Skip to main content

Kegiatan Stimulus Anak Usia Dini dengan "Melukis Tisu Basah"

kegiatan stimulus anak usia dini dengan "melukis tisu basah"


Hai-hai Bunda yang lagi bingung cari ide untuk menstimulus tumbuh kembang anaknya di rumah, yuk ikutin aja kegiatan saya bersama Erysha (2 tahun 1 bulan ) kemarin (2 April 2018) yaitu melukis tisu basah. Bunda jangan khawatir, kegiatan stimulus ini bisa juga untuk anak usia 2 - 6 tahun, lho 😉

Kalau gitu langsung aja ya, Bun 😉

Kegiatan Stimulus Anak Usia Dini dengan "Melukis Tisu Basah"


melukis

Nama Kegiatan: Melukis Tisu Basah
Untuk usia: 2 - 6 tahun

Alat dan bahan:

- Cat warna/cat air/pewarna makanan
- Cutton bud
- tisu basah
- alas

Kegiatan

1. Saya mengenalkan nama-nama alat dan bahan yang akan digunakan pada Erysha. Kok perlu sih kita mengenalkan alat dan bahan kegiatannya pada anak? Karena tidak semua nama alat dan bahan anak tahu. Jadi, ketika kita mengenalkan sesuatu pada anak, pasti itu menjadi sebuah pengetahuan baru baginya

2. Saya mengenalkan erysha warna yang akan digunakan. Ini adalah salah satu proses permulaan awal kita mengenalkan warna pada kegiatan ini

3. Membiarkan Erysha melukis bebas dengan warna cat air yang ia pilih sambil kita kenalkan nama dari setiap warnanya. Biarkan anak bereksplorasi sebebasnya Bunda dengan warna pilihannya dan dari setiap garisnya. Karena sekalipun tarikan garisnya asal dan tidak berbentuk, tidak perlu kita melarangnya. Sebab nanti melukis di atas tisu basah itu akan berakhir dengan gambar yang abstrak dan menarik

4. Jangan lupa sertakan pujian dan kata-kata positif pada anak ya, agar anak semangat dan kegiatannya menjadi lebih menyenangkan bagi anak

Untuk anak yang usianya 4 tahun ke atas bisa kita tambahkan dengan bermain dan bereksperimen percampuran warna. Misalnya minta anak untuk mencampurkan warna biru dengan kuning. Jadinya nanti warna apa ya? Atau warna merah dengan kuning dll. Biarkan anak menemukan jawabannya sendiri dari proses belajarnya sendiri dengan cara menyenangkan

Lalu jangan lupa juga untuk mengajak anak mengamati proses apa yang terjadi ketika setiap goresan garis atau tetesan catnya mengenai tisu basah. Misalnya wah ternyata kalau melukis di atas tisu basah, warnanya langsung cepat menyerap dan menyebar ya. Coba kita bandingkan jika melukis di kertas. Apa yang terjadi ya? Masih samakah?

Minta anak menjawab sendiri dan mengambil kesimpulannya sendiri. Sering mengajak anak diskusi pun akan membuat anak terlatih untuk berani menjelaskan maksudnya, gagasannya, dan berpikir kritis nantinya. Pastinya menjadi salah satu cara kita untuk melatih anak berkomunikasi dari sejak dini ya, Bun.

Rasanya sayang sekali jika anak cerdas tetapi kurang dibekali kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik. Nanti itu bisa menghambatnya di masa depan untuk mengemukakan pemikirannya dan orang pun tidak akan paham apa yang dibicarakannya jika tidak kita latih dari sejak dini. Nanti, akan jadi sayang rasanya.

Selain itu, kita bisa mengenalkan anak dengan tulisan atau huruf dari namanya sendiri dan meminta anak untuk menirukan tulisannya. Nah, apa saja ya manfaat dari kegiatan ini?

