Skip to main content

10 Artikel Edukasi yang Paling Diminati Pembaca di Tahun 2017

10 artikel edukasi yang paling diminati pembaca di tahun 2017

Hai...hai...hai Ayah Bunda! Hari ini saya ingin merangkum 10 artikel edukasi yang paling banyak diminati oleh pembaca yenisovia.com di tahun 2017. Tahun 2017 adalah tahun pertama saya belajar menulis dan ngeblog. Allhamdulillah perlahan-lahan pembaca saya semakin banyak. Dan saya ucapkan banyak terima kasih kepada Ayah Bunda yang pernah mampir dan sudah membaca tulisan saya. Semoga bisa bermanfaat ya, untuk kita semua 🙏.

Sebenarnya postingan 10 artikel yang paling banyak diminati ini, agak terlambat, ya saya ulasnya. Harusnya, sih di awal januari kemarin. Tetapi, tidak apa-apa, ya Ayah Bunda. Yang penting tetap bisa bermanfaat dan mengedukasi. Oke, kalau gitu langsung aja, yuk kita lihat artikelnya tentang apa saja!

10 Artikel Edukasi yang Paling Diminati Pembaca di Tahun 2017


1. Panduan MPASI WHO

 panduan mpasi who

Panduan MPASI WHO ini adalah tulisan pertama saya, saat baru belajar menulis di blog ini. Tulisan pertama juga yang jumlah pembacanya yang paling tinggi diantara tulisan yang lain. Allhamdulillah. Nah, buat para Bunda yang baru menjadi ibu atau buat Bunda yang sudah lama menjadi ibu dan ingin belajar untuk memperbarui ilmunya demi buah hatinya yang sebentar lagi mau MPASI. Mesti baca ini, deh? Kenapa? Karena sekarang MPASI anak jaman now berbeda dengan MPASI jaman kita dulu, lho

Dari artikel panduan MPASI WHO ini, Bunda akan tahu usia berapa anak sebaiknya mulai makan? Dampaknya apa saja jika memberikan anak makan terlalu dini atau terlambat, MPASI WHO itu apa? Dll. Semua pertanyaan itu, saya tulis lengkap di artikel tersebut. Materi di tulisan ini saya dapatkan dari seminar tentang MPASI langsung dari ahlinya. Buka aja link artikel yang di atas, ya Bunda 😉

2. Makanan Instan Vs MPASI Rumahan

makanan instan vs mpasi rumahan

Sebagai ibu pasti kita ingin, ya Bunda berusaha memberikan yang terbaik untuk buah hati kita. Jadi, para Bunda harus tahu, nih apa itu makanan instan dan MPASI rumahan dan bagaimana dampaknya pada tumbuh kembang anak kita.

Emang apa hubungannya ya makanan dengan tumbuh kembang anak kita? Tentu ada hubungannya, ya Bunda. Karena salah satu ciri anak sehat adalah bertambah berat badannya. Jadi, betapa kita sebagai ibu perlu memperhatikan asupan nutrisi untuk buah hati kita. Apakah sudah gizi seimbang atau kah belum. Karena pastinya juga anak yang kekurangan gizi, akan menghambat perkembangannya selanjutnya. Dan itu hanya sebagian kecilnya ya, Bun dampak dari jika kita tidak memperhatikan asupan makanan untuk anak

3. Serunya Bermain Kucing Dan Tikus Bersama Anak-Anak

serunya bermain kucing  dan tikus bersama anak-anak

Anak-anak sangat menyukai proses belajar yang dikemas dengan permainan. Kita saja orang dewasa masih suka bermain buat hiburan apalagi yang masih anak-anak. Jadi, sebagai pendidik baik itu orangtua maupun guru, kita dituntut untuk mengajarkan banyak hal pada anak. Nah, bagaimana caranya? Yaitu pertama dengan masuk ke dunia mereka terlebih dahulu. Dan permainan kucing dan tikus ini paling banyak diminati oleh anak-anak. Kalau, Ayah Bunda nggak percaya, boleh cobain sendiri di rumah, ya 😉

4. 10 Cara Menstimulus Anak Terlambat Bicara

10 cara menstimulus anak terlambat bicara

Saat ini dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih seperti televisi dan gadget, membuat anak-anak dengan mudahnya teralihkan oleh benda-benda tersebut. Sehingga, sekarang banyaknya kasus anak terlambat bicara dikarenakan faktor eksternal, seperti anak yang kurang terstimulus aspek bahasanya. Hanya sedikit anak terlambat bicara karena faktor internal.

