Skip to main content

Apa Itu Pendidikan yang Sebenarnya?

apa Itu pendidikan yang sebenarnya

      Aku itu nggak sengaja membaca sebuah status di facebook, yang intinya beranggapan kalau kita itu harus berpendidikan tinggi dan isi dari status itu menganggap orang yang nggak berpendidikan tinggi itu kelas rendah. 

Emang sih bahasanya halus dan aku tahu maksudnya baik. Hanya saja aku merasa pemikiran dan status itu bisa melukai perasaan orang-orang yang tidak memiliki pendidikan formal yang tinggi. Apalagi di negara kita tingkat pendidikan formal kita masih rendah 

      Memiliki pendidikan tinggi itu memang bagus dan aku tipe orang yang suka dengan pendidikan formal karena itu salah satu tempat  kita menimba ilmu. Tapi bukan berarti pendidikan formal itu menjadi harga mutlat dan begitu menjunjung tinggi pendidikan kita


Apa Itu Pendidikan?


      Begini Ayah Bunda, yang namanya pendidikan itu luas. Nggak melulu tentang sekolah. Nggak melulu tentang kampus atau sesuatu yang menjadikan kita banyak gelar dan ijazah.

      Sekolah itu hanyalah bagian kecil dari sebuah pendidikan. Hanya salah satunya saja. Karena sejatinya yang namanya pendidikan dan belajar itu bisa dari mana saja dan dimana saja. Bahkan terkadang, malah kita lebih banyak belajar pendidikan itu dari kehidupan kita sendiri, dari apa yang kita temui dan dari sehari-hari kita kan ya daripada dari sekolah

      Pendidikan kita di sekolah lebih banyak mengajarkan kita bagaimana menjadi seorang akademisi daripada melatih kita bagaimana memiliki keterampilan untuk menghadapi tantangan hidup ini. Lebih banyak mengajarkan kita tentang kognitif daripada membentuk karakter seseorang. Sekarang kita tengok ya apa pendidikan itu dari beberapa artian?


Arti Pendidikan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)


arti pendidikan menurut kamus besar bahasa indonesia (KBBI)

      Apa itu pendidikan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)? Pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan; proses, cara, perbuatan mendidik


Apa itu Pendidikan Menurut Ahli?


      Ada banyak pendapat ahli ya Ayah Bunda mengenai arti pendidikan ini dan aku ambil pendapat dari Prof. Dr. John Dewey

      Menurut Prof. Dr. John Dewey  "pendidikan merupakan suatu proses pengalaman. Karena kehidupan merupakan pertumbuhan, maka pendidikan berarti membantu pertumbuhan batin manusia tanpa dibatasi oleh usia"

      Dari pengertian pendidikan di atas sudah jelas ya Ayah Bunda bahwa pendidikan itu tidak melulu tentang sekolah yang terbatasi oleh tembok dan kursi yang berjajar di dalam kelas. 

      Sekarang pernahkah kita bertanya, sudahkah pendidikan formal selama ini berhasil membangun karakter manusia? 

      Jawabannya sangat di sayangkan belum ya dan bahkan banyak orang-orang berpendidikan tinggi tetapi tidak berkarakter mumpuni dan tidak beradab. Kenapa bisa dikatakan tidak beradab? Karena betapa banyak orang lebih mendahulukan ilmunya daripada adabnya 


Apa itu Pendidikan Karakter?


apa itu pendidikan karakter

      Kita sudah tahu ya apa itu pendidikan dari penjelasan di atas. Sekarang kita belajar memahami apa itu karakter

Pengertian karakter menurut Pusat Bahasa Depdiknas ialah bawaan, hati, jiwa, kepribadian, budi pekerti, perilaku, personalitas, sifat, tabiat, temperamen, dan watak. Sedangkan berkarakterialah berkepribadian, berperilaku, berwatak, bertabiat, bersifat dan berbudi pekerti.

      Jadi arti pendidikan karakter adalah sebuah proses atau usaha dalam membangun dan membentuk manusia agar berkepribadian baik dan berbudi pekerti luhur

Lalu dari mana sebaiknya kita mulai pendidikan itu pada anak-anak kita? Ya tentu, harus kita mulai dari pendidikan anak usia dini.