Baca juga: Kegiatan Stimulus Tumbuh Kembang Anak dengan Membuat Pohon Bibir

Ini foto-foto kegiatan Erysha "Melukis Tisu Basah"

melukis dengan cat air

cat biang

bermain warna

Eksplorasi dengan cat, anak

prakarya anak usia dini

Baca juga: Prakarya dengan Media Daun Untuk Anak Usia Dini

Manfaat Kegiatan Melukis Tisu Basah


Cat air


1. Membangun bonding orangtua dengan anak
2. Memberikan kegiatan yang menyenangkan sekaligus positif untuk anak
3. Mengenalkan warna pada anak
4. Menstimulus motorik halus anak
5. Memberikan anak belajar warna dari eksperimen yang ia lakukan sendiri dll
6. Melatih anak untuk berkomunikasi dengan baik sejak dini
7. Melatih anak untuk belajar mengamati segala sesuatunya
8. Melatih anak untuk berpikir kritis
9. Menambah pengetahuan
10. Dll

Waw banyak sekali ternyata ya Bun manfaat dari kegiatan stimulus anak usia dini dengan melukis tisu basah ini. Apa Bunda ingin menambahkan? Bolehhh bangettt. Nah, yang di atas itu hanya gambarannya saja ya Bun. Sedangkan untuk prakteknya bisa dibuat lebih kreatif lagi oleh Bunda disesuaikam dengan usia anaknya dan apa yang Bunda inginkan dari kegiatan ini pada anak. Oh iya, hasil karya anak jangan dibuang ya, Bun. Kita bisa menempelkannya di kamar anak, kulkas dll atau bisa juga untuk dibukukan alias buat fortofolio anak. Ini pasti jadi berkesan dan berharga suatu hari nanti karena menjadi kenangan yang berarti bagi kita dan anak

Baca juga: Cara Membuat Playdough atau Malam Sendiri yang Pastinya Lebih Aman Buat Anak

Nah, itu dia Bunda kegiatan stimulus Erysha kemarin. Bisa ditiru di rumah ya 😉. Sampai ketemu di kegiatan Erysha selanjutnya, ya. Semoga bermanfaat

Comments

  1. Asik dapat ide baru nih untuk main sama Mukhlas. Thanks for sharing, bun :D

    ReplyDelete
  2. Kalo anak saya tiap dikasih aktivitas yang ada unsur warna, maunya hitam. Warna segala rupa pun ia campur jadi hitam dulu.

    ReplyDelete
  3. Ih bunda keren banget nih kreatif 😎😍😊

    ReplyDelete
  4. Coba bikin ah weekend ini, kebetulan semua alat yg dibutuhkan ada di rumah.

    ReplyDelete
  5. Waaaah ternyata aktifitas dari bahan sederhana ini, mampu memberikan stimulus untuk anak anak usia dini ya. Anak-anak bisa menggerakan tangannya yang mungil dan visualnya melihat warna warni ceria yang kemudian melebar membentuk gambar, sukaaaa BUn

    ReplyDelete
  6. Jadi ingat ketika anak-anak saya masih kecil. Main cat begini termasuk salah satu aktivitas yang paling disuka oleh mereka. Gak apa-apa deh belepotan cat juga selama mereka suka

    ReplyDelete
  7. Suka deh sama tulisannya mbak Yeni, ada aja ide buat menstimulasi kecerdasan anaknya. Yakin, anaknya insyaa Allah bakalan cerdas seperti mamahnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga dia lebih cerdas dari mamanya ya mba. Hihihi. Aaaminnn

      Delete
  8. Memang menstimulasi anak dengan main warna bagus untuk otak Dan syaraf motorik anak ya mbak, aku coba aah dirumah untuk anakku 😊😊

    ReplyDelete
  9. Asyik seru main2 warna. Anak2 blm pernah main cat air, eh di playdate pernah sih, cuma aku gk tau merk yang aman buat anak apa ya mbak? Ada rekomendasi? Kalau pakai pewarna makanan belinya di toko2 kue gtu ya?

