Skip to main content

Bedanya Ibu Rumah Tangga Biasa dengan Ibu Rumah Tangga Luar Biasa

Foto : Www.Walleno.Com
             
        Setiap pagi sebelum suami berangkat kerja, kami selalu memanfaatkan waktu yang sempit itu dengan kebersamaan yang berkualitas seperti bercanda maupun bercakap-cakap tentang apa saja salah satunya tentang karya. Seperti hari ini :

Aku      : Aa, ade nggak mau kalo cuma jadi 
               IRT biasa, emang sich jadi IRT juga 
               udah hebat. Tapi nggak mau jadi 
               IRT kebanyakan 
Suami : Emang ade tau nggak bedanya IRT
               biasa ama IRT luar biasa?
Aku    : Tau, kalo IRT luar biasa itu, IRT yang
              yang nggak suka bergosip dan
              walau di rumah tetep berwawasan
              karena terus memperbarui ilmunya
              pokoknya nggak kayak IRT
              kebanyakan.
Suami : De, luar biasa atau tidaknya IRT itu
              bukan di lihat dari karya-karyanya.
              tetapi dari berhasil atau tidaknya
              Ia mendidik anak-anaknya kelak
Aku     : (diam berpikir) hmm ia A
Suami : jadi inget prioritas utama ade itu
               adalah mendidik anak 😃
Aku     : hehehe ia A

Baca juga : Menjadi Ibu Rumah Tangga Itu Soal Kesempatan 
     
        Terkadang secara tidak sadar kita begitu sibuk membanding-bandingkan diri kita sendiri dengan orang lain. "Eh ibu keliatan keren ya, setiap hari berdandan rapi pergi kerja dan punya pekerjaan yang bagus lagi, sedangkan kita apa atuh, cuma di rumah aja dan ga punya kontribusi apa-apa". Eh ibu itu hebat ya, walau di rumah tapi punya bisnis masakan dan penghasilannya jutaan lagi, kalo kita mah apa atuh, masak aja kadang sampe gosong". Atau "eh ibu itu mantap banget ya, ibu rumah tangga tapi hebat jualan onlinenya laris dan penghasilannya gede banget, sedangkan kita mah apa atuh ga punya sesuatu yang bisa di jual hiks..hiks".

Baca juga : Cara Mengelola Stres Untuk Para Ibu

        Kita begitu sibuk melihat karya-karya orang lain dan mengutuk diri yang nggak punya karya dan ngerasa jadi ibu rumah tangga yang gagal karena nggak punya karya apapun. Padahal kita lupa, parameter ibu rumah tangga luar biasa ataupun ibu bekerja itu bukan di lihat dari karya-karyanya yang begitu hebat di luar sana. Tetapi berhasil atau tidaknya ia dalam "Mendidik anak-anaknya kelak". Jadi jangan sampai kita gagal fokus dalam memandang segala sesuatunya dan disibukkan dengan membanding-bandingkan sesuatu yang bersifat materi sehingga membuat kita lupa dengan tujuan utama kita sebagai ibu yaitu mendidik anak-anak kita.

Jadi jangan lupa bahagia yaaaa  😘😘😘

Comments

  1. Bener banget teteh, seorang ibu dibilang hebat jika berhasil mendidik anak2nya kelak. Semoga kita juga bisa ya teh mendidik anak2 kita. Harus bisa 😃

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Semoga bisa memberi manfaat. Mohon untuk tidak meninggalkan Link Hidup, ya 😃 dan komentar Ayah Bunda bisa muncul setelah lewat persetujuan saya dan saya mohon maaaf sekali, jika ada komen tak sempat terbalas oleh saya karena keterbatasan saya. Maaf. Terima kasih 🙏

Popular posts from this blog

Cara Membuat dan Bermain Finger Painting Untuk Anak Usia Dini

Hai-hai Ayah Bunda! Hari ini saya ingin berbagi kegiatan saya bersama Erysha (1y8m). Yaitu membuat dan bermain Finger Painting untuk anak usia dini.  Cara membuatnya sederhana, tetapi banyak memberikan stimulus pada tumbuh kembang anak kita.

Buat Ayah Bunda yang belum tahu, apa sih itu finger painting? Finger painting adalah jenis kegiatan membuat gambar yang dilakukan dengan cara menggoreskan adonan warna (bubur warna) secara langsung dengan jari tangan secara bebas di atas bidang gambar, batasan jari di sini adalah semua jari tangan, telapak tangan, sampai pergelangan tangan (Sumanto, 2005).