Apa Itu Pendidikan Anak Usia Dini?


apa itu pendidikan anak usia dini

      Pendidikan itu harus dimulai dari anak usia dini. Karena usia dini adalah saat-saat yang paling tepat dan mudah untuk kita mengarahkan dan mengisi jiwa anak tentang tuhannya, tentang kebenaran, tentang kebaikan dan cinta. Terutama pada saat masa golden age anak. 

Pendidikan anak usia dini adalah sebuah proses untuk kita menanamkan banyak hal pada anak termasuk memberikan pendidikan karakter sedini mungkin. Karena memberikan pendidikan usia dini sama dengan kita membangun sebuah pondasi yang kuat di dalam diri anak agar anak tak mudah terbawa arus pada hal-hal yang negatif yang akan datang dari luar 

Jadi pendidikan anak usia dini ini, bukan hanya sekedar penting. Tapi penting sekaliiiii dong. Boleh intip juga tulisanku tentang konsep pendidikan dan pengasuhan pada anak ya. Klik aja linknya 

      So, tak perlulah ya kita mengatakan atau beranggapan bahwa orang-orang yang pendidikannya (sekolahnya) rendah adalah manusia dengan kelas yang rendah. Jangan

      Sungguh itu sombong sekali. Hanya karena kita merasa berpendidikan tinggi dari hasil sekolah kita, kita jadi mengkastakan pendidikan orang lain tinggi dan rendah. Karena untuk apa sekolah tinggi itu jika kita kehilangan empati kita. 

      Memang benar, tinggi rendahnya sekolah seseorang dapat mempengaruhi pola pikirnya dan bagaimana ia bersikap tapi tidak semuanya. Karena semua dikembalikan lagi pada individunya. Karena betapa banyak orang yang ngakunya berpendidikan tinggi, tetapi buang sampah masih sembarangan 

      Betapa banyak orang yang ngakunya berintelektual tapi merokok masih sembarangan. Orang yang ngakunya bergelar tapi masih nyelip antrian. Banyak yang begitu? Banyakkkkk. Berarti pendidikan yang ia tempuh selama ini dan bertahun-tahun itu, tidak menjamin bisa merubah pola pikir dan sikap seseorang. Hanya sedikit orang yang bisa berubah karena pendidikan itu tapi sisanya lebih banyak tidak. 

      Orang yang berpendidikan aja masih suka banyak yang tidak beretika apalagi yang tidak berpendidikan kan? Iya sih memang benar, tapi kan tidak semuanya. Karena semuanya dikembalikan lagi pada diri kita masing-masing mau belajar atau tidak? 

      Karena ada juga orang berjiwa besar dan ber- attitude tanpa harus melalui pendidikan akademiknya. Karena selama ini aku banyak mengenal orang-orang tanpa berjubah pendidikan tinggi tapi baik dan ilmunya masya Allah luar biasa. Kok bisa begitu? Karena mereka lebih banyak belajar dari perjalanan kehidupan itu sendiri


belajar dari kehidupan
Belajar dari kehidupan

      So, jangan memandang arti pendidikan itu dalam sudut pandang yang sempit. Hanya seputar sekolah-sekolah dan sekolah. Bukan. Pendidikan formal hanya salah satu tempat kita untuk belajar ilmu dan memperkaya wawasan. Tapi bukan berarti segalanya dan mengatasnamakan pendidikan itu hanya berupa sekolah. Tidak ya

      Yuk, kita jadikan pendidikan tinggi kita untuk menebar manfaat pada banyak orang sesuai kompetensi kita, sesuai ilmu kita, sesuai gelar kita. Agar ilmu yang kita punya itu penuh barokah.

      Agar kita punya jawaban yang layak untuk akherat kita nanti ketika kita ditanya olehNya untuk apa kita gunakan ilmu kita? Sudah kita gunakan ilmu kita dalam kebaikan? Sudahkah kita gunakan ilmu kita di jalanNya atau hanya kita gunakan untuk diri kita sendiri? Atau bahkan mungkin ilmu yang kita dapatkan dari pendidikan kita selama ini tak berarti apa-apa karena melebur begitu aja? Alias nggak nempel. Hah, apapun itu. Semoga Allah ridha sama kita ya

      Semoga kita tidak mengkastakan orang itu kelas rendah atau tinggi hanya dari pendidikannya ya Ayah Bunda *lagi ngomong ama diri sendiri dan memandang apa itu pendidikan dari sebuah sudut pandang yang sangat luas. Nah, Ayah Bunda bisa baca juga ya di sini apa yang sudah kita persiapkan dalam pendidikan anak kita di era kekinian ini? Buat Ayah Bunda yang punya anak remaja boleh banget mampir ke materi parenting ini tentang mendidik anak generasi aqil baligh
. Nah, kalau arti pendidikan untuk Ayah Bunda sendiri apa sih?