    ReplyDelete
  10. Kegiatan seperti ini banyak banget manfaatnya yah mbak, selain membangun kedekatan antar anak dengan orangtua, si anak pun menjadi terasah kreativitasnya

    ReplyDelete
  11. pas kemaren bikin ginian tapi di tas.. iya dedek keliatan seneng banget..

    ReplyDelete
  12. seru juga nih melukis dengan tisu basah
    anak saya hobi menggammbar sih
    tapi biasanya di kertas biasa
    nanti saya coba deh agar ada pengalaman baru yang seru

    ReplyDelete
  13. Untuk baby katanya bisa pakai wortel ya mba? Weekend nanti penhen coba nih soalnya tadinya kepikirangpake cottonbud. Nnti yg ada malah dimasukin ke mulut sama si baby.

    ReplyDelete
  14. Salah satu metode belajar montessori juga nih. Alat-alat yang dipakai bisa mudah didapatkan.

    ReplyDelete
  15. Wah bundanya Erysa ini rajin banget. Pasti jadi pinter deh putrinya. Aku ngiri karena ga serajin ini.

    ReplyDelete
  16. wiih, asyik nih mbak yeni. bisa dicoba bua luna, cat airnya pakai merek apakah dirimu?beli di mana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku pake cat biang mba Ajeng. Sisa ngajar dulu diangkut ke sini hahaha.

      Delete
  17. Pasti Erysa hepi ya mba, anak2 seumur ini kan lagi seneng main air, cat dan sejenisnya, apalagi warna2nya menarik.

    ReplyDelete
  18. Usia 2 tahun sudah proper ya mbak untuk beraktivitas seperti ini? Kebetulan banget sebentar lagi anakku menginjak 2 tahun, can't wait to try this at home!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Bun, agar kita bisa mengoptimalkan kemampuannya sedini mungkin dan mencapai target tumbuh kembangnya. Soalnya pasti akan ada bedanya anak yang biasa terstimulasi ama tidak di rumahnya

      Delete
  19. Gak sabar mau dipraktekin bareng si kecil.
    Praktis tapi tetep seru dan manfaat ya bun 😊

    ReplyDelete
  20. Aku izin bookmark yaaa, pas nanti Rio 2 tahun bisa coba coba ini :D

    ReplyDelete
  21. manfaat yang banyak ya bagus untuk dipraktekan

    ReplyDelete
  22. Mbaaaa kamu kreatif banget deh. Aku kok ya gak kepikiran kayak gitu ya.. mau ah di coba juga.

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Semoga bisa memberi manfaat. Mohon untuk tidak meninggalkan Link Hidup, ya 😃 dan komentar Ayah Bunda bisa muncul setelah lewat persetujuan saya dan saya mohon maaaf sekali, jika ada komen tak sempat terbalas oleh saya karena keterbatasan saya. Maaf. Terima kasih 🙏

Popular posts from this blog

Cara Membuat dan Bermain Finger Painting Untuk Anak Usia Dini

Hai-hai Ayah Bunda! Hari ini saya ingin berbagi kegiatan saya bersama Erysha (1y8m). Yaitu membuat dan bermain Finger Painting untuk anak usia dini.  Cara membuatnya sederhana, tetapi banyak memberikan stimulus pada tumbuh kembang anak kita.

Buat Ayah Bunda yang belum tahu, apa sih itu finger painting? Finger painting adalah jenis kegiatan membuat gambar yang dilakukan dengan cara menggoreskan adonan warna (bubur warna) secara langsung dengan jari tangan secara bebas di atas bidang gambar, batasan jari di sini adalah semua jari tangan, telapak tangan, sampai pergelangan tangan (Sumanto, 2005).

Kalau gitu, langsung aja yuk kita buat! Hari ini saya sudah menyiapkan semua bahannya dan mengajak Erysha untuk bersiap-siap pula bermain-main dengan catnya.