5. 3 Hal Yang Perlu Diketahui Tentang Tunagrahita

3 hal yang perlu diketahui tentang tunagrahita
Fhoto: m.Liputan6.Com
Kebanyakan kita tahunya down syndrome, ya. Padahal down syndrome ini hanya salah satu dari klasifikasi dari anak tunagrahita. Buat Ayah Bunda yang ingin tahu apa itu anak tunagrahita, klasifikasinya, karakteristiknya. Boleh mampir di sini ya

6. Pijat Wajah Untuk Anak Terlambat Bicara

Pijat wajah untuk anak terlambat bicara
Foto: terapisanakterlambatbicara.blogspot.com

Buat Ayah Bunda yang memiliki anak terlambat bicara atau ingin melatih kemampuan bicara anak. Pijat wajah ini bisa dilakukan pada anak. Materi ini langsung saya dapatkan dari terapis anak berkebutuhan khusus. Walau, latar belakang pendidikan saya Pendidikan Luar Biasa. Tetapi, saya bukan terapis karena beda ilmu tetapi kita satu tim dalam menangani anak berkebutuhan khusus

7. 6 Cara Mengajarkan Anak Mempertahankan Diri Dari Bully

6 cara mengajarkan anak mempertahankan diri dari bully
Foto: Wisegeek.com

Dengan maraknya pembullyan dimana-mana. Tentu membuat kita sebagai orangtua khawatir, ya Ayah Bunda. Namun, untuk menghindari anak kita dari pembullyan ini sulit. Karena budaya ini hampir ada di setiap lapisan masyarakat dan di dunia pendidikan. Sebagai orangtua pun, kita tidak bisa melindungi anak kita selama-lamanya. Ada kalanya kita tidak bisa bersama mereka dan mereka pun ada waktunya untuk harus terjun ke dunia luar.

Untuk itulah, kita perlu mempersiapkan anak dan mengajarkan anak bagaimana mempertahankan diri dari bully ini.

8. 5 Cara Melatih Kontak Mata Anak Autis

cara melatih kontak mata anak autis

Autis menurut Suryana. 2004 mengemukakan “Autisme berasal dari kata autos yang berarti diri sendiri dan isme yang berarti suatu aliran, sehingga dapat diartikan sebagai suatu paham tertarik pada dunianya sendiri. Sedangkan autistik adalah gangguan perkembangan yang kompleks menyangkut komunikasi, interaksi sosial, dan aktivitas imajinasi. Gejalanya mulai tampak sebelum anak berusia 3 tahun.

Salah satu ciri yang menonjol dari anak autis adalah minimnya kontak mata. Oleh karena itu, kontak mata anak autis perlu dilatih. Karena bagaimana pun juga. Kontak mata adalah awal dimulainya sebuah komunikasi

9. Ini Dia 10 Nilai Edukasi yang Didapatkan Anak Dari Tempat Wisata Warisan Dunia

Tempat Wisatan Warisan Dunia yang Banyak Nilai Edukasinya Untuk Anak

Ayo siapa yang tahu tempat wisata warisan dunia yang ada di Indonesia? Yup, semua orang sudah tahu ya, tentang Candi Borobudur. Namun, tidak semua orangtua tahu bagaimana cara yang tepat mengajak anak ke tempat wisata dan apa saja nilai edukasi yang bisa kita ajarkan orangtua pada anak

Rasanya sayang, ya Ayah Bunda jika anak tak mendapatkan nilai-nilai edukasi dari tempat anak berwisata

10. 3 Kalimat Ini Wajib Dikatakan Pada Anak Setiap Harinya

3 kalimat ini wajib dikatakan pada anak setiap harinya

Menurut penelitian dari University of Maryland School of Medicine, mengatakan bahwa rata-rata perempuan berbicara bisa mencapai 20.000 ribu kata perhari dan laki-laki sebanyak 7. 000 kata perhari. Waw banyak ya, Ayah Bunda. Dari semua kata itu, kebayang kan, berapa banyak kalimat yang bisa kita keluarkan setiap harinya. Nah, agar semua kalimat yang kita keluarkan itu, tidak sia-sia. Yuk kita latih diri kita untuk mengucapkan banyak kalimat positif terhadap anak kita agar menghasilkan sesuatu positif pula.