Comments

  1. Buat saya pendidikan itu perubahan. Just that simple. Setinggi apapun pendidikannya, ketika proses pendikan berakhir tanpa ada perubahan dari si peserta didik, means pendidikannya nggak efektif.

    Bisa dari pendidiknya atau peserta didiknya.

    But that just me Bun 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah simple ya Pak. Pendidikan itu perubahan. Setujuuu bangettt

      Delete
  2. Mendidik anak semenjak bayi sih kalo menurutku. Mendidik kan bukan berarti masukkin sekolah. Di rumah justru pendidikan paling utama. Selain pelajaran juga mendidik gimana anak berakhlaq yg mulia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener bun pendidikan itu harus kita mulai dari usia dini ya

      Delete
  3. Pendidikan itu bukan sekadar gelar yang tinggi, tetapi bagaimana ia bisa bersikap, bertingkah laku, berinteraksi, memahami arti hidup dan tentunya belajar dari kesalahan. Karena pendidikan yang lebih utama ialah pendidikan dari lingkup keluarga untuk menentukan masa depan. Sementara belajar bisa dilakukan dari mana saja tidak terikat oleh ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  4. Dan mirisnya masih banyak orang yang mengkastakan dengan lainnya hanya karena pendidikan di sekolahnya lebih tinggi.

    Kalau menurut saya sih, pendidikan itu memang sangat penting, terutama pendidikan karakter yang ada pada diri anak tersebut. Karena dari karakter pula lah seseorang bisa dilihat baik atau tidak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener bun malah pendidikan karakter itu penting banget ya ya

      Delete
  5. Betul mb..mengukur seseorang tidak bisa hanya dari pendidikan formalnya saja.. Karena sesungguhnya pendidikan bisa didapat dari mana saja.. Yang penting, semoga dengan pendidikan yang kita punya kita bisa bermanfaat untuk sesama...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah betul banget. Karena arti pendidikan itu sebenernya luas ya

      Delete
  6. Pendidikan formal yang tinggi ga menjamin attitudenya sih ya. Pendidikan karakter itu memang yang utama, dulu waktu kuliah sempet booming tentang softskill. Jadi untuk dapetin kerja, ga hanya hardskill aja yg diasah, tapi juga softskill yang meliputi attitude seseorang. Semoga pendidikan yang sudah kita raih bisa bernilai ibadah dan bermanfaat bagi orang banyak ya.

    ReplyDelete
  7. Pendidikan itu tidak selalu formal ya mbak, seperti kata pepatah "Alam Terkembang Jadi Guru", toh kalo mau pinter kita bisa dapatkan pendidikan itu dari berbagai cara.

    Pandangan saya dan suami berbeda soal pendidikan. Seperti contoh dalam pendidikan anak kami, pendidikan awal 12 tahun adalah wajib, setelah itu, menurut suami saya anak bebas memilih mau lanjut ke kampus (universitas) atau tidak, dia boleh bekerja atau travel keluar dari kandangnya untuk melihat dunia, mendapatkan berbagai experiences, dan menemukan jati diri. Si anak bisa ke kampus anytime setelah dia siap...;)

    Hal ini bertolak belakang dengan pandangan saya...

    Mengenai kasta, saya sangat rasakan, rasanya rasa korban deh....kami tidak mencari sekolah yang bagus untuk sekolah dasar anak...sekolahnya SDN dan temannya adalah orang-orang kampung, salah satu teman saya ngomong ke teman yang lainnya bahwa saya tidak menjaga kualitas anak...:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya bun yang penting anak kita bahagia menempuh pendidikan pilihannya

      Delete
  8. Pendidikan karakter kayaknya skrng ini sangatlah perlu karena banyak sekali anak jaman skrng yang perilakunya susah dikendalikan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bun serem ya. Semoga kita bsa mendidik anak2 kita juga.