Kalau gitu, langsung aja yuk kita buat! Hari ini saya sudah menyiapkan semua bahannya dan mengajak Erysha untuk bersiap-siap pula bermain-main dengan catnya.

Baca juga: FINGER PAINTING UNTUK ANAK USIA DINI "MEMBUAT POHON"

Cara Membuat dan Bermain Finger Painting
Alat dan Bahan

1. Cat warna khusus edukasi anak atau cat biang
2. Koran
3. Air
4. Beberapa wadah kecil untuk tempat cat
5. Air

Pijat Wajah Untuk Anak Terlambat Bicara

Hai Bunda, sebagai orang tua yang masih punya balita, terkadang kita suka khawatir ya. Kok, anak saya umur segini belum bisa ngomong ya? Kok, anak orang lain udah bisa ngomong ya? Kenapa ya, anak saya di diagnosa terlambat bicara oleh dokter? Terus, apa sih yang harus saya lakukan buat menstimulus kemampuan bicara anak saya? Dan masih banyak pertanyaan lainnya yang pastinya menggangu pikiran kita ya, Bun.

       Nah, sebelum kita bahas lebih lanjut tentang pijat wajah untuk anak terlambat bicara. Sebaiknya, Bunda perlu tahu terlebih dahulu, apa saja sih yang menyebabkan seorang anak bisa terlambat bicara? Apa yang harus kita lakukan jika anak kita menunjukkan gejala terlambat bicara? Dan apa saja sih yang bisa kita lakukan untuk menstimulusnya? Boleh, baca di sini dulu ya.

Menurut dr Attila Dewanti, SpA(K) Neurologi mengatakan pada usia tiga tahun, anak mulai bermain dengan teman sebayanya. Kalau anak mengalami keterlambatan bicara, sebaiknya segera lakukan terapi. Karena jika tidak,…

Serunya Bermain Kucing Dan Tikus Bersama Anak-Anak

Ayah bunda, di tengah kesibukan saya sebagai ibu rumah tangga baru dan mempunyai seorang balita. Allhamdulillah masih diberikan kesempatan untuk saya mengajar kembali walau sebulan hanya sekali atau dua kali. Tetapi bukan semata-mata untuk mencari uang, ini hanya sebagai salah satu bentuk peran saya di masyarakat dan juga untuk aktualisasi diri setelah kurang lebih hampir 2 tahun saya tidak mengajar lagi ketika memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga. 
        Hari ini saya akan menceritakan salah satu kegiatan saya bersama anak-anak didik saya. Langsung aja ya bun, pagi itu setelah kami perkenalan, saya mengajak mereka bermain permainan kucing dan tikus. Permainan ini sepertinya sudah tidak begitu asing ya di dengar, tetapi keseruan dari permainan ini tak akan pernah habis. Malah bikin anak-anak pada nagih.
        Apa sich itu permainan kucing dan tikus? Permainan ini bisa dimainkan paling sedikit 8 orang. Nah bagaimana ya cara bermainnya ?


Serunya Bermain Kucing Dan Tikus Bersa…

7 Pertanyaan tentang Anak Berkebutuhan Khusus

Hai-hai Ayah Bunda. Beberapa hari yang lalu, saya diundang untuk mengisi sebuah komunitas parenting online mengenai "Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Sejak Dini Melalui Tumbuh Kembang Anak". Materinya boleh lihat di sini ya dan saya merangkum pertanyaannya tentang anak berkebutuhan khusus di tulisan saya minggu ini. Siapa tahu bisa memberi manfaat untuk para orangtua yang lainnya
Pertanyaan tentang Anak Berkebutuhan khusus
1. Bunda Epah Assalamualaikum. saya punya anak yang sudah berumur 2 tahun 3 bulan. Tapi belum ada kosa kata yang dapat dimengerti dan anak saya terkadang kurang respon terhadap perintah atau pun panggilan dari orang termasuk saya, walau ada kalanya dia juga dengar dan tahu apa yang kami ucapkan, apa anak saya termasuk ke dalam Anak Berkebutuhan Khusus ya Bun?

Namun dari pandangan saya, daya fokus dan ingatan serta pendengarannya baik karena setiap kali hp berbunyi dia tahu dimana sumber bunyi suaranya dan selalu ingat gerakan dan gaya tokoh di video ya…