Skip to main content

Penyebab Anak Sembelit


Foto: www.klikcara.com

        Sembelit ? apa sich itu sembelit ? Sembelit salah satu momok yang menakutkan bagi para bunda terutama ibu baru kayak aku yang baru pertama punya bayi hihihi 😀. Gimana nggak nakutinnya dan bikin sedih para bunda klo ngeliat bayinya susah pup, waktu ngeden sekuat tenaga, mukanya merah, nangis dan sambil nahan sakit . 

        Bayi sembelit ini sering terjadi pada bayi yang sedang memasuki fase MPASI dan bayi yang sudah masuk ke menu keluarga dan idealnya bun bayi MPASI PUPnya sehari 1 kali. Jika bayi berusia 0-6 bulan dan masih full ASI tidak akan mengalami sembelit dan batas maksimal bayi ASI nggak PUP sampai 14 hari. Jadi bunda jangan khwatir ya klo anaknya nggap PUP beberapa hari 😊.

Baca Juga : Panduan MPASI WHO

Oke hari ini aku mu bahas penyebab umum bayi sembelit yach bun 😊 : 
1 Kurang cairan 
    kurang cairan seperti ASI dan minum air dapat menyebabkan bayi sembelit bun, karena cairan bermanfaat juga untuk melancarkan sistem pencernaan bayi

2 Kurangnya pemberian lemak tambahan atau tidak memakai lemak tambahan
   Dalam panduan MPASI WHO disarankan bayi memakai lemak tambahan bun seperti minyak goreng, evo mentega, margarin, dll. Dimana salah satu manfaat lemak tambahan ini untuk membantu melancarkan sistem pencernaan.

   Dulu awal MPASI 2 Minggu menu tunggal Erysha, Erysha ngalamin sembelit bunda. Erysha bisa 3 atau 4 hari nggak Pup 😓 karena dulu aku blum tau klo dalam MPASI harus pake lemak tambahan (Hellooo kmana aja buu ?)🙆
  
3 Komposisi makanan
   Nah mengatur komposisi makanan ini juga penting bunda. Soalnya bisa mempengaruhi pencernaan anak. Misalnya dalam sehari kita memberikan bayi makanan yang tinggi serat secara berturut-turut atau slama beberapa hari, akhirnya menyebabkan bayi mudah sembelit (lagi-lagi emak harus belajar komposisi makanan 😃).

Baca juga: Makanan Instan Vs MPASI Rumahan

4 Kurang atau tinggi serat
   Bunda, jika anak kurang atau tinggi serat itu bisa membuat anak menjadi sembelit. Jadi harus pintar-pintar nih para emak mengatur makanan yang berserat tinggi seperti: Apel, Pisang, Pepaya, Bayam, Kangkung, Wortel, Kentang, Beras merah, Kacang merah dll. Jadi, jangan berikan makanan yang tinggi serat dengan cara berturut-turut ya, Bun. Harus tetap diatur pemberiannya, agar anak tak sembelit 😃

5 Naik tekstur yang terlalu cepat
   Dalam panduan MPASI WHO disarankan untuk bayi naik tekstur dengan bertahap dan perlahan dikarenakan naik tekstur dengan cepat-cepat dapat memicu sembelit pada bayi

6 Minum susu formula berlebihan 
   Mengkomsumsi susu formula yang tidak tepat untuk bayi dapat memicu sembelit apalagi jika bayi mengkomsumsinya dengan cara yang berlebihan. Bayi yang meminum susu formula cenderung lebih rentan sembelit apabila dibandingkan dengan bayi Asi eklusif. 

7 Makan yang terlalu banyak 
   Makan yang terlalu banyak dan tidak sesuai dengan usia dan perkembangannya dapat memicu sembelit dan obesitas.

Baca Juga : Review Alat Masak MPASI "Baby Safe"

8 Tepung organik
    Jangan gunakan tepung organik dalam MPASI yah, karena tepung organik memiliki serat yang tinggi sehingga membuat anak rentan sembelit.  

Nah bunda apa sich solusi pertama, klo anak kita sembelit ?
1 Berikan buah Naga dan Pir karena kandungan di kedua buah itu dapat membantu melancarkan sistem pencernaan.

2 Lakukan senam Gowes sesering mungkin, jadi putarkan kaki bayi ke depan seperti sedang menggowes sepeda

3 Lakukan pijat ILU di bagian bawah puser bayi selama 3 sampai 5 menit, karena gerakan tersebut dapat merangsang bayi untuk Pup

4 Berikan banyak cairan

Baca Juga : Penyebab Anak GTM atau Susah Makan 

Setelah kita tahu penyebabnya jadi membuat kita bisa menghindari anak dari sembelitnya dan membantu memperbaiki pola makan anak kita. Semoga informasi dan ilmu ini bisa bermanfaat ya buat para bunda. Selamat menikmati proses MPASI bersama buah hati tercintany 😃


Referensi 

dr. Tanya Remer Attman, dokter anak dan penulis buku "The Wonder Years Helping Your Baby and Young Child Succesfully Negotiate the Major Developmental Milestones"

Facebook, Grup MPASI "Homemade Healthy Baby Food"

 

Comments

  1. Anakku pernah sembelit, mba. Sedih lihatnya. Akhirnya aku pebanyak buah dan sayuran mba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya bun. Klo ngeliat anak kayak gtu suka ga tega kita n kadang ada perasaan bersalah jadinya ke anak

      Delete
  2. duh anakku dulu juga pernah sembelit sampai 1 minggu blum keluar...akhirnya kukasih pepaya dan banyak minum...alhamdulilah bisa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya benar bunda air putih salah satu cara alami untuk mengurangi penyebab anak sembelit

