Tahukah Engkau Bahwa Engkau Begitu Berharga

Ibu, Engkau Begitu Berharga
Pixabay


Tahukah Engkau Bahwa Engkau Begitu Berharga

Anak dan penghuninya yang sehat itu. Itu karena ada seorang istri yang memperhatikan asupan nutrisi keluarganya setiap harinya. 

Rumah yang selalu dibersihkan itu, suatu pekerjaan yang dianggap tak hebat itu. Tapi dari usaha istri itu membuat suami dan anak-anaknya menjadi jarang sakit

Piring yang selalu dibersihkan itu, yang terlihat begitu menjijikkan bagi orang lain. Tapi dari apa yang ibu kerjakan itulah penghuni rumahnya bisa makan dengan tenang dan bersih

Pakaian yang selalu dicuci dan disetrika itu. Hal biasa tapi tanpa itu penghuni rumahnya tak akan memiliki pakaian bersih tanpa usaha seorang ibu. Dan pakaian suami yang bersih tersetrika rapi itu, ada usaha istri menyetrikanya di hari orang lain libur tapi ia tetap bekerja 

Anak dan suami yang bersih juga rumah yang terurus. Ada seorang istri yang mengorbankan dirinya untuk tak terurus 

membuat anak suka buku
Pixabay


Anak yang suka buku dan membaca, karena ada seorang ibu yang mengenalkan buku dengan cara menyenangkan pada anaknya sejak dininya

Anak yang pintar bisa ini bisa itu karena ada ibunya yang menstimulasinya sejak dini dan mengenalkan banyak hal pada anaknya dengan cara menyenangkan. 

Anak yang senang belajar ini itu karena ada ibunya yang menumbuhkan dan menjaga fitrah belajar anaknya sejak dini

Anak yang mengenal huruf, mengenal angka, bisa berhitung, mengenal bacaan, bisa mengaji, hapal hapalan surat, hapal doa, bisa menulis dan lain-lain tidak serta merta langsung bisa begitu saja. Tapi ada pengorbanan ibunya yang mengenalkan dan mengajarkannya setiap hari di rumah dan mengorbankan waktunya sendiri

Anak yang tumbuh dengan cerdas optimal dan tercapai target tumbuh kembangnya, tidak begitu saja tercapai. Tapi ada ibunya yang menstimulasi tumbuh kembangnya di rumah

Anak yang bisa mandiri seperti mandi sendiri, BAK/BAB sendiri, makan sendiri, tidur sendiri, merapihkan mainan sendiri, berusaha sendiri dll, ada seorang ibu yang berusaha berkali2 menahan sabar melatih kemandirian anaknya

Anak yang bisa membedakan mana yang salah mana yang benar dan terbentuk karakter positif pada dirinya. Itu karena ada ibunya yang mengajarkan dan memberi contoh pada anaknya di rumah dengan mengorbankan egonya sendiri

Pijat suami
Pixabay


Seorang suami yang kelelahan sepulang bekerja, lalu hilanglah rasa lelahnya karena ada seorang istri yang memanaskan air dan memijat suaminya di malam hari

Untuk mengurus makan suami dan anaknya, ada seorang istri yang terbangun dari shubuh untuk memasak dan menyiapkan bekal makan siang untuk suaminya dan makan untuk anak-anaknya. Padahal malam harinya dia sudah kurang tidur karena ia hanya bisa punya me time di malam hari setelah seharian mengurus semuanya

Suami yang pulang dengan selamat, dimudahkan urusannya, dan dilapangkan rezekinya, itu semua karena ada doa istri di setiap langkahnya

Dan kamu tahu, itu semua pakai ilmu dan cinta. Dan masih ada banyak hal lain yang tak tertuliskan dengan kata-kata dan satu persatu. Tapi memang begitulah pekerjaan ibu rumah tangga yang minim sekali penghargaan dan seolah-olah tampak tak berharga bahkan oleh orang terdekatnya sendiri. Terkadang dianggap tak memiliki kemampuan apa-apa dan tak bisa apa-apa. Padahal ada banyakkkkkkk hal yang telah ia korbankan dan usahakan. 

Jika seorang suami ketika gajian langsung terlihat tindakan nyatanya. Tapi tidak begitu dengan ibu rumah tangga. Apa yang ia lakukan sering tak terlihat, tampak tak hebat dan terlihat ga keren. Padahal sesungguhnya ada banyakkkkkkk sekali yang ia korbankan untuk memberi yang terbaik untuk keluarga kecilnya. Tapi sayangnya kebaikannya abstrak, tak terukur, dan tak tampak nyata hingga yang bisa melihat kehebatannya hanya hati orang-orang yang penuh rasa syukur dan memaknai apa yang ia punya


Baca juga: Perempuan itu Wajib Berpenghasilan. Yes or No?

engkau berharga
Pixabay


Hai teruntukmu ibu yang minim penghargaan. Jangan bersedih jika apa yang kamu lakukan itu dianggap tampak tak hebat, kamu terkesan tak berguna dan dianggap tak bisa apa-apa oleh orang lain bahkan oleh orang terdekatmu,  kamu dianggap nggak punya skill apa-apa, tak secantik perempuan di luar sana karena engkau kehilangan waktu untuk dirimu sendiri, tak bisa menghasilkan atau kebaikankamu dan pengorbananmu tergugurkan dan terlupakan semuanya oleh satu kekuranganmu. Tak apa-apa. Jangan bersedih. 


Baca juga: Apakah Ibu Rumah Tangga masih Butuh Ruang Aktualisasi Diri?

Baca juga: Cara Mengelola Insecure untuk Para Ibu


Percayalah selama kamu terus berusaha meningkatkanku kualitas dirimu, selama itu kamu itu hebat, kamu itu mahal, kamu itu berharga dan berterima kasihlah pada dirimu sendiri atas semua perjuanganmu, pengorbananmu telah bertahan dan belajar sejauh ini. Percayalah kamu hebat dan kamu BERHARGA ❤

4 comments

  1. Tulisan yang ngademin hati banget mbak. Iya benar, di kantor aja kadang ada penghargaan karyawan terbaik tapi untuk ibu/istri di rumah malah nggak ada. Padahal kerjanya nggak ada tanggal merah.

    ReplyDelete
  2. Dan percayalah akutu tiap ke blog mbak Yeni selalu merasa di pukpukin. Makasi yaa mbak tulisan ini, kadang suka sedih kalau gada yang ngehargain usaha kita sebagai ibu pas anak berhasil, giliran anak dianggap miss, komen berdatangan : Gimana sih emaknya

    ReplyDelete
  3. "Tapi tidak begitu dengan ibu rumah tangga. Apa yang ia lakukan sering tak terlihat, tampak tak hebat dan terlihat ga keren" ini betul banget, hehehe. Tapi alhamdulillah ya teh, saya merasa diri saya hebat karena bisa menjadi ibu dan melakukan semua peran seorang ibu dengan baik (versi saya) makasih puk puk nya teh cantik,semoga sehat selalu sekeluarga

    ReplyDelete
  4. memang ya kadang suka terpikir kalau sudah capai dan lelah, aduh sampai segininya tapi kalau lihat anak2 seaht , suami bisa kerja dengan tenang pikiran seperti itu hilang

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Semoga bisa memberi manfaat. Mohon untuk tidak meninggalkan Link Hidup, ya 😃 dan komentar Ayah Bunda bisa muncul setelah lewat persetujuan saya dan saya mohon maaaf sekali, jika ada komen tak sempat terbalas oleh saya karena keterbatasan saya. Maaf. Terima kasih 🙏