadari masuk dibawah alam sadarnya, sehingga ia sudah melabeli dirinya dengan konsep diri yang positif berdasarkan dengan cara apa dan nama apa orang tuanya selama ini memanggilnya dari kecil dan itu akan selalu terekam di otaknya.

          Misalnya karena saya selalu memanggil Erysha "anak shaleha" dan itu berulang-ulang sampai bertahun-tahun. Itu semua memberikan efek di dalam dirinya bahwa "aku harus jadi anak shaleha". Karena efek di dalam dirinya itulah, anak kita tanpa disadari akan berperilaku seperti input yang selama ini ia dapatkan dari orang tuanya bertahun-tahun

          Oleh sebab itu, berhati-hatilah kita. Jangan pernah melabeli anak dengan hal-hal negatif pada anak apalagi jika input negatif itu ia dapatkankan selama bertahun-tahun dalam ukuran waktu yang sangat panjang. Nanti akan berdampak paka self esteem anak yang negatif pula dan terlihat dengan perilaku negatifnya dikemudian hari

    Jadi penting sekali kita sebagai orang tua untuk memberikan sugesti-sugesti yang positif pada anak bahkan pada nama panggilannya.


    nama panggilan


          Jangan juga hanya namanya dan panggilannya saja yang penuh doa tapi harus dibuktikan juga dengan perbuatan kita dan kita yang selalu memanjatkan doa pada anak. Bahkan di setiap mata kita memandangnya dan di setiap apa yang kita lakukan untuknya.

    Contohnya ketika kita mengantarkan anak ke sekolah. Jangan terburu-buru pulang. Nggak ada salahnya kita sempatkan waktu 5 menit aja melihat anak kita dan melepaskan kepergiannya dengan cinta dari belakang dan panjatkan doa padanya "Ya Allah, tolong mudahkan ia mendapatkan ilmu dariMu"

           Bahkan kita pun bisa memanjatkan doa dari hal-hal kecil yang kita lakukan untuknya. Misalnya ketika kita memasak nasi untuknya, doakan "Ya Allah, semoga makanan dariMu ini membuatnya semakin dekat denganMu"

    Atau "Ya Allah semoga anak saya mau makan" #Eh. Ini mah doa para emak-emak yang punya anak kecil yang susah makan ya 😂. Tenang Bun, kalian tidak sendiri wkwkwkw 😂

    Apapun itu sering-seringlah doakan anak kita agar menjadi anak yang dekat denganNya. Karena

    "Anak yang hebat itu bukan anak yang diterima di perguruan tinggi terkenal, anak yang memiliki jabatan tinggi di kantornya atau anak yang memiliki banyak harta dalam hidupnya. Bukan. Tapi anak yang hebat itu adalah anak yang dekat dengan Tuhannya"

    Ayah Bunda, semoga kita bisa mendidik anak kita untuk mencintai Tuhannya ya. Karena cinta itulah yang membuat ia akan selalu berusaha karenaNya dan menghindari sesuatu yang negatif karena takut padaNya. Rasa takut yang dilandasi karena rasa cinta sebelumnya padaNya


    membesarkan anak dengan doa


          Karena alasan-alasan inilah mengapa kami memberikan nama panggilang sayang kami pada Erysha "Anak Shaleha".

          Semoga kita selalu mendoakan anak-anak kita ya Ayah Bunda bahkan di dalam panggilan sayang kita padanya. Karena kita tidak pernah tahu dari doa yang mana Allah akan menjabah doa kita untuk anak-anak kita.

    Terutama kita harus menggunakan kekuatan kita sebagai ibu. Bukankah salah satu doa yang memiliki kekuatan dasyat dan mampu menembus langit adalah doa seorang ibu? Dan bukankah syurga itu juga ada di telapak kaki ibu? Jadi, jangan kita sia-siakan kekuatan kita itu dengan jarang mendoakan anak kita. Nah, itu nama panggilan sayang kami pada anak kami, kalau kalian apa?