        Dari semua kalimat positif itu, menurut Bu Yeti Widiati, Psikolog. Ada 3 kalimat wajib yang sebaiknya kita ucapkan pada anak setiap harinya. Apa aja sih itu?

Itu dia 10 Artikel Edukasi yang paling banyak diminati pembaca di tahun 2017 di Parenting Bunda Erysha. Nah, kalau Ayah Bunda paling suka artikel yang mana? Kenapa?

Comments

  1. No 6, karena berkaitan dengan tema yang pernah saya tulis ttgg speech delay dan speech disorder

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah ternyata Bunda Damar pernah nulis yang sama seperti saya ya. Sehati kita 😃

      Delete
  2. Anak saya suka nonton tv,mungkin ini ya penyebab dia telat bicara. Tp udah sering saya ajak ngobrol, lumayan cuma belum jelas jawabnya

    ReplyDelete
  3. nomor 7 penting banget, kita harus tau cara melatih anak untuk mempertahann diri dri bulying... zaman now bullying ada dimana2.. jdi khawatir betull

    ReplyDelete
  4. keren, mbak arikel-artikelnya. saya suka artikel no.10

    ReplyDelete
  5. Bagus semua, namun unutk makanan mending buti sendiri. Kalau anak saya, saya jauhin dulu sama TV, Handphone, bikin malas bicara dan matanya belum kuat untuk melihat gerakkan cepat seperti di TV. Kalau maslaah bicara dari kecil mulai diajak ngobrol, walaupun belum bisa bicara anak sudah mulai paham.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget. Makanan yang dibuat itu lebih alami dan sehat untuk anak 😃

      Delete
  6. Walaupun baru satu tahun, ternyata tulisannya udah banyak dan keren-keren. Bisa buat referensi menulis blog...

    ReplyDelete
  7. kesepuluh artikel tersebut membuat aku sadar, jadi Ibu harus kreatif dan tanggap dengan problem anak2, mulai dari makanan hingga lingkungan pertemanan anak - anak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget bun. Jadi ibu itu bikin kita harus belajar terus ya

      Delete
  8. Nomor 7, Mbak...Karena anakku kena bully di sekolah
    Thanks ya ulasannya:)

    ReplyDelete
  9. Cara melatih kontak anak autis, luar biasa, Mbak.
    Luar biasa.. Karena jarang ada artikel yg membahas tentang kontak mata anak autis.


    Memang benar ya, kalau kita melatih mereka, lama-lama akan terbiasa dg kontak mata dan enggak menyendiri lagi.

    ReplyDelete
  10. Tertarik banget dengan artikel 10 cara stimukus anak yang lambat bicara, berguna buat di lingkungan tempat tinggal saya

    ReplyDelete
  11. Postingan2 dsni sngt bermanfaat. Makasih udh share ya mbk dan sukses selalu :) salam, muthihauradotcom

    ReplyDelete
  12. Kalau saya meminati edukasi dari tempat wisata, ya karena anakku sedang dalam tahap ingin mengenal banyak hal dari dunia luar yang bisa dilakukan sembari wisata. Keren Bun, sukses ya ngeblognya

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Semoga bisa memberi manfaat. Mohon untuk tidak meninggalkan Link Hidup, ya 😃 dan komentar Ayah Bunda bisa muncul setelah lewat persetujuan saya dan saya mohon maaaf sekali, jika ada komen tak sempat terbalas oleh saya karena keterbatasan saya. Maaf. Terima kasih 🙏

Popular posts from this blog

Cara Membuat dan Bermain Finger Painting Untuk Anak Usia Dini

Hai-hai Ayah Bunda! Hari ini saya ingin berbagi kegiatan saya bersama Erysha (1y8m). Yaitu membuat dan bermain Finger Painting untuk anak usia dini.  Cara membuatnya sederhana, tetapi banyak memberikan stimulus pada tumbuh kembang anak kita.

Buat Ayah Bunda yang belum tahu, apa sih itu finger painting? Finger painting adalah jenis kegiatan membuat gambar yang dilakukan dengan cara menggoreskan adonan warna (bubur warna) secara langsung dengan jari tangan secara bebas di atas bidang gambar, batasan jari di sini adalah semua jari tangan, telapak tangan, sampai pergelangan tangan (Sumanto, 2005).

