Skip to main content

6 Kegiatan Positif Di Bulan Ramadhan yang Dapat Membentuk Karakter Anak Sejak Dini


Hai ayah bunda, sebagai orang tua terkadang kita suka bingung ya,  bagaimana mengisi ramadhan yang berkualitas untuk anak kita ? dan kegiatan positif seperti apa yang akan kita ikut sertakan anak di dalamnya ? agar ramadhan tidak berlalu begitu saja.

        Tahukah ayah bunda, bahwa bulan ramadhan ini bisa kita jadikan sebuah metode pembelajaran juga bagi anak kita lho untuk membentuk karakter anak sedini mungkin karena lingkungan pun mendukung dalam proses pembelajarannya.

6 Kegiatan Positif Di Bulan Ramadhan yang Dapat Membentuk Karakter Anak Sejak Dini.

        Banyak kegiata positif dan juga sederhana dapat kita manfaatkan untuk anak dalam proses belajarnya. Seperti berikut ini :

1. Mengajak anak untuk membantu persiapan sahur atau berbuka puasa
Ayah bunda, di bulan Ramadhan selalu ada kegiatan sahur dan berbuka puasa bersama pastinya ya. Kegiatan ini bisa kita manfaatkan lho untuk mengajak anak membantu kita dalam menyiapkan sahur dan saat berbuka puasa bersama, baik itu membantu kita dengan membawakan makanan, membawakan alat makan, mengambilkan bahan makanan untuk dimasak, dll.


        Kegiatan ini sangat bermanfaat karena dapat mengenalkan anak dengan proses pembuatan makanan, menambah pengetahuan pada anak, mengenalkan anak pada pekerjaan rumah tangga bukan hanya untuk anak perempuan, anak laki-laki pun perlu dikenalkan pekerjaan rumah tangga dari usia dini agar anak belajar menghargai sebuah proses dan melatih kemandiriannya, selain itu anak dapat dikenalkan dengan berbagai macam bahan masakan seperti macam-macam sayuran dan bumbu dapur. Kegiatan sahur juga dapat pula membentuk pembiasaan yang baik pada anak seperti terbiasa untuk bangun shubuh dan ibadah subuh.

2. Membagikan makanan pada tetangga
Di bulan Ramadhan penuh berkah ini, bisa jadi ajang kita untuk berbagi kasih melebihi bulan-bulan yang lainnya, salah satunya bisa dengan membagikan makanan kepada para tetangga. Momen ini bisa juga kita gunakan untuk mengenalkan kepada anak bahwa berbagi itu indah dengan cara ikut mengajak anak berbagi makanan bersama. Dari kegiatan ini mengajarkan anak untuk berbagi dengan orang lain, belajar menjadi tetangga yang baik dan menyayangi orang lain


3. Shalat tarawih di mesjid
Ayah bunda, yuk kita ajak anak kita untuk Shalat tarawih di mesjid dengan tujuan mengenalkan anak pada mesjid dan membiasakan anak agar terbiasa Shalat ke mesjid, terutama untuk anak laki-laki, karena dalam agama Islam laki-laki lebih ditekankan Shalat ke mesjid sebagai salah satu cara untuk memakmurkan mesjid.

4. Membagikan takjil
Dalam kegiatan Ramadhan, suka ada ya ayah bunda kita lihat tebar takjil dimana-mana. Baik itu menyebarkan takjil ke mesjid maupun di jalan raya. Ayah bunda pun bisa ikut membuat takjil dan membagikannya pula pada orang lain. Jangan lupa ajak anak-anak kita dalam kegiatan ini.

        Ini bisa memberikan sesuatu sensasi yang berbeda di hati anak. Anak akan ceria dan ikut bahagia ketika dapat membahagiakan orang lain. Ini adalah sifat fitrah anak yang perlu kita jaga dan kita rangsang agar terbentuk pribadi menyayangi orang lain hingga anak tumbuh dewasa nanti.
Salah satu bentuk kebahagiaan adalah ketika kita bisa berbagi kebahagian pula dengan orang lain”

5. Membuat celengan
Kegiatan membuat celengan ini salah satu kegiatan yang menyenangkan bagi anak-anak pada umumnya. Kita bisa mengajak anak membuat celengan dari berbahan dasar dus , atau dari kaleng susu lalu mengajak anak menghias celengannya sendiri dari kertas warna-warni yang menarik tentunya bagi anak, dari biji-bijian seperti biji semangka, biji asem atau bisa juga menggunakan kacang-kacangan seperti kacang hijau, kacang tanah dan apa pun bahan daur ulang pun bisa kita kombinasikan.

        Kita ajak anak belajar menyisihkan uang jajannya setiap hari dan ditabungkan melalui celengan yang anak buat dan jelaskan pada anak nanti hasil tabungannya akan kita bagikan pada orang yang membutuhkannya.

