Skip to main content

3 Kalimat Ini Wajib Dikatakan Pada Anak Setiap Harinya

                     

Selamat pagi, Ayah Bunda. Apa, Ayah Bunda, sudah tahu?. Menurut penelitian dari University of Maryland School of Medicine, mengatakan bahwa rata-rata perempuan berbicara bisa mencapai 20.000 ribu kata perhari dan laki-laki sebanyak 7. 000 kata perhari. Waw banyak ya, Ayah Bunda. Dari semua kata itu, kebayang kan, berapa banyak kalimat yang bisa kita keluarkan setiap harinya. Nah, agar semua kalimat yang kita keluarkan itu, tidak sia-sia. Yuk kita latih diri kita untuk mengucapkan banyak kalimat positif terhadap anak kita agar menghasilkan sesuatu positif pula.

        Dari semua kalimat positif itu, menurut Bu Yeti Widiati, Psikolog. Ada 3 kalimat wajib yang sebaiknya kita ucapkan pada anak setiap harinya. Apa aja sih itu?

3 kalimat wajib yang diucapkan pada anak setiap hari

1. Ungkapan cinta kita terhadap anak
Seperti: “Dede, Bunda sayang, Dede!”

2. Permohonan maaf kita pada anak
Seperti: “Dede, maaf ya, tadi Bunda udah marah-marah nggak jelas ke Dede!”

3. Harapan kita pada anak
Seperti: “Dede, jadi anak yang sholeh, yaa!”.

Ketiga kalimat tersebut, bisa diucapkan salah satunya saja atau langsung ketiganya. Jangan lupa, kita sertai juga dengan sentuhan fisik ya, Ayah Bunda seperti, sambil memeluk anak, membelai anak, dan mengecup anak. Dengan sering kita melakukan pengulangan pada anak, secara tidak langsung, cara ini bisa dikatakan kita sedang memberikan hypnoterapy pada anak.

Mengapa ya, 3 kalimat itu wajib kita ucapkan pada anak setiap harinya?

1. Membangun bonding orang tua dengan anak

Banyak sekali ya, Bun sebenarnya manfaat yang bisa kita dapatkan, ketika kita mampu membangun bonding yang kuat dengan anak. Salah satunya, yaitu anak jadi lebih mudah mendengarkan kata-kata kita dibandingkan orang lain. Dimana, ini akan dapat melindungi anak dari pengaruh buruk yang datangnya dari luar.

2. Memberikan konsep positif pada diri anak

Ketika kita berkata pada anak “Dede, jadi anak yang sholeh, ya!”. Di saat itu, kita sedang memberikan konsep diri yang positif pada anak dan mendoktrin di pikiran anak, bahwa anak akan berusaha menjadi anak yang sholeh sesuai harapan orang tuanya.

3. Mengajarkan kata maaf pada anak

Sebelum kita mengajarkan anak untuk meminta maaf, terlebih dahulu anak perlu melihat contoh itu dari kita, orang tuanya. Jadi, Ayah dan Bunda, jangan sungkan ya untuk meminta maaf pada anak kita, jika memang kita salah.

        Apalagi, terkadang kita suka nggak sadar ya, Ayah Bunda kalau udah lelah suka nggak sengaja marahin anak, berteriak pada anak, atau bahkan ada yang sampai memukul anak. Aduhhh janganlah ya, soalnya suka bikin kita ngerasa bersalah pada anak akhirnya. Nah biar nggak nyesel, mendingan sebelum anak tidur malam, jangan lupa kita untuk meminta maaf pada anak di setiap harinya dan untuk menghindari ada luka juga di hati anak.

4. Agar anak merasa dicintai

Ayah Bunda, tak semua rasa cinta itu mudah dicerna oleh anak. Selain, kita buktikan dengan perbuatan, rasa cinta pun perlu diucapkan. Agar, anak akan lebih mudah untuk memahaminya dan tahu bahwa, betapa orang tuanya sangat mencintainya.

5. Meningkatkan rasa percaya diri anak

Rasa dicintai dan memiki konsep diri yang positif pada diri anak. Akan membuat anak memiliki rasa percaya diri yang tinggi dan tidak mudah dibully oleh orang lain. Apalagi sekarang kasus pembullyan semakin meningkat ya, Ayah Bunda. Sehingga betapa pentingnya bagi kita, untuk membuat anak merasa percaya diri akan dirinya dan kemampuannya sendiri.