      Delete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Semoga bisa memberi manfaat. Mohon untuk tidak meninggalkan Link Hidup, ya 😃 dan komentar Ayah Bunda bisa muncul setelah lewat persetujuan saya dan saya mohon maaaf sekali, jika ada komen tak sempat terbalas oleh saya karena keterbatasan saya. Maaf. Terima kasih 🙏

Popular posts from this blog

Cara Membuat dan Bermain Finger Painting Untuk Anak Usia Dini

Hai-hai Ayah Bunda! Hari ini saya ingin berbagi kegiatan saya bersama Erysha (1y8m). Yaitu membuat dan bermain Finger Painting untuk anak usia dini.  Cara membuatnya sederhana, tetapi banyak memberikan stimulus pada tumbuh kembang anak kita.

Buat Ayah Bunda yang belum tahu, apa sih itu finger painting? Finger painting adalah jenis kegiatan membuat gambar yang dilakukan dengan cara menggoreskan adonan warna (bubur warna) secara langsung dengan jari tangan secara bebas di atas bidang gambar, batasan jari di sini adalah semua jari tangan, telapak tangan, sampai pergelangan tangan (Sumanto, 2005).

Kalau gitu, langsung aja yuk kita buat! Hari ini saya sudah menyiapkan semua bahannya dan mengajak Erysha untuk bersiap-siap pula bermain-main dengan catnya.

Baca juga: FINGER PAINTING UNTUK ANAK USIA DINI "MEMBUAT POHON"

Cara Membuat dan Bermain Finger Painting
Alat dan Bahan

1. Cat warna khusus edukasi anak atau cat biang
2. Koran
3. Air
4. Beberapa wadah kecil untuk tempat cat
5. Air

Pijat Wajah Untuk Anak Terlambat Bicara

Hai Bunda, sebagai orang tua yang masih punya balita, terkadang kita suka khawatir ya. Kok, anak saya umur segini belum bisa ngomong ya? Kok, anak orang lain udah bisa ngomong ya? Kenapa ya, anak saya di diagnosa terlambat bicara oleh dokter? Terus, apa sih yang harus saya lakukan buat menstimulus kemampuan bicara anak saya? Dan masih banyak pertanyaan lainnya yang pastinya menggangu pikiran kita ya, Bun.

       Nah, sebelum kita bahas lebih lanjut tentang pijat wajah untuk anak terlambat bicara. Sebaiknya, Bunda perlu tahu terlebih dahulu, apa saja sih yang menyebabkan seorang anak bisa terlambat bicara? Apa yang harus kita lakukan jika anak kita menunjukkan gejala terlambat bicara? Dan apa saja sih yang bisa kita lakukan untuk menstimulusnya? Boleh, baca di sini dulu ya.

Menurut dr Attila Dewanti, SpA(K) Neurologi mengatakan pada usia tiga tahun, anak mulai bermain dengan teman sebayanya. Kalau anak mengalami keterlambatan bicara, sebaiknya segera lakukan terapi. Karena jika tidak,…

Serunya Bermain Kucing Dan Tikus Bersama Anak-Anak

Ayah bunda, di tengah kesibukan saya sebagai ibu rumah tangga baru dan mempunyai seorang balita. Allhamdulillah masih diberikan kesempatan untuk saya mengajar kembali walau sebulan hanya sekali atau dua kali. Tetapi bukan semata-mata untuk mencari uang, ini hanya sebagai salah satu bentuk peran saya di masyarakat dan juga untuk aktualisasi diri setelah kurang lebih hampir 2 tahun saya tidak mengajar lagi ketika memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga. 
        Hari ini saya akan menceritakan salah satu kegiatan saya bersama anak-anak didik saya. Langsung aja ya bun, pagi itu setelah kami perkenalan, saya mengajak mereka bermain permainan kucing dan tikus. Permainan ini sepertinya sudah tidak begitu asing ya di dengar, tetapi keseruan dari permainan ini tak akan pernah habis. Malah bikin anak-anak pada nagih.
        Apa sich itu permainan kucing dan tikus? Permainan ini bisa dimainkan paling sedikit 8 orang. Nah bagaimana ya cara bermainnya ?


Serunya Bermain Kucing Dan Tikus Bersa…

7 Pertanyaan tentang Anak Berkebutuhan Khusus

Hai-hai Ayah Bunda. Beberapa hari yang lalu, saya diundang untuk mengisi sebuah komunitas parenting online mengenai "Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Sejak Dini Melalui Tumbuh Kembang Anak". Materinya boleh lihat di sini ya dan saya merangkum pertanyaannya tentang anak berkebutuhan khusus di tulisan saya minggu ini. Siapa tahu bisa memberi manfaat untuk para orangtua yang lainnya
Pertanyaan tentang Anak Berkebutuhan khusus
1. Bunda Epah Assalamualaikum. saya punya anak yang sudah berumur 2 tahun 3 bulan. Tapi belum ada kosa kata yang dapat dimengerti dan anak saya terkadang kurang respon terhadap perintah atau pun panggilan dari orang termasuk saya, walau ada kalanya dia juga dengar dan tahu apa yang kami ucapkan, apa anak saya termasuk ke dalam Anak Berkebutuhan Khusus ya Bun?

Namun dari pandangan saya, daya fokus dan ingatan serta pendengarannya baik karena setiap kali hp berbunyi dia tahu dimana sumber bunyi suaranya dan selalu ingat gerakan dan gaya tokoh di video ya…