Kalau gitu, langsung aja yuk kita buat! Hari ini saya sudah menyiapkan semua bahannya dan mengajak Erysha untuk bersiap-siap pula bermain-main dengan catnya.

Baca juga: FINGER PAINTING UNTUK ANAK USIA DINI "MEMBUAT POHON"

Cara Membuat dan Bermain Finger Painting
Alat dan Bahan

1. Cat warna khusus edukasi anak atau cat biang
2. Koran
3. Air
4. Beberapa wadah kecil untuk tempat cat
5. Air

Pijat Wajah Untuk Anak Terlambat Bicara

Hai Bunda, sebagai orang tua yang masih punya balita, terkadang kita suka khawatir ya. Kok, anak saya umur segini belum bisa ngomong ya? Kok, anak orang lain udah bisa ngomong ya? Kenapa ya, anak saya di diagnosa terlambat bicara oleh dokter? Terus, apa sih yang harus saya lakukan buat menstimulus kemampuan bicara anak saya? Dan masih banyak pertanyaan lainnya yang pastinya menggangu pikiran kita ya, Bun.

       Nah, sebelum kita bahas lebih lanjut tentang pijat wajah untuk anak terlambat bicara. Sebaiknya, Bunda perlu tahu terlebih dahulu, apa saja sih yang menyebabkan seorang anak bisa terlambat bicara? Apa yang harus kita lakukan jika anak kita menunjukkan gejala terlambat bicara? Dan apa saja sih yang bisa kita lakukan untuk menstimulusnya? Boleh, baca di sini dulu ya.

Menurut dr Attila Dewanti, SpA(K) Neurologi mengatakan pada usia tiga tahun, anak mulai bermain dengan teman sebayanya. Kalau anak mengalami keterlambatan bicara, sebaiknya segera lakukan terapi. Karena jika tidak,…

Serunya Bermain Kucing Dan Tikus Bersama Anak-Anak

Ayah bunda, di tengah kesibukan saya sebagai ibu rumah tangga baru dan mempunyai seorang balita. Allhamdulillah masih diberikan kesempatan untuk saya mengajar kembali walau sebulan hanya sekali atau dua kali. Tetapi bukan semata-mata untuk mencari uang, ini hanya sebagai salah satu bentuk peran saya di masyarakat dan juga untuk aktualisasi diri setelah kurang lebih hampir 2 tahun saya tidak mengajar lagi ketika memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga. 
        Hari ini saya akan menceritakan salah satu kegiatan saya bersama anak-anak didik saya. Langsung aja ya bun, pagi itu setelah kami perkenalan, saya mengajak mereka bermain permainan kucing dan tikus. Permainan ini sepertinya sudah tidak begitu asing ya di dengar, tetapi keseruan dari permainan ini tak akan pernah habis. Malah bikin anak-anak pada nagih.
        Apa sich itu permainan kucing dan tikus? Permainan ini bisa dimainkan paling sedikit 8 orang. Nah bagaimana ya cara bermainnya ?


Serunya Bermain Kucing Dan Tikus Bersa…

7 Pertanyaan tentang Anak Berkebutuhan Khusus

Hai-hai Ayah Bunda. Beberapa hari yang lalu, saya diundang untuk mengisi sebuah komunitas parenting online mengenai "Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Sejak Dini Melalui Tumbuh Kembang Anak". Materinya boleh lihat di sini ya dan saya merangkum pertanyaannya tentang anak berkebutuhan khusus di tulisan saya minggu ini. Siapa tahu bisa memberi manfaat untuk para orangtua yang lainnya
Pertanyaan tentang Anak Berkebutuhan khusus
1. Bunda Epah Assalamualaikum. saya punya anak yang sudah berumur 2 tahun 3 bulan. Tapi belum ada kosa kata yang dapat dimengerti dan anak saya terkadang kurang respon terhadap perintah atau pun panggilan dari orang termasuk saya, walau ada kalanya dia juga dengar dan tahu apa yang kami ucapkan, apa anak saya termasuk ke dalam Anak Berkebutuhan Khusus ya Bun?

Namun dari pandangan saya, daya fokus dan ingatan serta pendengarannya baik karena setiap kali hp berbunyi dia tahu dimana sumber bunyi suaranya dan selalu ingat gerakan dan gaya tokoh di video ya…