      Delete
  9. Bener banget bunda, pendidikan bukan cuma dari sekolah. Tapi mungkin karena di masa lalu (masa nenek saya misalnya) sekolah itu sesuatu mahal, makannya masih banyak diantara orang-orang yang berpikir bahwa pendidikan itu harus sekolah bahkan sampe bertitel-titel . Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iya bun. Masih jd PR bangsa kita nih bagaimana pendidikan itu bisa membangun karakter bangsa dan yg terpnting adalah pendidikan itu dimulai dari rumah ya

      Delete
  10. Terimakasih sudah mengingatkan dan aku seppendapat banget. Pendidikan itu luas gak hanya pendidikan formal. Dalam rumah tanggaku juga pendidikan itu di anggap sangat penting dan unlimited

    ReplyDelete
  11. Pendidikan kalau menurut saya adalah Proses BELAJAR dan Menimba Ilmu.

    jadi belajar dan menimba ilmunya bisa dari mana saja.

    Belajar dari saya juga bisa.#kalau ada yg mau sich...hahahah.....

    ohy....status siapa yach mbak yg disebutkan diatas...? jadi kepo nich...hahahah.....

    ReplyDelete
  12. Pendidikan untuk anak-anak itu ada macamnya ya, ada formal dan informal. Kebetulan selama ini aku selalu melakukan keduanya untuk anakku. Dirumah pun biasanya kami berdua suka melakukan aktivitas untuk daya kreativitasnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya pendidikan itu yang terpenting harus dimulai dari rumah ya untuk pondasi anak

      Delete
  13. Kalau pendidikan tinggi harus dibarengi punya akhlak yg baik ya mbaa.. kadang sedih anaknya sekolah tinggi tapi sama ortu malah bgitu :(
    Mamah aku pendidikannya kurang tinggi tapi beliau mau terus menambah skillnya

    ReplyDelete
  14. Setuju Teh Yeni, pendidikan itu bukan hanya bisa di dapat di bangku formal saja. Bahkan pendidikan yang didapatkan berdasarkan pengalaman, bisa lebih bermanfaat untuk diri sendiri dan masyarakat luas

    ReplyDelete
  15. Suka deh sama tulisannya, Mak
    Aku merasa tersentuh nih sama pendidikan yg nggak smpe jenjang bangku perguruan tinggi
    Tapi aku percaya kalau menuntut ilmu atau pendidikan bisa dicari dari manapun.
    Makasih udah mau berbagi artikel nya Mak

    ReplyDelete
  16. Pendidikan itu adalah yang membuat orang jadi lebih baik lagi dari waktu-waktu sebelumnya.
    Seharusnya saat orang semakin tinggi pendidikannya, semakin bijak dan semakin sadar bahwa kita bukanlah siapa-siapa di mata Allah :)

    Dan pendidikan bagi saya yang paling berarti adalah, saat saya menjadi seorang ibu :)

    ReplyDelete
  17. Suka sedih, waktu itu teman tersudut oleh teman dia, karena pendidikannya. Padahal pendidikan tinggi belum menjamin dirinnya itu menjadi orang lebih baik. Buktinya setelah beberapa tahunn, temanku bisa menunjukkan lebih sukses, biarpun pendidikannya tidk sama dengan temannya itu.

    ReplyDelete
  18. artikelnya bermanfaat, terima kasih kak :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Semoga bisa memberi manfaat. Mohon untuk tidak meninggalkan Link Hidup, ya 😃 dan komentar Ayah Bunda bisa muncul setelah lewat persetujuan saya dan saya mohon maaaf sekali, jika ada komen tak sempat terbalas oleh saya karena keterbatasan saya. Maaf. Terima kasih 🙏

Popular posts from this blog

Cara Membuat dan Bermain Finger Painting Untuk Anak Usia Dini

Hai-hai Ayah Bunda! Hari ini saya ingin berbagi kegiatan saya bersama Erysha (1y8m). Yaitu membuat dan bermain Finger Painting untuk anak usia dini.  Cara membuatnya sederhana, tetapi banyak memberikan stimulus pada tumbuh kembang anak kita.

Buat Ayah Bunda yang belum tahu, apa sih itu finger painting? Finger painting adalah jenis kegiatan membuat gambar yang dilakukan dengan cara menggoreskan adonan warna (bubur warna) secara langsung dengan jari tangan secara bebas di atas bidang gambar, batasan jari di sini adalah semua jari tangan, telapak tangan, sampai pergelangan tangan (Sumanto, 2005).