        Kegiatan ini memiliki banyak manfaat pada anak seperti melatih motorik halus anak, mengembangkan daya kreativitas anak, sekaligus mengajarkan anak untuk berbagi dengan cara menyenangkan dan atas kerja kerasnya menabung

6. Berbuka puasa dengan anak yatim atau di panti jompo
Ayah bunda, jika kita ada rezeki berlebih, kenapa tidak kita gunakan untuk mengajak anak untuk berbuka puasa bersama anak yatim atau di panti jompo. Kita bisa lho merangsang empati anak dengan mengenalkan anak kita kepada anak-anak tanpa orang tua atau kepada kakek-kakek dan nenek-nenek di panti jompo,  kelak anak akan memiliki jiwa sosial yang tinggi terhadap orang lain.

7. Pesantren kilat
Jika kita memiliki anak-anak yang berusia 7 tahun ke atas, bisa kita ajak anak untuk mengikuti kegiatan pesantren kilat yang bersifat formal di sekolahnya atau yang di dekat rumah agar anak bisa belajar agama dan bersosialisasi dengan orang lain untuk mengisi bulan Ramadhannya

         Jika anak kita berusia prasekolah, bisa mengikuti pesantren kilat yang tidak formal, tidak akademis dan dengan metode bermain tentunya agar anak bisa bereksplorasi sebebas-sebebasnya

Wah kegiatannya sederhana ya ayah bunda, tetapi ternyata mengandung banyak manfaat dan nilai posistif yang bisa kita tanamkan pada anak dari usia dini.

Karakter yang Terbentuk dari Kegiatan Positif Di Atas 

Kegiatan-kegiatan tersebut selain dapat memberikan manfaat untuk anak, dapat juga membentuk karakter anak sejak dini. Ini dia 6 karakter yang dapat terbentuk :

1. Mencintai Tuhannya
2. Dermawan
3. Berjiwa sosial tinggi
4. Rajin
5. Memiliki empati yang tinggi terhadap orang lain, dan
6. Mandiri

Baca Juga : Pentingnya Pendidikan Berbasis Adab Dalam Pembentukan Karakter Anak Sejak Dini

Ayah bunda, bisa menjadikan kegiatan positif di atas menjadi agenda rutin keluarga di setiap bulan Ramadhan. Pembiasaan baik yang ditanamkan kepada anak selama di bulan Ramadhan, sebaiknya tetap terus kita konsistenkan walau bulan Ramadhan telah berakhir nantinya, karena mendidik dan membentuk karakter anak tidak bisa hanya sehari atau dalam satu momen saja. Walau begitu percayalah manfaatnya nanti akan dirasakan seumur hidup untuk anak kita maupun untuk kita sendiri.
        Semoga 6 kegiatan positif di bulan ramadhan ini dapat membantu para ayah bunda dalam membentuk karakter anak-anaknya ya. Semoga bermanfaat






Comments

  1. Beneran deh mak, semua ide cemerlang itu emang bermanfaat, semua sudah saya lakukan,tinggalyg ke panti asuhan aja yg belum,hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mantappppp ikh bunda. Klo saya baru coba ke anak2 murid aja dulu. Soalnya Erysha masih 15 bulan sekarang hihihi. Nggak sabar pengen ngajarin juga ke anak sendiri

      Delete
  2. Wah, betul sekali nih. saya juga merasakan manfaat dan kegembiraan anak2 saat melakukannya :)

    ReplyDelete
  3. Aku juga mulai mengenalkan sholat Tarawih pada si kecil. Dia suka bisa tarawih dan tadarus bareng temen-temennya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Klo banyak temennya jadi lebih menyenangkan untuk si kecil ya bun 😃

      Delete
  4. Belum ada anak tapi dulu masih kecil suka banget ikut ibu ke masjid buat sholat tarawih dan dari sanalah aku terbiasa sholat di masjid dan betah mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Allhamdulillah bunda. Nantinklo udah punya anak jadi banyak ilmunya deh 😃

      Delete
  5. Setuju, bulan Ramadhan banyak kegiatan positif melatih kepekaan sosial anak

    Salam,
    helenamantra dot com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal bunda. Terima kasih sudah berkunjung ya 😃

      Delete
  6. tips yang sangat menarik.
    tapi sayang bun, banyak orang tua yang hanya menyuruh anak nya untuk rajin beribadah namun mereka malas untuk mengerjakan apa yang ia perintahkan.

    padahal, orang tua adalah pembelajaran pertama bagi anaknya.

    oh iya, bun salam kenal ya dari AnakAbah

    ReplyDelete
  7. Bener banget Mas. Kita suka meminta anak yg sholeh tetapi kita sendiri lupa untuk mensholehkan diri. Astagfirullohh

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Semoga bisa memberi manfaat. Mohon untuk tidak meninggalkan Link Hidup, ya 😃 dan komentar Ayah Bunda bisa muncul setelah lewat persetujuan saya dan saya mohon maaaf sekali, jika ada komen tak sempat terbalas oleh saya karena keterbatasan saya. Maaf. Terima kasih 🙏

Popular posts from this blog

Cara Membuat dan Bermain Finger Painting Untuk Anak Usia Dini

Hai-hai Ayah Bunda! Hari ini saya ingin berbagi kegiatan saya bersama Erysha (1y8m). Yaitu membuat dan bermain Finger Painting untuk anak usia dini.  Cara membuatnya sederhana, tetapi banyak memberikan stimulus pada tumbuh kembang anak kita.