    30 comments:

    1. amiiin .. ikut mendoakan Erysha jadi anak kebanggan ayah bunda

      ReplyDelete
    2. Thank you mba sudah di beritahu, aku jadi ingin memanggil anakku plus dengan do’a seperti “ dede anak soleh kesayangan mama papa “

      ReplyDelete
    3. Amin Ya Rabbal'alamin.
      Turut mendoakan Erysha...:)

      ReplyDelete
    4. Makasih bun sudah diingatkan bahwa berdoa tak hanya sekedar saat ibadah saja. Kapan saja dimana saja, saat memanggil anak pun bisa disisipkan doa. Masya Allah Tabarakallah ilmunya.

      ReplyDelete
    5. Aamiin ikut mendoakan Erysha semoga bisa menjadi anak shaleha kebanggaan ayah dan bundanya. Nama adalah doa, begitupun dengan ucapan kita sebagai orang tua.

      ReplyDelete
    6. Terimakasih... Cukup menginspirasi, agar orang tua dalam memberi nama dan menggunakan nama panggilan dilakukan dengan pertimbangan bahwa nama adalah doa.

      ReplyDelete
    7. Aamiin.. setuju mba.. nama adalah doa.. semoga Erysha menjadi anak shalehah harapan ayah dan bunda yaa aamiin YRA.

      ReplyDelete
    8. Waw, inspiratif banget nih. Intinya kita jangan terburu2 dalam melakukan hal2 terutama ada anak2. Misal mengobrol bareng anak sambil menatap wajahnya. Dadah2 dulu sembari berdoa dalam hati saat mengantar anak sekolah di pagi hari dll. Sip2 thanks sharingnya ya bermanfaat sekali :)

      ReplyDelete
    9. Setuju mba, nama spesial mungkin membuat kita makin dekat dengan anak-anak namun usahakan memberi sebutan dengan nama yang baik ya mba, agar doa dan harapan yang terbaik untuk anak menembus langit.

      ReplyDelete
    10. Bener nih mbak, aku sedari hamil. Selain menyiapkan nama yg mengandung doa, bahkan nama panggilannya pun harus mengandung doa. Supaya kalo kita memanggilnya itu jadi doa

      ReplyDelete
    11. Waktu hamil & melahirkan, diingatkan oleh nyokap agar nama anaknya ngga usah aneh2 dan yg terpenting nama adalah doa jadi berikan nama yg bagus, bermakna tapi ngga ngeberatin anaknya juga. Semoga Erysha menjadi purti saleha, kebanggaan & cahaya mata bagi keluarga seperti namanya ya mba :)

      ReplyDelete
    12. Aamiin... Semoga dek erysha tumbuh menjadi gadis sholeha.

      Sepakat mbak, dalam nama itu terkandung doa dan harapan dari kedua orangtuanya

      ReplyDelete
    13. makasih untuk remindernya mba, penting banget untuk menyematkan anak2 kita dalam doa karena doa orangtua untuk anaknya itu makbul inshaallah

      ReplyDelete
    14. Pasti bahagia banget dan merasa beruntung menjadi seorang anak yang memiliki nama panggilan sayang dari orang tuanya. Apalagi kalau mengandung doa-doa baik, pasti bisa jadi pegangan hidup anak sampai dewasa.

      ReplyDelete
    15. Terima kasih remindernya Mak, nyess banget bacanya. Semoga dek Erysha jadi anak Solehah dan pintar ya aamiin..

      ReplyDelete
    16. Semoga Erysha menjadi anak Sholiha kesayangan papa dan mamanya ya. Begitu juga dengan anak kita semua, selalu berlimpah kasih sayang dari orang tua.

      ReplyDelete
    17. Aamiin.
      Turut mendoakan buat Erysha. Terima kasih tulisannya. Dapat ilmu baru nih. Nama panggilan untuk anak ternyata bisa memberi sugesti positif untuk anak. Ini jadi catatan tersendiri yang bisa saya terapkan pada anak-anak.