Kalau gitu, langsung aja yuk kita buat! Hari ini saya sudah menyiapkan semua bahannya dan mengajak Erysha untuk bersiap-siap pula bermain-main dengan catnya.

Baca juga: FINGER PAINTING UNTUK ANAK USIA DINI "MEMBUAT POHON"

Cara Membuat dan Bermain Finger Painting
Alat dan Bahan

1. Cat warna khusus edukasi anak atau cat biang
2. Koran
3. Air
4. Beberapa wadah kecil untuk tempat cat
5. Air

Pijat Wajah Untuk Anak Terlambat Bicara

Hai Bunda, sebagai orang tua yang masih punya balita, terkadang kita suka khawatir ya. Kok, anak saya umur segini belum bisa ngomong ya? Kok, anak orang lain udah bisa ngomong ya? Kenapa ya, anak saya di diagnosa terlambat bicara oleh dokter? Terus, apa sih yang harus saya lakukan buat menstimulus kemampuan bicara anak saya? Dan masih banyak pertanyaan lainnya yang pastinya menggangu pikiran kita ya, Bun.

       Nah, sebelum kita bahas lebih lanjut tentang pijat wajah untuk anak terlambat bicara. Sebaiknya, Bunda perlu tahu terlebih dahulu, apa saja sih yang menyebabkan seorang anak bisa terlambat bicara? Apa yang harus kita lakukan jika anak kita menunjukkan gejala terlambat bicara? Dan apa saja sih yang bisa kita lakukan untuk menstimulusnya? Boleh, baca di sini dulu ya.

Menurut dr Attila Dewanti, SpA(K) Neurologi mengatakan pada usia tiga tahun, anak mulai bermain dengan teman sebayanya. Kalau anak mengalami keterlambatan bicara, sebaiknya segera lakukan terapi. Karena jika tidak,…

Serunya Bermain Kucing Dan Tikus Bersama Anak-Anak

Ayah bunda, di tengah kesibukan saya sebagai ibu rumah tangga baru dan mempunyai seorang balita. Allhamdulillah masih diberikan kesempatan untuk saya mengajar kembali walau sebulan hanya sekali atau dua kali. Tetapi bukan semata-mata untuk mencari uang, ini hanya sebagai salah satu bentuk peran saya di masyarakat dan juga untuk aktualisasi diri setelah kurang lebih hampir 2 tahun saya tidak mengajar lagi ketika memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga. 
        Hari ini saya akan menceritakan salah satu kegiatan saya bersama anak-anak didik saya. Langsung aja ya bun, pagi itu setelah kami perkenalan, saya mengajak mereka bermain permainan kucing dan tikus. Permainan ini sepertinya sudah tidak begitu asing ya di dengar, tetapi keseruan dari permainan ini tak akan pernah habis. Malah bikin anak-anak pada nagih.
        Apa sich itu permainan kucing dan tikus? Permainan ini bisa dimainkan paling sedikit 8 orang. Nah bagaimana ya cara bermainnya ?


Serunya Bermain Kucing Dan Tikus Bersa…

7 Pertanyaan tentang Anak Berkebutuhan Khusus

Hai-hai Ayah Bunda. Beberapa hari yang lalu, saya diundang untuk mengisi sebuah komunitas parenting online mengenai "Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Sejak Dini Melalui Tumbuh Kembang Anak". Materinya boleh lihat di sini ya dan saya merangkum pertanyaannya tentang anak berkebutuhan khusus di tulisan saya minggu ini. Siapa tahu bisa memberi manfaat untuk para orangtua yang lainnya
Pertanyaan tentang Anak Berkebutuhan khusus
1. Bunda Epah Assalamualaikum. saya punya anak yang sudah berumur 2 tahun 3 bulan. Tapi belum ada kosa kata yang dapat dimengerti dan anak saya terkadang kurang respon terhadap perintah atau pun panggilan dari orang termasuk saya, walau ada kalanya dia juga dengar dan tahu apa yang kami ucapkan, apa anak saya termasuk ke dalam Anak Berkebutuhan Khusus ya Bun?

Namun dari pandangan saya, daya fokus dan ingatan serta pendengarannya baik karena setiap kali hp berbunyi dia tahu dimana sumber bunyi suaranya dan selalu ingat gerakan dan gaya tokoh di video ya…