Buat Ayah Bunda yang belum tahu, apa sih itu finger painting? Finger painting adalah jenis kegiatan membuat gambar yang dilakukan dengan cara menggoreskan adonan warna (bubur warna) secara langsung dengan jari tangan secara bebas di atas bidang gambar, batasan jari di sini adalah semua jari tangan, telapak tangan, sampai pergelangan tangan (Sumanto, 2005).

Kalau gitu, langsung aja yuk kita buat! Hari ini saya sudah menyiapkan semua bahannya dan mengajak Erysha untuk bersiap-siap pula bermain-main dengan catnya.

Baca juga: FINGER PAINTING UNTUK ANAK USIA DINI "MEMBUAT POHON"

Cara Membuat dan Bermain Finger Painting
Alat dan Bahan

1. Cat warna khusus edukasi anak atau cat biang
2. Koran
3. Air
4. Beberapa wadah kecil untuk tempat cat
5. Air

Pijat Wajah Untuk Anak Terlambat Bicara

Hai Bunda, sebagai orang tua yang masih punya balita, terkadang kita suka khawatir ya. Kok, anak saya umur segini belum bisa ngomong ya? Kok, anak orang lain udah bisa ngomong ya? Kenapa ya, anak saya di diagnosa terlambat bicara oleh dokter? Terus, apa sih yang harus saya lakukan buat menstimulus kemampuan bicara anak saya? Dan masih banyak pertanyaan lainnya yang pastinya menggangu pikiran kita ya, Bun.

       Nah, sebelum kita bahas lebih lanjut tentang pijat wajah untuk anak terlambat bicara. Sebaiknya, Bunda perlu tahu terlebih dahulu, apa saja sih yang menyebabkan seorang anak bisa terlambat bicara? Apa yang harus kita lakukan jika anak kita menunjukkan gejala terlambat bicara? Dan apa saja sih yang bisa kita lakukan untuk menstimulusnya? Boleh, baca di sini dulu ya.

Menurut dr Attila Dewanti, SpA(K) Neurologi mengatakan pada usia tiga tahun, anak mulai bermain dengan teman sebayanya. Kalau anak mengalami keterlambatan bicara, sebaiknya segera lakukan terapi. Karena jika tidak,…

Serunya Bermain Kucing Dan Tikus Bersama Anak-Anak

Ayah bunda, di tengah kesibukan saya sebagai ibu rumah tangga baru dan mempunyai seorang balita. Allhamdulillah masih diberikan kesempatan untuk saya mengajar kembali walau sebulan hanya sekali atau dua kali. Tetapi bukan semata-mata untuk mencari uang, ini hanya sebagai salah satu bentuk peran saya di masyarakat dan juga untuk aktualisasi diri setelah kurang lebih hampir 2 tahun saya tidak mengajar lagi ketika memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga. 
        Hari ini saya akan menceritakan salah satu kegiatan saya bersama anak-anak didik saya. Langsung aja ya bun, pagi itu setelah kami perkenalan, saya mengajak mereka bermain permainan kucing dan tikus. Permainan ini sepertinya sudah tidak begitu asing ya di dengar, tetapi keseruan dari permainan ini tak akan pernah habis. Malah bikin anak-anak pada nagih.
        Apa sich itu permainan kucing dan tikus? Permainan ini bisa dimainkan paling sedikit 8 orang. Nah bagaimana ya cara bermainnya ?


Serunya Bermain Kucing Dan Tikus Bersa…

7 Pertanyaan tentang Anak Berkebutuhan Khusus

Hai-hai Ayah Bunda. Beberapa hari yang lalu, saya diundang untuk mengisi sebuah komunitas parenting online mengenai "Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Sejak Dini Melalui Tumbuh Kembang Anak". Materinya boleh lihat di sini ya dan saya merangkum pertanyaannya tentang anak berkebutuhan khusus di tulisan saya minggu ini. Siapa tahu bisa memberi manfaat untuk para orangtua yang lainnya
Pertanyaan tentang Anak Berkebutuhan khusus
1. Bunda Epah Assalamualaikum. saya punya anak yang sudah berumur 2 tahun 3 bulan. Tapi belum ada kosa kata yang dapat dimengerti dan anak saya terkadang kurang respon terhadap perintah atau pun panggilan dari orang termasuk saya, walau ada kalanya dia juga dengar dan tahu apa yang kami ucapkan, apa anak saya termasuk ke dalam Anak Berkebutuhan Khusus ya Bun?

Namun dari pandangan saya, daya fokus dan ingatan serta pendengarannya baik karena setiap kali hp berbunyi dia tahu dimana sumber bunyi suaranya dan selalu ingat gerakan dan gaya tokoh di video ya…