6. Dll

Apa ada Ayah Bunda, yang mau menambahkan lagi ? Bolehhhh. Sekarang kita lanjut yukkk....!

Saat kapan aja ya, kita perlu mengucapkan 3 kalimat itu?

1. Ketika anak sadar

Seperti, ketika anak baru bangun tidur, ketika bermain dan bercanda dengan anak, dll

2. Tidak sadar

Ucapkan ke 3 kalimat ini langsung, sebelum anak tidur dan menuju ke bawah alam sadarnya dan bisikkan ke telinga anak sambil membelai rambut anak

Jika, kalimat ini sering kita ulang setiap harinya pada anak. Maka otak anak secara tidak langsung akan menangkap informasi tersebut, dan informasi itu akan langsung disalurkan ke alam bawah sadar anak dan anak secara perlahan berperilaku seperti informasi yang ia dapatkan.

Nah, Ayah Bunda, setelah kita tahu kalimat apa saja yang sebaiknya kita ucapakan pada anak setiap harinya dan manfaatnya. Kenapa, tidak kita memulainya dari sekarang?. Yuk, tunggu apalagi, kalau kita tidak memulainya dari sekarang kapan lagi? Karena masa kecil anak hanya sekali dan tak akan pernah terulang kembali. Buat , Ayah Bunda yang sudah menerapkan metode ini terhadap anak-anaknya di rumah. Gimana nih ceritanya ? Bagiin, yukkkkk !


Comments

  1. Artikel yang bagus mba.. Sederhana, tp kadang terlupa. Makasih ya diingatkan. Btw, templatenya bagus..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih banyak bunda. Iya ini template blog baru saya. Sempet stres juga otak atik kode html nya. Maklum masih belajar ngebloga. Allhamdulillah bisa juga sedikit2. Salam kenal ya bun 😃

      Delete
  2. Tips keren mbak. Semoga hubungan ibu & anak makin baik.

    ReplyDelete
  3. Makasih tipsnya mbak, harus dipraktekan nih.

    ReplyDelete
  4. Boleh ini tipsnya mba. Terima kasih sharingnya ya. Inspiratif banget.

    ReplyDelete
  5. kalimatnya pendek saja tapi maknanya sangat dalam dan luar biasa bagi jiwa dan raga sang anak, maka kalimat tersebut menjadi wajib dan sering kita ucapkan sebagai tanda kasih ya neng?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya pak sederhana sekali, tetapi terkadanh karena sederhana jadi sering terlupakan. Terima kasih pak sudah berkunjung

      Delete
  6. Semoga setiap hari selalu ingat kata kata cinta 💕 untuk anak

    ReplyDelete
  7. Padahal smudah kata itu diucapkan tapi kadang disepelakan jadinya terabaikan, bagus-bagus artikenya salam kenal

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Semoga bisa memberi manfaat. Mohon untuk tidak meninggalkan Link Hidup, ya 😃 dan komentar Ayah Bunda bisa muncul setelah lewat persetujuan saya dan saya mohon maaaf sekali, jika ada komen tak sempat terbalas oleh saya karena keterbatasan saya. Maaf. Terima kasih 🙏

Popular posts from this blog

Cara Membuat dan Bermain Finger Painting Untuk Anak Usia Dini

Hai-hai Ayah Bunda! Hari ini saya ingin berbagi kegiatan saya bersama Erysha (1y8m). Yaitu membuat dan bermain Finger Painting untuk anak usia dini.  Cara membuatnya sederhana, tetapi banyak memberikan stimulus pada tumbuh kembang anak kita.

Buat Ayah Bunda yang belum tahu, apa sih itu finger painting? Finger painting adalah jenis kegiatan membuat gambar yang dilakukan dengan cara menggoreskan adonan warna (bubur warna) secara langsung dengan jari tangan secara bebas di atas bidang gambar, batasan jari di sini adalah semua jari tangan, telapak tangan, sampai pergelangan tangan (Sumanto, 2005).