      ReplyDelete
    18. Iya mbak, setuju... Saya juga suka mraktikin kaya gitu... Tapi masalahnya kadang suka lupa, jd belum konsisten huhu...

      ReplyDelete
    19. Aminnn nama adalah doa ya mbak.. Sebagi ibu harus bisa berucap yang baik baik untuk anak kita tercintah

      ReplyDelete
    20. setuju banget ... nama adalah DOA, jadi nama panggilan pun harus yang mengandung doa baik untuk anak kita. Semoga mereka bisa menjadi insan yang lebih baik dari diri kita, orang tua mereka. Aamiin

      ReplyDelete
    21. Iyaaa semoga anak-anak kita menjadi anak yang di cintai Allah. Setiap nama itu doa ❤❤❤ semoga anak2 kita seperti yang didoakan

      Cuma kalau solat yang didoain dulu itu pasti anak kalau aku entah kenapa ya

      ReplyDelete
    22. Setuju mba, sebagai orang tua harus bisa kasih panggilan atau sugesti-sugesti yang positif buat anak, biar jadi doa yang baik buat masa depannya :D

      ReplyDelete
    23. I cannot agree more. That’s the power of praying and we have to remember our kids all the time, including in our prayers. Semoga doa kita diterima oleh-Nya

      ReplyDelete
    24. Wah seneng banget baca artikel ini, jadinya dapat ilmu parenting lgi, persiapan ketika kelak sudah punya anak. 😊

      ReplyDelete
    25. Barakallahu fiik, teh Yeni.
      Aku jadi ingat kalau sejatinya orangtua memberi contoh pada anak, namun orangtua juga belajar banyak dari anak.
      Anak-anak adalah pribadi yang sabar, setia dan konsisten.

      In syaa Allah doa-doa kebaikan orangtua diijabah Allah subhanahu wa ta'ala.

      ReplyDelete
    26. Baca tulisan ini jadi PR banget buat saya untuk ngedidik diri sendiri. Emang sebenarnya itu harus dimulai dari diri sendiri yah mba. Kalo ngga gitu kita akan susah. Apalagi anak. Ngga kebayang repotnya orang tua ngurusin anaknya. Bersyukur banget nenu tulisan ini seenggaknya bikin saya aware sebelum berkeluarga. Makasih mba.

      ReplyDelete
    27. Nama anak-anak saya dipilih acak sih, yang anak pertama saya yang cariin, anak kedua bagian papinya hahaha.
      Tapi tetep ada nama domplengan yang semacam doa buat anak-anak kami.

      Panggilannya sih biasanya sayang.
      Adek sayang, kakak sayang, anak sholeh, kesayangan mami.
      Ya ampuunn, saya kok ya lebay banget ya hahaha.
      Semoga doa yang terselip dalam nama dan panggilan anak-anak kita diijabah olehNya, aamiin :)

      ReplyDelete
    28. wah, mencerahkan sekali postingannya teteh. Saya sih enggak punya panggilan khusus. Panggilan saya kakak dan adek. Hanya saja saya berupaya untuk tidak memanggil dengan nama yang buruk

      ReplyDelete
    29. Hai Erysha. Senengnya punya orangtua yang bahagia nih. Aku jadi inget omongan seorang psikolog. Happy parent raise happy kid ya, Mak Yeni :)

      ReplyDelete
    30. Subhanallah inspiring banget Bunda, tiap nononin aku selalu ajak. Gen berdoa jado sekarang gampang ngajak dia berdoa hihi

      ReplyDelete

    Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Semoga bisa memberi manfaat. Mohon untuk tidak meninggalkan Link Hidup, ya 😃 dan komentar Ayah Bunda bisa muncul setelah lewat persetujuan saya dan saya mohon maaaf sekali, jika ada komen tak sempat terbalas oleh saya karena keterbatasan saya. Maaf. Terima kasih 🙏

    COPYRIGHT © 2018 PARENTING BUNDA ERYSHA | THEME BY RUMAH ES