Baca juga: FINGER PAINTING UNTUK ANAK USIA DINI "MEMBUAT POHON"

Cara Membuat dan Bermain Finger Painting
Alat dan Bahan

1. Cat warna khusus edukasi anak atau cat biang
2. Koran
3. Air
4. Beberapa wadah kecil untuk tempat cat
5. Air

Pijat Wajah Untuk Anak Terlambat Bicara

Hai Bunda, sebagai orang tua yang masih punya balita, terkadang kita suka khawatir ya. Kok, anak saya umur segini belum bisa ngomong ya? Kok, anak orang lain udah bisa ngomong ya? Kenapa ya, anak saya di diagnosa terlambat bicara oleh dokter? Terus, apa sih yang harus saya lakukan buat menstimulus kemampuan bicara anak saya? Dan masih banyak pertanyaan lainnya yang pastinya menggangu pikiran kita ya, Bun.

       Nah, sebelum kita bahas lebih lanjut tentang pijat wajah untuk anak terlambat bicara. Sebaiknya, Bunda perlu tahu terlebih dahulu, apa saja sih yang menyebabkan seorang anak bisa terlambat bicara? Apa yang harus kita lakukan jika anak kita menunjukkan gejala terlambat bicara? Dan apa saja sih yang bisa kita lakukan untuk menstimulusnya? Boleh, baca di sini dulu ya.

Menurut dr Attila Dewanti, SpA(K) Neurologi mengatakan pada usia tiga tahun, anak mulai bermain dengan teman sebayanya. Kalau anak mengalami keterlambatan bicara, sebaiknya segera lakukan terapi. Karena jika tidak,…

Serunya Bermain Kucing Dan Tikus Bersama Anak-Anak

Ayah bunda, di tengah kesibukan saya sebagai ibu rumah tangga baru dan mempunyai seorang balita. Allhamdulillah masih diberikan kesempatan untuk saya mengajar kembali walau sebulan hanya sekali atau dua kali. Tetapi bukan semata-mata untuk mencari uang, ini hanya sebagai salah satu bentuk peran saya di masyarakat dan juga untuk aktualisasi diri setelah kurang lebih hampir 2 tahun saya tidak mengajar lagi ketika memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga. 
        Hari ini saya akan menceritakan salah satu kegiatan saya bersama anak-anak didik saya. Langsung aja ya bun, pagi itu setelah kami perkenalan, saya mengajak mereka bermain permainan kucing dan tikus. Permainan ini sepertinya sudah tidak begitu asing ya di dengar, tetapi keseruan dari permainan ini tak akan pernah habis. Malah bikin anak-anak pada nagih.
        Apa sich itu permainan kucing dan tikus? Permainan ini bisa dimainkan paling sedikit 8 orang. Nah bagaimana ya cara bermainnya ?


Serunya Bermain Kucing Dan Tikus Bersa…

7 Pertanyaan tentang Anak Berkebutuhan Khusus

Hai-hai Ayah Bunda. Beberapa hari yang lalu, saya diundang untuk mengisi sebuah komunitas parenting online mengenai "Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Sejak Dini Melalui Tumbuh Kembang Anak". Materinya boleh lihat di sini ya dan saya merangkum pertanyaannya tentang anak berkebutuhan khusus di tulisan saya minggu ini. Siapa tahu bisa memberi manfaat untuk para orangtua yang lainnya
Pertanyaan tentang Anak Berkebutuhan khusus
1. Bunda Epah Assalamualaikum. saya punya anak yang sudah berumur 2 tahun 3 bulan. Tapi belum ada kosa kata yang dapat dimengerti dan anak saya terkadang kurang respon terhadap perintah atau pun panggilan dari orang termasuk saya, walau ada kalanya dia juga dengar dan tahu apa yang kami ucapkan, apa anak saya termasuk ke dalam Anak Berkebutuhan Khusus ya Bun?

Namun dari pandangan saya, daya fokus dan ingatan serta pendengarannya baik karena setiap kali hp berbunyi dia tahu dimana sumber bunyi suaranya dan selalu ingat gerakan dan gaya tokoh di video ya…