Kalau gitu, langsung aja yuk kita buat! Hari ini saya sudah menyiapkan semua bahannya dan mengajak Erysha untuk bersiap-siap pula bermain-main dengan catnya.

Baca juga: FINGER PAINTING UNTUK ANAK USIA DINI "MEMBUAT POHON"

Cara Membuat dan Bermain Finger Painting
Alat dan Bahan

1. Cat warna khusus edukasi anak atau cat biang
2. Koran
3. Air
4. Beberapa wadah kecil untuk tempat cat
5. Air

Pijat Wajah Untuk Anak Terlambat Bicara

Hai Bunda, sebagai orang tua yang masih punya balita, terkadang kita suka khawatir ya. Kok, anak saya umur segini belum bisa ngomong ya? Kok, anak orang lain udah bisa ngomong ya? Kenapa ya, anak saya di diagnosa terlambat bicara oleh dokter? Terus, apa sih yang harus saya lakukan buat menstimulus kemampuan bicara anak saya? Dan masih banyak pertanyaan lainnya yang pastinya menggangu pikiran kita ya, Bun.

       Nah, sebelum kita bahas lebih lanjut tentang pijat wajah untuk anak terlambat bicara. Sebaiknya, Bunda perlu tahu terlebih dahulu, apa saja sih yang menyebabkan seorang anak bisa terlambat bicara? Apa yang harus kita lakukan jika anak kita menunjukkan gejala terlambat bicara? Dan apa saja sih yang bisa kita lakukan untuk menstimulusnya? Boleh, baca di sini dulu ya.

Menurut dr Attila Dewanti, SpA(K) Neurologi mengatakan pada usia tiga tahun, anak mulai bermain dengan teman sebayanya. Kalau anak mengalami keterlambatan bicara, sebaiknya segera lakukan terapi. Karena jika tidak,…

Serunya Bermain Kucing Dan Tikus Bersama Anak-Anak

Ayah bunda, di tengah kesibukan saya sebagai ibu rumah tangga baru dan mempunyai seorang balita. Allhamdulillah masih diberikan kesempatan untuk saya mengajar kembali walau sebulan hanya sekali atau dua kali. Tetapi bukan semata-mata untuk mencari uang, ini hanya sebagai salah satu bentuk peran saya di masyarakat dan juga untuk aktualisasi diri setelah kurang lebih hampir 2 tahun saya tidak mengajar lagi ketika memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga. 
        Hari ini saya akan menceritakan salah satu kegiatan saya bersama anak-anak didik saya. Langsung aja ya bun, pagi itu setelah kami perkenalan, saya mengajak mereka bermain permainan kucing dan tikus. Permainan ini sepertinya sudah tidak begitu asing ya di dengar, tetapi keseruan dari permainan ini tak akan pernah habis. Malah bikin anak-anak pada nagih.
        Apa sich itu permainan kucing dan tikus? Permainan ini bisa dimainkan paling sedikit 8 orang. Nah bagaimana ya cara bermainnya ?


Serunya Bermain Kucing Dan Tikus Bersa…

7 Pertanyaan tentang Anak Berkebutuhan Khusus

Hai-hai Ayah Bunda. Beberapa hari yang lalu, saya diundang untuk mengisi sebuah komunitas parenting online mengenai "Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Sejak Dini Melalui Tumbuh Kembang Anak". Materinya boleh lihat di sini ya dan saya merangkum pertanyaannya tentang anak berkebutuhan khusus di tulisan saya minggu ini. Siapa tahu bisa memberi manfaat untuk para orangtua yang lainnya
Pertanyaan tentang Anak Berkebutuhan khusus
1. Bunda Epah Assalamualaikum. saya punya anak yang sudah berumur 2 tahun 3 bulan. Tapi belum ada kosa kata yang dapat dimengerti dan anak saya terkadang kurang respon terhadap perintah atau pun panggilan dari orang termasuk saya, walau ada kalanya dia juga dengar dan tahu apa yang kami ucapkan, apa anak saya termasuk ke dalam Anak Berkebutuhan Khusus ya Bun?

Namun dari pandangan saya, daya fokus dan ingatan serta pendengarannya baik karena setiap kali hp berbunyi dia tahu dimana sumber bunyi suaranya dan selalu ingat gerakan dan gaya tokoh di video ya…